Categories
Blogs Free to use Wordpress

Perbaikan sitemap dan robots smartcrawl tidak bisa diakses (404) di server NGINX

Bagi yang menggunakan server NGINX, biasanya selalu menemui banyak hambatan pada saat konfigurasi plugin wordpress.

Penyebabnya karena plugin tidak memiliki otoritas untuk bisa membuat tulisan pada konfigurasi web server NGINX. Konfigurasi web server NGINX biasanya disimpan diluar folder website, yaitu di /etc/nginx/conf.d/

Berbeda dengan web server berbasis apache dan litespeed, konfigurasi web server cukup bisa mengandalkan konfigurasi dalam file .htaccess yang terletak pada masing-masing folder website berada.

Administrator checking event logs and diagnostic tools to identify malfunctioning data center equipment root cause. Engineer using laptop to inspect server rig operating system configuration settingsseo manager using tablet with website on screen
Categories
Blogs Blogspot Free Open Source Software (FOSS) Free to use TIK Wordpress World Wide Web

Cegah link caronicle agar tidak terindeks oleh search engine

Ya, betul link kanonikal sebaiknya tidak terindeks search engine. Hal ini dikarenakan link kanonikal adalah link yang menunjukkan bahwa versi tertentu dari sebuah halaman adalah versi yang paling relevan untuk diindeks oleh mesin pencari. Jika link kanonikal terindeks, mesin pencari akan menganggap bahwa ada dua halaman yang sama, padahal sebenarnya hanya satu. Hal ini dapat menyebabkan masalah seperti penurunan peringkat halaman di hasil pencarian, masalah crawling, dan masalah indexing.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa link kanonikal sebaiknya tidak terindeks search engine:

  • Untuk mencegah duplikat konten. Jika link kanonikal terindeks, mesin pencari akan menganggap bahwa ada dua halaman yang sama, padahal sebenarnya hanya satu. Hal ini dapat menyebabkan masalah seperti penurunan peringkat halaman di hasil pencarian.
  • Untuk mencegah masalah crawling. Jika link kanonikal terindeks, mesin pencari akan menghabiskan waktu untuk crawling dua halaman yang sama. Hal ini dapat memperlambat proses crawling dan berdampak pada kinerja website.
  • Untuk mencegah masalah indexing. Jika link kanonikal terindeks, mesin pencari akan mengindex dua halaman yang sama. Hal ini dapat menyebabkan masalah seperti munculnya konten yang sama di hasil pencarian.

Namun, ada beberapa kasus di mana link kanonikal boleh terindeks. Misalnya, jika link kanonikal digunakan untuk mengarahkan ke halaman yang tidak relevan untuk diindeks oleh mesin pencari, seperti halaman 404 atau halaman login. Dalam kasus ini, link kanonikal boleh terindeks agar mesin pencari dapat mengetahui bahwa halaman tersebut tidak relevan untuk diindeks.

Secara umum, sebaiknya link kanonikal tidak terindeks search engine. Hal ini untuk menghindari masalah-masalah yang dapat timbul akibat duplikat konten, crawling, dan indexing.

Kalau kasus di Telkom University, suka ada hasil script search yang tidak relevan (seperti mengarahkan ke situs terlarang), jadi sebaiknya di blok saja sekalian.

cara blok disallow link kanonikal

# robots.txt
User-agent: *
Disallow: /*?m=1
Disallow: /*?*&m=1
Disallow: /search
Allow: /search$
Allow: /search/label/
Allow: /

as

Categories
Blogs Free Open Source Software (FOSS) Free to use Manajemen Hosting TIK World Wide Web

AI Mengambil data website kita, namun tidak mereferensikan web kita

Saya perhatikan dibeberapa forum komunitas, para konten kreator menggunakan AI untuk bikin konten website, bard AI-nya google, jika di klik detail baru akan memberikan data referensi website yang dia gunakan.

Namun di tools e-ay yang lain banyak yang tidak memberikan informasi, dari mana saja referensi data dia.

Nah jika konten web yang kita miliki, tidak direferensikan, maka orang pengguna e-ay tentu juga tidak akan pernah melirik website kita, apalagi memberi backlink, mereka pikir AI berpikir sendiri untuk membuat konten website yang mereka suruh sesuai prompt yang mereka masukkan ke tools e-ay.

Jadi kepikiran block saja bot AI yang suka ngambil data di website kita, tanpa mengutip referensi dari website kita.

Salah satu cara block bot e-ay melalui robots.txt

User-agent: GPTBot
Disallow: /

User-agent: Google-Extended
Disallow: /

User-agent: MAZBot
Disallow: /

User-agent: CCBot
Disallow: /

User-agent: proximic
Disallow:

User-agent: ChatGPT-User
Disallow: /

Perintah diatas masukkan ke dalam file robots.txt website, nantinya bot e-ay yang umum dikenali seperti GPTBot, MAZBot, CCBot, dan lainnya, maka botnya akan membaca bahwa dia tidak diperbolehkan crawling data. Sehingga (idealnya) dia tidak akan melanjutkan pengambilan data website kita.

Selain itu juga nanti server kita terkurangi bebannya, karena tidak semua bot di allow.

Referensi:

  • https://searchengineland.com/google-extended-crawler-432636
  • https://www.dionzi.com/2023/10/cara-blokir-bot-ai.html
Categories
Blogs Free Open Source Software (FOSS) Free to use Teknologi Informasi TIK Wordpress World Wide Web

Cara memperbaiki tampilan website wordpress yang error

coffee apple iphone smartphone
Photo by Pixabay on Pexels.com

Bagi website yang menggunakan CMS WordPress mungkin sesekali kita akan pernah menemukan tampilan website wordpress error berantakan ngga karuan, hanya ada teks yang ngga jelas tampilannya.

Hal tersebut utamanya terjadi karena ada kerusakan file themes dan plugin, biasanya ada script yang menyusupi (malware), kemudian penyebab lainnya seperti themes yang sesuai tidak aktif, atau plugin tidak aktif.

Penyebab Kerusakan

Contoh kasus yang saya utarakan adalah karena file plugin yang telah disusupi malware, lalu dilakukan perbaikan menggunakan plugin security scanner, lalu dibersihkan, hasilnya web bisa diakses, namun tampilannya kacau seperti ini.


Tampilannya kacau begini, sudah re-activasi themes dan plugin, masih aja error.


Nah jika menemukan kasus seperti diatas, maka solusi akhir adalah install ulang plugin yang menjadi tersangka, pada kasus ini adalah plugin bawaan themes yang rusak, sehingga solusinya adalah delete semua plugin bawaan themes, konfigurasi tidak perlu dikhawatirkan hilang, karena akan masih tersimpan didatabase (biasanya begitu)… hehehe

Solusi Perbaikan


Nah menu plugin bawaan themes adanya di menu Appearance > Install Plugins


  • Pastikan semuanya di delete, kemudian install ulang.
  • Setelah install ulang, jangan lupa masuk ke menu setting masing-masing plugin dan lakukan save ulang
  • Dijamin semuanya bisa kembali normal, insyaAllah..

Semoga bermanfaat ya bagi kalian yang galau cara meperbaiki wordpress

Hilfan, Juli 2023
Categories
Blogs Free Open Source Software (FOSS) Free to use Microsoft Product Mix Multimedia TIK

Microsoft PowerToys untuk Resize Image dengan mudah

Versi Image Resizer untuk Windows yang akan datang akan tersedia sebagai bagian dari Microsoft PowerToys.

Saya sudah coba paket instalasi power toys image resize ini di Windows 11 dan berjalan normal.

Pengubah Gambar untuk WindowsMicrosoft PowerToys
UnduhPratinjau terbaru
Sumber: github

Pada awalnya, beberapa pecinta Microsoft anonim menciptakan Image Resizer Powertoy untuk Windows XP. Itu adalah PowerToy yang sangat populer yang memungkinkan Anda untuk mengubah ukuran file gambar secara massal sehingga semuanya dapat muat di floppy disk 1,44 MB Anda atau diunggah menggunakan modem dial-up 56 kbps Anda. Hidup itu baik di dunia XP plastik kami.

Image Resizer Powertoy untuk Windows XP

Lalu datanglah Windows Vista. Meskipun semua orang mengatakan kepada mereka untuk tidak melakukannya, beberapa orang pemberani memutuskan untuk menginstal OS. Ketika mereka mencoba memasang PowerToy favorit mereka, mereka disambut oleh berbagai pesan error.

Powertoys memerlukan Windows XP atau paket layanan. Mereka tidak akan berfungsi pada versi Windows sebelumnya atau lebih baru dari Windows XP.

Jika anda mencoba instalasi khusus windows XP, maka itu cuma buang-buang waktu, saya coba di win 11 ngga jalan dong… Langusng saja yang terbaru dari github.

Pengubah Gambar untuk Windows

September 2020 lalu, Microsoft menghidupkan kembali proyek PowerToys , dan tak lama kemudian pengguna mulai menuntut agar pengubah ukuran gambar disertakan. Tim Microsoft PowerToys memutuskan untuk memindahkan Image Resizer untuk Windows ke dalam proyek PowerToys, sehingga mengembalikannya ke tempat yang semestinya.

Semua perbaikan bug, penyempurnaan, dan rilis Image Resizer di masa mendatang akan dilakukan sebagai bagian dari proyek Microsoft PowerToys.

Sumber: https://www.bricelam.net/ImageResizer/

Categories
Blogs Free Open Source Software (FOSS) Free to use Wordpress

Bagaimana cara memaksimalkan lebar tampilan web untuk themes twenty twenty X wordpress

Ketika kita menggunakan themes twenty twenty – X bawaan wordpress kadang kita menjumpai lebar isi tulisan (container) tidak sesuai dengan lebar judul. Sehingga tampilan dilayar komputer kita jadi kurang enak dipandang. Ya karena container bawaan themes twenty twenty tidak default full width.

themes twenty twenty not full width

Nah seperti ini contohnya, judulnya lebar banget, sedangkan isi tulisan hanya 1/2-nya

Saat tampilan di handphone sebetulnya tidak ada masalah, asik-asik aja, namun saat di laptop resolusi tinggi baru kerasa ngga enak dipandang.

Untuk menyiasatinya bisa menggunakan custom full width themes twenty twenty berikut ini:

/* Change the content width to be same as header/nav/footer's width */
@media only screen and (min-width: 822px) {
    :root {
        --responsive--aligndefault-width: min(calc(100vw - 8 * var(--global--spacing-horizontal)), 100%);
    }
}

Masukkan kode diatas di custome CSS themes wordpress anda.

additional CSS customizing wordpress

additional CSS customizing wordpress

Categories
Blogs Free to use Teknologi Informasi TIK Wordpress World Wide Web

Scan WordPress mu secara berkala, siapa tau ada malware

Pernah gak sih tiba-tiba website kamu ke block saat akan dibuka di browser?

Browser memiliki kebijakan tertentu untuk mem-block website, demi keamanan pengguna browser


Nah itu terjadi biasanya karena browser mendeteksi adanya malware di website kamu sehingga untuk mengamankan pengguna browser, mereka menyarankan untuk tidak mengakses web bersangkutan.

Untuk mencegah hal tersebut, website yang kita kelola sebaiknya di scan secara rutin, sehingga kita bisa tahu sejak dini, apabila ada kemungkinan malware di website kita. Bisa segera kita perbaiki sebelum ditemukan oleh orang lain (browser, search engine, hacker, antivirus, dll)

Ada beberapa tools scan online gratis di internet yand dapat membantu kita untuk scan website.

Tools Online Scan Website

Virus Total

Analisis file, domain, IP, dan URL yang mencurigakan untuk mendeteksi malware dan pelanggaran lainnya, bagikan secara otomatis dengan komunitas keamanan.


PCRisk

PCRisk merupakan pemindai malware situs web, sebuah alat online gratis yang dapat digunakan untuk memindai situs web apa pun untuk mencari kode berbahaya, iframe tersembunyi, eksploitasi kerentanan, file yang terinfeksi, dan aktivitas mencurigakan lainnya. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, pemindai malware situs web gratis melaporkan tautan eksternal, iFrame, domain yang direferensikan, file yang terinfeksi, dan status daftar hitam.

Penafian: Layanan jarak jauh otomatis gratis ini disediakan “SEBAGAIMANA ADANYA”. Tingkat deteksi 100% tidak ada dan tidak ada vendor di pasar yang dapat menjaminnya. PCrisk tidak bertanggung jawab untuk mendeteksi atau tidak mendeteksi kode berbahaya di situs web Anda atau situs web lain mana pun.


urlscan

urlscan.io adalah layanan gratis untuk memindai dan menganalisis situs web. Saat URL dikirimkan ke urlscan.io, proses otomatis akan menelusuri URL seperti pengguna biasa dan merekam aktivitas yang dibuat oleh navigasi halaman ini. Ini termasuk domain dan IP yang dihubungi, sumber daya (JavaScript, CSS, dll) yang diminta dari domain tersebut, serta informasi tambahan tentang halaman itu sendiri. urlscan.io akan mengambil tangkapan layar halaman, merekam konten DOM, variabel global JavaScript, cookie yang dibuat oleh halaman, dan segudang pengamatan lainnya. Jika situs tersebut menargetkan pengguna salah satu dari lebih dari 400 merek yang dilacak oleh urlscan.io, situs tersebut akan disorot sebagai berpotensi berbahaya dalam hasil pemindaian.

urlscan.io sendiri adalah layanan gratis, tetapi kami juga menawarkan produk komersial untuk pengguna berat dan organisasi yang membutuhkan wawasan tambahan.


Quttera

Situs Web Malware Scanner adalah aplikasi berbasis cloud yang memindai situs web dan menghasilkan laporan keamanan web pemindaian situs. Pemindai URL online ini menyelidiki URL dan memeriksa skrip yang mencurigakan, media berbahaya, dan ancaman keamanan web lainnya yang disembunyikan ke dalam konten yang sah dan terletak di situs web.

Ini benar-benar gratis. Yang perlu Anda lakukan adalah memberi kami URL (alamat situs web) yang ingin Anda uji dan tekan tombol “Pindai Malware”.

Permintaan Anda akan dikirim ke server pemindaian kami untuk penyelidikan lebih lanjut dan setelah selesai memindai file situs web, hasilnya akan disajikan kepada Anda.
Penilaian malware akan berisi rincian lengkap dari semua halaman yang terpengaruh termasuk alasan pendeteksian oleh mesin pendeteksi eksploitasi Quttera.

Selama pemindaian URL, semua konten web yang dapat diakses diunduh dari alamat web yang sesuai ke server kami dan kemudian dipindai oleh mesin investigasi Quttera.

Jika teridentifikasi bahwa tindakan yang tidak diinginkan/berkompromi dapat dilakukan dengan browser web pengunjung selama berselancar di situs web ini, maka URL tersebut akan diberikan tingkat ancaman yang sesuai menurut penilaian tingkat keparahan ancaman kami. Anda dapat menjelajahi laporan pemindaian per setiap file yang diakses dan melihat apa yang terdeteksi.


Astra Pentest

Periksa situs web Anda & perkuat pertahanan Anda melalui Astra Pentest.

Temukan dan perbaiki semua kerentanan di situs Anda melalui analisis kode terperinci, pengujian logika bisnis, dan penilaian keamanan menyeluruh.

Astra melakukan audit keamanan pada aplikasi digital kami yang merupakan solusi yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola sistem whistleblower mereka. Karena sifat sensitif dari informasi yang diproses dalam aplikasi, kami ingin mengidentifikasi semua kemungkinan celah keamanan.


WPSec

Untuk semua pemindaian yang WPSec lakukan, mereka menggunakan teknologi terbaru dalam pemindai kerentanan. Teknologi pemindaian khusus WPSec mencakup penggunaan WPScan, perangkat lunak pemindaian WordPress yang paling andal dan terkini. Selain itu, WPSec melacak semua bug yang diketahui di WordPress dan memiliki database yang andal untuk menanyakan hal ini. Jika ada bug atau masalah keamanan dengan WordPress Anda, kemungkinan besar akan muncul di pemindaian WPSec. Teknologi pemindaian WPSec mengandalkan pemindaian mendalam dan dapat memberikan laporan instan.


immuniweb

Pengujian penetrasi aplikasi adalah turunan dari industri Peretasan Etis yang muncul pada akhir tahun sembilan puluhan. Keduanya bertujuan untuk mendeteksi kerentanan keamanan dan memverifikasi keamanan, integritas dan ketersediaan sistem komputer, mereka sangat berbeda. Pada zaman nostalgia Peretasan Etis, organisasi hanya ingin tahu apakah dan seberapa cepat benteng TI mereka dapat diretas, seringkali menerima temuan dengan humor dan kecerobohan. Sangat sedikit metodologi pengujian penetrasi atau sertifikasi keamanan yang ada pada saat ini, memicu kebingungan seputar sifat layanan.


Malcure

Malcure WebScan adalah pemindai keamanan situs web gratis. Pemindai jarak jauh memiliki akses terbatas dan hasilnya tidak dijamin. Untuk pemindaian penuh, silakan gunakan plugin WordPress gratis kami: yang dilengkapi dengan hasil penghapusan malware Malcure yang dijamin.


Dr.Web

Terkadang, cukup mengunjungi situs jahat atau penipuan agar sistem Anda terinfeksi, terutama jika Anda tidak memiliki perlindungan anti-virus. Bahkan situs web yang sah dapat diretas oleh penyerang. Selain itu, ada situs web yang tidak akan membahayakan PC Anda, tetapi jika Anda menjelajahinya dari ponsel cerdas, Anda akan dialihkan secara diam-diam ke situs yang berisi “kejutan” yang tidak menyenangkan. Dengan bantuan situs web yang disusupi, penjahat dunia maya dapat menyebarkan berbagai program malware, yang paling “populer” adalah berbagai modifikasi Android.SmsSend. Kerugian korban bergantung pada jenis keluarga Trojan yang telah menembus perangkat seluler mereka, yaitu jenis muatan berbahaya yang dibawanya. Baca tentang detail fenomena ini di pos berita Dr.Web.


hostedscan

HostedScan menyediakan dua pemindaian keamanan OWASP untuk memenuhi kebutuhan setiap pengguna. Kedua pemindaian menggunakan pemindai OWASP ZAP (Zaproxy), sebuah proyek sumber terbuka terkemuka yang digunakan oleh banyak pemain besar di industri keamanan. Pemindaian ini menguji situs web dan aplikasi web untuk 10 risiko teratas OWASP dan banyak lagi.

Pemindaian Pasif memuat halaman situs web dan memeriksa kerentanan seperti kesalahan konfigurasi lintas domain, cookie tidak aman, dan dependensi js yang rentan (lihat tabel di bawah untuk daftar lengkap). Pemindaian ini selesai dalam beberapa menit.

Pemindaian Aktif mengirimkan formulir dan membuat permintaan ke aplikasi web untuk menguji kerentanan seperti injeksi SQL, eksekusi perintah jarak jauh, dan skrip lintas situs (lihat tabel di bawah untuk daftar lengkap). Pemindaian aktif tidak merusak, tetapi dapat mengirim ribuan permintaan ke aplikasi web sambil menguji semua kerentanan secara menyeluruh. Pastikan Anda memiliki izin dari pemilik aplikasi untuk menjalankan pemindaian ini. Pemindaian ini dapat memakan waktu hingga beberapa jam, tergantung pada target yang dipindai.


Qualys

layanan online gratis melakukan analisis mendalam tentang konfigurasi server web SSL apa pun di Internet publik. Harap diperhatikan bahwa informasi yang Anda kirimkan di sini hanya digunakan untuk memberikan layanan kepada Anda. Kami tidak menggunakan nama domain atau hasil tes, dan kami tidak akan pernah menggunakannya.


upguard

UpGuard membangun alat yang paling kuat dan fleksibel untuk keamanan siber. Baik Anda ingin mencegah pelanggaran data pihak ketiga, terus memantau vendor Anda, atau memahami permukaan serangan Anda, platform UpGuard yang dirancang dengan cermat, dan fungsionalitas yang tak tertandingi membantu Anda melindungi data Anda yang paling sensitif. Ratusan perusahaan paling sadar data di dunia melakukan penskalaan lebih cepat dan lebih aman dengan mengandalkan platform UpGuard.


observatory mozilla

Sangat sulit untuk menetapkan nilai objektif pada pertanyaan subjektif seperti “Seberapa buruk penerapan HTTP Strict Transport Security?” Ini diperumit oleh fakta bahwa apa yang mungkin tidak diperlukan untuk satu situs — seperti menerapkan Kebijakan Keamanan Konten — dapat mengurangi risiko penting untuk situs yang berbeda.

Skor dan nilai yang ditawarkan oleh Mozilla Observatory dirancang untuk memperingatkan pengembang ketika mereka tidak memanfaatkan fitur keamanan web terbaru, seperti yang direkomendasikan dalam pedoman keamanan web Mozilla dan pedoman TLS sisi server. Pengembang individu perlu menentukan teknologi keamanan mana yang tepat untuk situs mereka.


termshub

Alat pemindaian cookie terbaik yang memindai situs web Anda untuk cookie dalam hitungan detik dan menghasilkan laporan terperinci.

Sangat penting untuk tetap up to date dalam hukum. Kami terus melacak perubahan hukum dan memperbarui spanduk dan dokumen persetujuan cookie untuk membuat solusi kepatuhan terbaik. Tidak terkecuali untuk cookie, pindai cookie sendiri atau biarkan kami melakukan segalanya untuk Anda.

Mengidentifikasi cookie di situs web Anda tidak cukup. Untuk mematuhi GDPR dan CCPA, Anda harus mendapatkan persetujuan cookie pengunjung. Dengan spanduk persetujuan cookie TermsHub, kelola persetujuan cookie dengan mudah di situs web Anda. Jangan lupa, GDPR dan CCPA bukan opsional.


pentest-tools

Pindai kerentanan dalam aplikasi web dan temukan SQL Injection, XSS, Server Side-Request Forgery, Directory Traversal, dan lainnya, ditambah masalah konfigurasi server web.

Alat pengujian keamanan aplikasi web ini menjalankan pemeriksaan keamanan situs web komprehensif yang mendeteksi Log4Shell, OWASP Top 10, dan kerentanan berisiko tinggi lainnya.


Infografis Vurenabilities

celah kerentanan web

Nah mulai sekarang jangan lupa bikin jadwal scan website yaa…

Categories
Blogs ClearOS Free Open Source Software (FOSS) Free to use RedHat OS

Pengguna CentOS Linux 8 menuju kematian

Ngeri yo judulnya.. menuju kematian… hahaha..

Bisnis… semuanya hanyalah masalah bisnis… duitt…

Red Hat mengakhiri dukungan CentOS Linux 8 pada 31 Desember 2021. Sekarang bagaimana dengan anda wahai para pengguna CentOS ?

Apa yang bisa dilakukan?

Selama bertahun-tahun, CentOS Linux dicintai oleh administrator sistem yang paham Linux. Mereka dapat menggunakannya dan mendapatkan semua RHEL tanpa membayar dukungan, kecuali jika mereka benar-benar membutuhkan bantuan. Sekarang CloudLinux , pendukung lama CentOS, sedang membuat ulang model yang sama untuk mendukung klon RHEL-nya, AlmaLinux .

AlmaLinux

AlmaLinux adalah klon RHEL yang solid. Seperti musuhnya, Rocky Linux , AlmaLinux berjalan selangkah dengan RHEL. Misalnya, versi terbaru AlmaLinux adalah AlmaLinux 8.5 , yang merupakan salinan persis dari RHEL 8.5.

Yayasan AlmaLinux , organisasi nirlaba di balik AlmaLinux, juga mengerjakan Proyek Elevate open-source . Ini adalah upaya untuk memungkinkan migrasi antara versi utama dari turunan RHEL. Jadi, misalnya, Anda akan dapat dengan mudah berpindah dari CentOS 7.x ke klon RHEL 8.x mana pun. 

Elevate melakukan ini dengan menggabungkan kerangka kerja Leapp Red Hat dengan perpustakaan dan layanan yang dibuat komunitas untuk kumpulan metadata migrasi yang diperlukan. Layanan ini, Package Evolution Service (PES), memungkinkan Anda mengunduh, menyesuaikan, dan mengirimkan kumpulan data baru untuk paket. Pengguna dan pengelola dapat menggunakan PES untuk membantu membuat migrasi lancar dan mudah.

CloudLinux menawarkan dukungan multi-tingkat untuk AlmaLinux, yang mencakup patch dan pembaruan reguler untuk kernel Linux dan paket inti, perjanjian tingkat layanan pengiriman patch (SLA), dan dukungan insiden 24/7. Selain itu, Perforce juga menawarkan dukungan komersial untuk AlmaLinux dan Rocky Linux . 

Alternatif lain

LINUX AMAZON

OS CLOUDLINUX

HPE CLEAROS

ORACLE LINUX

RED HAT ENTERPRISE LINUX

ROCKY LINUX

Masih Pusing?

Yah mungkin saya juga ngga bisa menentukan mana yang terbaik untuk kebutuhan anda, saya bukan ahli linux, ataupun sysadmin server, saya hanya pengguna wordpress yang kadang bersentuhan dengan web server.

Namun dari banyak pengguna CentOS, mereka lebih mudah migrasi ke AlmaLinux

Sumber: https://www.zdnet.com/article/centos-linux-8-is-about-to-die-what-do-you-do-next/

Categories
Blogs Free Open Source Software (FOSS) Free to use TIK Wordpress World Wide Web

Mengapa selalu mengalami 404 di WordPress

WordPress adalah CMS yang kuat. Terkadang sedikit perubahan dapat membuat situs web Anda tidak dapat diakses. Namun, menemukan solusi untuk masalah WordPress apa pun sangat mudah. Di masa lalu kami telah membahas beberapa masalah paling umum yang dihadapi pengguna WordPress. Seperti kesalahan server internal atau kesalahan membangun koneksi database. Masalah umum lainnya yang dihadapi sebagian besar pengguna WordPress di beberapa titik adalah posting WordPress yang mengembalikan Kesalahan 404. Pada artikel ini kami akan menunjukkan kepada Anda cara memperbaiki posting WordPress yang mengembalikan kesalahan 404.

wordpress 404

Biasanya dalam skenario ini pengguna dapat mengakses area admin WordPress mereka, halaman utama blog mereka, tetapi ketika mengakses satu posting mereka mendapatkan kesalahan  404 Tidak ditemukan  . Pertama-tama, jangan panik sebagian besar waktu posting Anda masih ada dan benar-benar aman. Ini biasanya terjadi jika file .htaccess Anda terhapus atau ada yang salah dengan aturan penulisan ulang. Yang perlu Anda lakukan adalah memperbaiki pengaturan permalinks Anda.

Buka  Pengaturan » Permalinks , dan cukup klik   tombol Simpan Perubahan .

Setting >> Permalink wordpress

Jangan lupa untuk mengosongkan cache.

Ini akan memperbarui pengaturan permalink Anda dan menghapus aturan penulisan ulang. Dalam kebanyakan kasus, solusi ini memperbaiki kesalahan 404 posting WordPress. Namun, jika tidak berhasil, Anda mungkin perlu memperbarui file .htaccess secara manual.

Login ke server Anda menggunakan FTP, dan ubah file .htaccess yang terletak di lokasi yang sama di mana folder seperti /wp-content/ dan /wp-includes/ berada. Hal termudah yang dapat Anda lakukan adalah membuat file dapat ditulisi untuk sementara dengan mengubah izin menjadi 666. Kemudian ulangi solusi aslinya. Jangan lupa untuk mengubah hak akses kembali ke 660. Anda juga dapat menambahkan kode ini secara manual di file .htaccess Anda:

# BEGIN WordPress
<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ - [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
</IfModule>
# END WordPress

Sumber: https://www.wpbeginner.com/wp-tutorials/how-to-fix-wordpress-posts-returning-4

Categories
Blogs Free Open Source Software (FOSS) Free to use TIK Wordpress World Wide Web

Bisa login sebagai administrator wordpress tapi tidak bisa akses ke back-end wp-admin

Hari ini nemu kasus aneh di wordpress https://bsk.telkomuniversity.ac.id

User administrator yang biasa tidak bisa mengakses wp-admin, padahal bisa login

Troubleshooting yang dilakukan:

  • restore .htaccess ke default wordpress
  • cek wp-config.php jika ada script yang aneh, semua normal
  • rename folder plugin dan themes
  • replace folder wordpress menggunakan wordpress terbaru

Tetap tidak bisa diakses.

Cek hak akses user di phpmyadmin sudah betul masih memiliki akses sebagai Administrator

Hanya bisa seperti ini, toolbar terdeteksi sudah login, namun tidak ada menu back-end
biasanya ini karena user tidak memiliki “role” apapun

Tapi di cek di wp_user dan wp_metauser semuanya normal, memiliki akses yang sebelumnya sebagai administrator

Akhirnya penasaran mencoba membandingkan dengan database wordpress lainnya, dan baru ketahuan ada data yang kosong di bagian wp_options pada tabel wp_user_roles dan karena identik, langsung saja copy paste isinya

a:5:{s:13:"administrator";a:2:{s:4:"name";s:13:"Administrator";s:12:"capabilities";a:102:{s:13:"switch_themes";b:1;s:11:"edit_themes";b:1;s:16:"activate_plugins";b:1;s:12:"edit_plugins";b:1;s:10:"edit_users";b:1;s:10:"edit_files";b:1;s:14:"manage_options";b:1;s:17:"moderate_comments";b:1;s:17:"manage_categories";b:1;s:12:"manage_links";b:1;s:12:"upload_files";b:1;s:6:"import";b:1;s:15:"unfiltered_html";b:1;s:10:"edit_posts";b:1;s:17:"edit_others_posts";b:1;s:20:"edit_published_posts";b:1;s:13:"publish_posts";b:1;s:10:"edit_pages";b:1;s:4:"read";b:1;s:8:"level_10";b:1;s:7:"level_9";b:1;s:7:"level_8";b:1;s:7:"level_7";b:1;s:7:"level_6";b:1;s:7:"level_5";b:1;s:7:"level_4";b:1;s:7:"level_3";b:1;s:7:"level_2";b:1;s:7:"level_1";b:1;s:7:"level_0";b:1;s:17:"edit_others_pages";b:1;s:20:"edit_published_pages";b:1;s:13:"publish_pages";b:1;s:12:"delete_pages";b:1;s:19:"delete_others_pages";b:1;s:22:"delete_published_pages";b:1;s:12:"delete_posts";b:1;s:19:"delete_others_posts";b:1;s:22:"delete_published_posts";b:1;s:20:"delete_private_posts";b:1;s:18:"edit_private_posts";b:1;s:18:"read_private_posts";b:1;s:20:"delete_private_pages";b:1;s:18:"edit_private_pages";b:1;s:18:"read_private_pages";b:1;s:12:"delete_users";b:1;s:12:"create_users";b:1;s:17:"unfiltered_upload";b:1;s:14:"edit_dashboard";b:1;s:14:"update_plugins";b:1;s:14:"delete_plugins";b:1;s:15:"install_plugins";b:1;s:13:"update_themes";b:1;s:14:"install_themes";b:1;s:11:"update_core";b:1;s:10:"list_users";b:1;s:12:"remove_users";b:1;s:13:"promote_users";b:1;s:18:"edit_theme_options";b:1;s:13:"delete_themes";b:1;s:6:"export";b:1;s:12:"wpsqt-manage";b:1;s:11:"edit_blocks";b:1;s:18:"edit_others_blocks";b:1;s:14:"publish_blocks";b:1;s:19:"read_private_blocks";b:1;s:11:"read_blocks";b:1;s:13:"delete_blocks";b:1;s:21:"delete_private_blocks";b:1;s:23:"delete_published_blocks";b:1;s:20:"delete_others_blocks";b:1;s:19:"edit_private_blocks";b:1;s:21:"edit_published_blocks";b:1;s:13:"create_blocks";b:1;s:22:"beehive_view_analytics";b:1;s:22:"manage_snapshots_items";b:1;s:29:"manage_snapshots_destinations";b:1;s:25:"manage_snapshots_settings";b:1;s:23:"manage_snapshots_import";b:1;s:11:"hustle_menu";b:1;s:18:"hustle_edit_module";b:1;s:13:"hustle_create";b:1;s:24:"hustle_edit_integrations";b:1;s:20:"hustle_access_emails";b:1;s:20:"hustle_edit_settings";b:1;s:34:"wpml_manage_translation_management";b:1;s:21:"wpml_manage_languages";b:1;s:41:"wpml_manage_theme_and_plugin_localization";b:1;s:19:"wpml_manage_support";b:1;s:36:"wpml_manage_woocommerce_multilingual";b:1;s:37:"wpml_operate_woocommerce_multilingual";b:1;s:29:"wpml_manage_media_translation";b:1;s:22:"wpml_manage_navigation";b:1;s:24:"wpml_manage_sticky_links";b:1;s:30:"wpml_manage_string_translation";b:1;s:33:"wpml_manage_translation_analytics";b:1;s:25:"wpml_manage_wp_menus_sync";b:1;s:32:"wpml_manage_taxonomy_translation";b:1;s:27:"wpml_manage_troubleshooting";b:1;s:31:"wpml_manage_translation_options";b:1;s:23:"beehive_manage_settings";b:1;s:16:"hustle_analytics";b:1;}}s:6:"editor";a:2:{s:4:"name";s:6:"Editor";s:12:"capabilities";a:47:{s:17:"moderate_comments";b:1;s:17:"manage_categories";b:1;s:12:"manage_links";b:1;s:12:"upload_files";b:1;s:15:"unfiltered_html";b:1;s:10:"edit_posts";b:1;s:17:"edit_others_posts";b:1;s:20:"edit_published_posts";b:1;s:13:"publish_posts";b:1;s:10:"edit_pages";b:1;s:4:"read";b:1;s:7:"level_7";b:1;s:7:"level_6";b:1;s:7:"level_5";b:1;s:7:"level_4";b:1;s:7:"level_3";b:1;s:7:"level_2";b:1;s:7:"level_1";b:1;s:7:"level_0";b:1;s:17:"edit_others_pages";b:1;s:20:"edit_published_pages";b:1;s:13:"publish_pages";b:1;s:12:"delete_pages";b:1;s:19:"delete_others_pages";b:1;s:22:"delete_published_pages";b:1;s:12:"delete_posts";b:1;s:19:"delete_others_posts";b:1;s:22:"delete_published_posts";b:1;s:20:"delete_private_posts";b:1;s:18:"edit_private_posts";b:1;s:18:"read_private_posts";b:1;s:20:"delete_private_pages";b:1;s:18:"edit_private_pages";b:1;s:18:"read_private_pages";b:1;s:14:"chained_manage";b:1;s:11:"edit_blocks";b:1;s:18:"edit_others_blocks";b:1;s:14:"publish_blocks";b:1;s:19:"read_private_blocks";b:1;s:11:"read_blocks";b:1;s:13:"delete_blocks";b:1;s:21:"delete_private_blocks";b:1;s:23:"delete_published_blocks";b:1;s:20:"delete_others_blocks";b:1;s:19:"edit_private_blocks";b:1;s:21:"edit_published_blocks";b:1;s:13:"create_blocks";b:1;}}s:6:"author";a:2:{s:4:"name";s:6:"Author";s:12:"capabilities";a:17:{s:12:"upload_files";b:1;s:10:"edit_posts";b:1;s:20:"edit_published_posts";b:1;s:13:"publish_posts";b:1;s:4:"read";b:1;s:7:"level_2";b:1;s:7:"level_1";b:1;s:7:"level_0";b:1;s:12:"delete_posts";b:1;s:22:"delete_published_posts";b:1;s:11:"edit_blocks";b:1;s:14:"publish_blocks";b:1;s:11:"read_blocks";b:1;s:13:"delete_blocks";b:1;s:23:"delete_published_blocks";b:1;s:21:"edit_published_blocks";b:1;s:13:"create_blocks";b:1;}}s:11:"contributor";a:2:{s:4:"name";s:11:"Contributor";s:12:"capabilities";a:6:{s:10:"edit_posts";b:1;s:4:"read";b:1;s:7:"level_1";b:1;s:7:"level_0";b:1;s:12:"delete_posts";b:1;s:11:"read_blocks";b:1;}}s:10:"subscriber";a:2:{s:4:"name";s:10:"Subscriber";s:12:"capabilities";a:2:{s:4:"read";b:1;s:7:"level_0";b:1;}}}

Lalu dicoba login kembali, Alhamdulillah langsung normal kembali

Semua menu back-end timbul kembali, dan langsung kelihatan bahwa web jarang di rawat, karena banyak banget yang harus di updates

Bisa jadi hilangnya isi tabel wp_user_roles karena ada aktivitas sql injection dari hole keamanan wp/plugin/themes yang tidak diupdate

Oleh karena itu wahai Operator Website, rajin-rajinlah nengokin website wordpressnya, lakukan update, scan malware, dan tambahin konten.

Categories
Blogs Blogspot Free Open Source Software (FOSS) Free to use

Menampilkan Post Label dalam bentuk grid di Blogspot

Grid yaitu tampilan kotak-kotak persegi,

label yaitu grup tertentu post didalam blogspot

Bentuk grid dalam sebuah post label yaitu menampilkan kumpulan sebuah post dalam bentuk grid didalam sebuah halaman.

Didalam blogspot maka diperlukan script CSS tertentu, bisa dipasangkan di widget atau langsung di post/page yang diinginkan tampilnya grid.

Contoh seperti ini:

Grid layout on blogspot
Grid layout on blogspot

Caranya yaitu, masukkan kode CSS berikut ini (bisa di widget/post/page):

<style>
/* CSS Recent Post Gallery */
.recent-gallery {padding:0;clear:both;}
.recent-gallery:after {content:"";display:table;clear:both;}
.recent-gallery .gallerytem{display:inline-block;position:relative;margin:6px 0;overflow:hidden;}
.recent-gallery .gallerytem a{position:relative;float:left;margin:0 6px;text-decoration:none}
.recent-gallery .gallerytem .ptitle{background:rgba(0,0,0,.7);display:block;clear:left;font-size:10px;line-height:1.3em;position:absolute;text-align:left;bottom:3px;left:3px;right:3px;top:3px;color:#fff;padding:5px;word-wrap:break-word;overflow:hidden;visibility:hidden;opacity:0;backface-visibility:hidden;transition:all .2s}
.recent-gallery .gallerytem:hover .ptitle{visibility:visible;opacity:1}
.recent-gallery a img{background:#fdfdfd;float:left;padding:2px;border:1px solid #e3e3e3;transition:all .3s}
.recent-gallery a:hover img {border-color:#bbb;}
</style>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
// Recent Post Gallery
function arlinagrid(a){for(var t=a.feed.entry||[],e=['<div class="recent-gallery">'],i=0;i<t.length;++i){for(var l=t[i],r=l.title.$t,n=l.media$thumbnail?l.media$thumbnail.url:"http://2.bp.blogspot.com/-4fCf53FqYKM/Vccsy7apoZI/AAAAAAAAK4o/XJkv3RkC0pw/s1600/default%2Bimage.png",s=n.replace("s72-c","s"+arlina_thumbs+"-c"),h=l.link||[],c=0;c<h.length&&"alternate"!=h[c].rel;++c);var d=h[c].href,m='<img src="'+s+'" width="'+arlina_thumbs+'" height="'+arlina_thumbs+'"/>',p=arlina_title?'<span class="ptitle">'+r+"</span>":"",g='<a rel="nofollow" rel="noreferrer"href="'+d+'" target="_blank" title="'+r+'">'+m+p+"</a>";e.push('<div class="gallerytem">',g,"</div>")}e.push("</div>"),document.write(e.join(""))}
//]]>
</script>
<script>
var arlina_thumbs = 72; 
var arlina_title = true; 
</script>
/feeds/posts/default/-/YOURLABEL?max-results=8&alt=json-in-script&callback=arlinagrid

Change “YOURLABEL” with your own label on blogspot.

Semoga bermanfaat.

Categories
Blogs TIK Wordpress World Wide Web

Visual Composer vs WPBakery Comparison (WordPress Page Builder)

There is big confusion regarding Visual Composer and WPBakery as many think it is the same product. In this Visual Composer vs WPBakery post I will try to explain you differences between those two and compare their features and options.

Ten years ago, content builders were small tools with not much impact on the market. They were built to simplify the page editing process for WordPress users. This used to be a small industry, and now it has exploded into a very profitable niche.

Today there are many site builders. While each WordPress site builder performs the same necessary objectives, the features and operating approach are unique to each builder.

This is indicative of the many changes the market has undergone. For example, the WPBakery Page Builder used to be called Visual Composer page builder and is one of the original page builders for WordPress.

NOTE: I have also compared WPBakery vs Elementor, and Visual Composer vs Elementor, so check thoose comparisons if you are interested to see differences and similarities.

Table of Contents

Different Products Same (Different) Name

WPBakery Page Builder has been one of the most used plugins for page building on WordPress since it was made available. Currently, it is available on the CodeCanyon marketplace and has over 300,000 direct sales.

The Visual Composer trademark has since been used for an entirely different project: a full-fledged website builder – Visual Composer Website Builder.

While CodeCanyon still sells the original WPBakery Page Builder, the Visual Composer Website Builder is a separate plugin and sold on its official website.

SHORT SUMMARY: Visual Composer Website Builder and WPBakery Page Builder are both independent products. They can’t be replaced merely one by another. For more details see WPBakery review and Visual Composer review.

composer website builder

Both (Visual Composer and WPBakery) are still available for sale because they are separate products, that have different (and similar) functions. You cannot swap out one for the other and have everything run just as smoothly as before.

WPBakery Page Builder is mainly used for the content of your website, while Visual Composer is used to build up a full website (which also includes the headers and footers on each page).

So why was one of the WordPress most popular plugins renamed? Why do the owners of WPBakery want to sell Visual Composer as a separate product? What is the difference between Visual Composer and WPBakery? Continue reading to find the answers to these questions.

WPBakery Page Builder vs. Visual Composer Website Builder

In very simple terms, WPBakery is a page builder while Visual Composer is a website builder. WPBakery works flawlessly with any theme that you choose, contains a frontend and backend editors, and allows easy use of its drag and drop builder to help you build your WordPress pages.

It costs $49 for a regular license. On the other hand, the Visual Composer allows several options to customize your sidebar, headers and footers, and your mobile editing options.

It also gives you access to several page layouts. It costs $59 for a regular license.

Both share the same feature (drag and drop) that lets you simply click on the element you want to use and drag it to where you want it to be on your page and “drop.” Although similar, these two builders are entirely different.

Comparison between premium visual composer and premium wpbakery
Comparison between premium visual composer and premium wpbakery

Why Was Original Visual Composer Rebranded to WPBakery Page Builder?

The Visual Composer Website Builder was a new product that shared a name with the Visual Composer Page Builder (same developers). While they contain some of the same words in their titles, they are two separate products with two separate intended uses.

And as with every Envato product, the Page Builder is exclusive to them, with a lifetime use license because it is sold on Envato and it is tied by contract (see how to update products on Envato without license).

However, the Website Builder has never had a lifetime license use attached to it. It was intended to have intricate and involved functions, for users whose website building needs have expanded beyond the basics.

wpbakery core elements
WPBakery Page Builder Blocks.

To develop these functions, the costs had to be increased, and so it only made sense to have a yearly license, instead of a lifetime license. Developers also wanted to be able to contact Website Builder users directly, to provide the best, personalized service.

However, they overlooked an important detail in contract with the Envato marketplace. In the contract, they had promised not to sell another product outside of Envato that contained the name “Visual Composer” anywhere.

Realizing that, they had two options. Either strip features of their new product (Website Builder) to make it fit the lifetime license model and put it up on the marketplace (Envato).

Or they could change the name of their Page Builder (in that time called Visual Composer page builder), the one they were already selling on the platform to lift the contractual limitations.

wpbakery page builder editor

WPBakery Editor

Each choice had positives and negatives. Eventually, developers decided to change the name of the Visual Composer Page Builder, instead of compromising on the features of their new product.

This caused huge amounts of confusion from customers. Customers were not only confused about the name change but also about the new and existing product.

Was the new product rebrand of the same product they are already offering or was it a brand new product? What is the deal with WPBakery Page Builder? Was this just an update (a 2.0)? Or was this a brand new plugin altogether?

Are Visual Composer Website Builder and WPBakery Page Builder The Same Thing?

No. These are two entirely different plugins. Some people believe that the Visual Composer Website Builder is a premium version of the WPBakery. It is not. WPBakery is paid plugin also.

The code for the Visual Composer Website Builder was built from zero using React.Js. It does not use any of the WordPress shortcodes. Its main design inspirations come from the feedback received from customers.

visual composer wordpress free

Visual Composer Website Builder Interface

The main difference between the two plugins is that WPBakery is only used for content, while the Visual Composer Website Builder allows you to assemble a full website, including headers and footers.

Also, the WPBakery is entirely based on shortcodes, while the Visual Composer is not. This means that the Visual Composer Website Builder produces clean code and will not get messed up when you disable the plugin.

Visual Composer Website Builder also comes with a cloud-based Hub that allows you to download all of the elements you want, so your website does not become overcrowded with a preset amount of elements already loaded.

They are for different purposes, and each is equally useful to customers. WP Bakery is still getting the same amount of work and attention as it did before the development of VC Website Builder.

What Is Visual Composer Website Builder?

Visual Composer Website Builder is not the same as the formerly known Visual Composer Page Builder (now WPBakery page builder). The Website Builder not only has drag and drop features but also a live preview editor.

It is an entirely new tool made from scratch. It comes in the free and premium version. It also contains hundreds of easy, ready to use elements that can help you create your heart’s desire. Because of the drag and drop feature, customers can see the changes they have made instantly.

Visual Composer Website Builder Editor

It can also be used in conjunction with any theme, even your existing theme. You can choose from a variety of WP templates for different types of pages like landing pages, portfolios, corporate websites, product pages, etc.

You can edit your page in two separate ways. Tree view and frontend editor. With the tree view, you can navigate through the elements available on the page which will save you a lot of time during the process.

One big perk of the Visual Composer Website Builder is the fact that there is a header, footer, and sidebar editor available in the Premium version of the product.

In addition to that, you can access numerous useful add-ons that you can get from the third-party developers or the Visual Composer’s dedicated Hub.

Feature differences between free visual composer and premium wpbakery
Feature differences between free visual composer and premium wpbakery

Choose free if you need most essential features but if you need to create headers, footers, sidebars and want to have all that Visual Composer Builder offers, then go for its premium (paid) version.

WPBakery Page Builder Overview

This Builder has been around for many years, and as such it has many loyal customers. It is one of the most used plugins and usually bundled in a ThemeForest themes. Unfortunately, there are some issues that need to be fixed before the WPBakery Builder can compete with most modern WordPress builders.

wpbakery templates examples
WPBakery templates examples.

This is because it is shortcode based. This means if you disable the plugin, then you will be left with tons of shortcodes.

Non-technical users may not care how it works behind the scenes, but they will care about the amount of work removing WPBakery Page Builder if that ever becomes necessary. Additionally, shortcodes are not the newest technology around with the use of clean HTML being on the rise.

Visual Composer Website Builder Overview

Visual Composer Website Builder is not just a simple builder. It is a theme builder that lets you build an entire website right from the frontend editor. This means that you can use it not only for content editing but also overall site design.

With its custom Page Layouts, along with Header, Footer and Sidebar editors, it lets you customize any WordPress theme you like and create your unique page layouts.

visual composer website builder overview

One of the biggest additions to the Visual Composer Website Builder is its online marketplace, allowing for easy download of pre-made content elements, templates, and add-ons.

This online library is called Visual Composer Hub. It lets you receive constant updates and have instant access to download any new content that is on the way.

Because the Visual Composer Builder is based on the latest technologies that are available, it guarantees excellent performance and security. This is also a React based product.

Visual Composer vs WPBakery Plans & Pricing

WPBakery Page Builder has two licensing options. A $45 single site license (one-time payment) and a $245 extended license for Saas applications.

The Visual Composer Website Builder has four licensing options. A free version, $59 single site premium license for unlimited access to all of its elements and customer support, a $149 for three websites license and developers license (for unlimited usage) for $349. The Visual Composer Website Builder is a bit more expensive, but it is ultimately worth it.

Visual Composer Website Builder Pricing Plans

The addons are always available, no matter when you might need them while most of the WPBakery addons are for sale by third parties. So for each little feature, the cost could be around $20 – $50 per site. One of most popular addons for WPBakery are Composium (check Composium review) and Ultimate WPBakery Addons plugin.

In the end, Visual Composer Website Builder will cost you less, and so far it seems to be much better. The license is valid for a year, but the price seems to be reasonable as the plugin delivers more and more new features, elements and templates.

Visual Composer vs WPBakery Summary

WPBakery gives you a lot of options for your features which can be overwhelming if you do not know how to use them. The page builder is bundled in many WordPress themes, so theme users might get it by default.

It is a fine builder for creating pages for your WordPress site. However, the shortcodes can slow it down a bit. The good news is that technology is always evolving, always improving as customers make their needs known.

Visual Composer seems to be following this need, and now it can be used by both newcomers and professionals. It contains over 100 features, updates regularly, has instant user support, and a supportive online community with video tutorials.

They offer a free version, which is enough to give you a great first impression and even build a simple site. And it’s not only for beginners and web developers. It recently has launched an API that gives new business opportunities for WordPress plugin and theme developers. But if you want simple and quicker way to build landing pages in WordPress, then WPOnepager is better choice for your needs.

If neither WPBakery nor Visual Composer are what you need, then consider using Elementor, Divi, Brizy, Oxygen, or Beaver Builder page builder. For more info regarding those page builders check Elementor free vs proBeaver Builder free vs pro, and Divi vs Beaver Builder.

Sources: https://www.kasareviews.com/visual-composer-vs-wpbakery-comparison/

Categories
Blogs Free Open Source Software (FOSS) Free to use TIK Wordpress World Wide Web

Solusi umum untuk meningkatkan kecepatan halaman web

.

Optimalkan Pengiriman CSS.

Optimalkan pengiriman CSS untuk rendering halaman yang lebih cepat dengan menyebariskan, menunda pemuatan, mengompresi CSS.

Aktifkan Kompresi Gzip.

Kurangi ukuran file file web rata-rata 50-70% dengan mengaktifkan kompresi gzip.

Aktifkan Caching.

Manfaatkan cache browser untuk mempercepat situs web. Pelajari tentang metode lain untuk mengaktifkan caching sisi server dan sisi klien.

Tunda Beban CSS.

Tunda pemuatan skrip CSS prioritas rendah untuk merender halaman web Anda lebih cepat dengan memuatnya setelah CSS paruh atas yang penting dimuat.

Skrip CSS sebaris.

Render CSS secara instan dengan memanggilnya dari kepala HTML. Hindari penggunaan skrip CSS yang memblokir render.

Tunda Memuat JavaScript.

Tunda pemuatan file JavaScrip untuk meningkatkan waktu buka halaman.

Gunakan Lebih Sedikit JavaScript.

Belajar mendeteksi dan menghapus JavaScript, halaman web tidak perlu terlihat dan berfungsi dengan cara yang sama persis.

Buat Permintaan HTTP Lebih Sedikit.

Buat lebih sedikit permintaan HTTP untuk meminimalkan unduhan paralel dengan mengurangi jumlah file yang dimuat halaman web seminimal mungkin.

Mengatur Jalur Rendering Kritis.

Siapkan jalur rendering penting untuk mempercepat tampilan paruh atas awal yang dilihat pengunjung saat memuat halaman web.

Kurangi Jumlah Gambar Fungsional.

Kurangi jumlah file gambar yang dimuat halaman web dengan menggabungkan atau menggantinya.

Optimalkan Ukuran Gambar.

Optimalkan gambar dengan mengurangi ukuran file seminimal mungkin untuk mempercepat situs web.

Gambar dibuat Lazzy Load.

Lambat memuat gambar dan malah hanya memuatnya saat pengunjung melihatnya.

Perbaiki Permintaan yang Rusak.

Deteksi dan perbaiki semua tautan, gambar, dan file lain yang rusak untuk meningkatkan kinerja halaman. Permintaan yang rusak dapat memperlambat halaman web.

Cara Mempercepat WordPress.

Optimalkan situs WordPress dengan menggunakan berbagai plugin, trik, dan metode.

Cara Mempercepat Apache.

Pelajari cara mempercepat server Apache dengan mengubah pengaturannya dan menggunakan aplikasi gratis.

Gunakan Hosting yang Tepat.

Jenis hosting mana yang terbaik untuk kecepatan? Shared, VPS, dedicated atau tipe lain?

Jangan Gunakan CSS @Import.

Hindari menggunakan CSS @import untuk memuat file CSS eksternal.

JavaScript sebaris.

JavaScript sebaris (lebih kecil) untuk meningkatkan waktu pemuatan halaman.

Hindari Pustaka JavaScript.

Hindari memuat pustaka JavaScript besar seperti Jquery jika memungkinkan.

Gunakan Skrip Asinkron.

Muat skrip secara asinkron untuk meningkatkan waktu muat halaman.

Hindari Pengalihan.

Hindari menggunakan pengalihan yang tidak perlu, hentikan agar tidak memperlambat situs web.

Aktifkan Keep-Alive.

Pastikan keep-alive diaktifkan untuk mengizinkan beberapa koneksi browser tanpa menggunakan beberapa koneksi TCP.

Gunakan CDN.

Gunakan Jaringan Pengiriman Konten untuk mengirimkan halaman web kepada pengunjung Anda dengan waktu respon & download tercepat.

Categories
Blogs Free Open Source Software (FOSS) Free to use TIK Wordpress World Wide Web

Migrasi WordPress Ke Domain Berbeda Secara Manual

Apabila tidak ingin menggunakan plugin untuk migrasi wordpress ke domain yang berbeda, kita harus bisa memiliki akses ke database-nya.

Pertama yang dilakukan didomain baru, setelah semua file wordpress diimport dan database juga diimport, yaitu:

Edit file wp-config.php

Di file wp-config.php kita perlu menambah informasi bahwa domain berubah:

define( 'WP_HOME', 'https://newurl' );
define( 'WP_SITEURL', 'https://newurl' );

Update Domain di Database

Nah sekarang masuk ke database, lalu jalankan query berikut:

UPDATE wp_options SET option_value = replace(option_value, 'oldurl', 'newurl') WHERE option_name = 'home' OR option_name = 'siteurl';
UPDATE wp_posts SET guid = replace(guid, 'oldurl','newurl');
UPDATE wp_posts SET post_content = replace(post_content, 'oldurl', 'newurl');
UPDATE wp_postmeta SET meta_value = replace(meta_value,'oldurl','newurl');

oldurl = domain laman

newurl = domain baru

siteurl = domain baru

Saran saya, sebelumnya menggunakan versi manual ini, baiknya migrasi domain dilakukan melalui cpanel, jika tidak ada cpanel maka pergunakan plugin berikut:

  • All-in-One WP Migration
  • UpdraftPlus
  • Shipper wpmu
  • Migrate Guru

Referensi: https://vander.host/knowledgebase/wordpress-hosting/how-to-backup-and-restore-a-wordpress-hosted-website/

Categories
Blogs Free to use Wordpress

Menambahkan Function di WordPress Tanpa Themes Editor

Secara umum, wordpress membolehkan admin web untuk mengedit themes, biasanya perubahan fungsi khusus dilakukan di function.php. Namun kadang fitur edito ini menjadi celah masuknya hacker. Maka demi keamanan hardening wordpress salah satunya dengan mematikan fitur themes/plugin editor.

Bagi yang membutuhkan menambahkan sesuatu ke function.php, bisa melalui perantara plugin https://wordpress.org/plugins/my-custom-functions/

Kita tinggal memasukkan saja script php dimenu plugin tersebut.

Kelebihan menggunakan plugin tersebut, apabila kita ada update themes, maka script function-nya tidak akan tertimpa oleh update-an themes terbaru. Tanpa plugin itu, biasanya selalu tertimpa, dan kita perlu masukkan kembali kode ke function.php

Contoh mengedit form login

di bagian Username or Email Address

masukkan script:

add_filter( ‘gettext’, ‘register_text’ );

add_filter( ‘ngettext’, ‘register_text’ );

function register_text( $translated ) { $translated = str_ireplace( ‘Username or Email Address’, ‘Your Custom Text/Isian Sesuai Keinginan’, $translated ); return $translated; }

Contoh hasil yang saya ubah di halaman login blog mahasiswa Tel-U https://student.telkomuniversity.ac.id/wp-login.php

Categories
Blogs Free Open Source Software (FOSS) Free to use TIK Wordpress World Wide Web

Cara mudah blog walking untuk mendapatkan backlink

Tentunya sudah tau dong, kenapa baca blog ini.

Apa gunanya backlink? apa manfaatnya? dan apa dampaknya buat web kita.

Sekarang ini mesin pencarian seperti google.com dan bing.com, sudah memudahkan kita mendapatkan data web-web yang dapat kita komentari untuk mendapatkan backlink.

Kita hanya perlu ketikan keyword seperti ini di search engine

site:.edu leave a reply

site:.edu : itu adalah domain yang kita cari

leave a reply : merupakan keyword dari suatu isi konten yang kita ingin cari

leave a reply merupakan keyword dari kolom komentar CMS WordPress

hasilnya seperti ini: https://www.google.com/search?newwindow=1&safe=strict&rlz=1C1CHBF_enID814ID814&sxsrf=ALeKk00Fik8UMqlMS4nn7RG_MED-NLDxMQ%3A1615535729949&ei=cR5LYKy_OYnl9QPH_7KAAg&q=site%3A.edu+leave+a+reply&oq=site%3A.edu+leave+a+reply&gs_lcp=Cgdnd3Mtd2l6EANQjPcIWNT8CGDfggloAXAAeACAAaQBiAHWApIBAzMuMZgBAKABAaoBB2d3cy13aXrAAQE&sclient=gws-wiz&ved=0ahUKEwjsu7jKo6rvAhWJcn0KHce_DCAQ4dUDCA0&uact=5

untuk keyword lainnya bisa seperti ini:

site:.org leave a reply

site:.co.id leave a reply

Keyword tersebut diatas bermanfaat untuk di website yang menggunakan CMS WordPress, untuk CMS lainnya, seperti forum, online shop, akan saya bahas di artikel lain… so… stay tune pemirsa…

Perlu diperhatikan bahwa komentar kita belum tentu di approve oleh admin web, kasih waktu 3 pekan untuk melihat hasilnya.

Jangan pernah memberikan komentar pertama, lebih dari satu kali, karena itu seperti perilaku spam.

Baca juga artikel terkait backlink ini:

https://hilfan.staff.telkomuniversity.ac.id/en/how-to-increase-backlinks-to-your-website/

https://hilfan.staff.telkomuniversity.ac.id/en/mendapatkan-backlink-dari-domain-edu-dan-gov/