Category Blogs

Tulisan terkini dari Blog Just Shared, merupakan tulisan bebas mengenai sesuatu yang menarik bagi saya, saya suka menulis yang ingin saya ketahui, belajar dan lebih mengingat beberapa masalah yang saya khawatirkan. Saya memiliki blog di blogspot, wordpress, dan portal blog gratis lainnya. Di Universitas Telkom saya menulis blog, untuk membantu kampus ini mendapatkan lebih banyak kata kunci dan lalu lintas, dan yang tak kalah pentingnya adalah mendapatkan lebih banyak backlink.
Latest post from Blog Just Shared, it’s free write of my interesting of something, i like to write that i want to know, to learn and more remenber of some issue that i have concern about it. I have blog in blogspot, wordpress, and other portal of free blog. In Telkom University i write a blog, to help this campus gain more keyword and traffic, and last but not least is to gain more backlink.

Very High Breach Susceptibility: Apa Artinya bagi Telkom University dan Seberapa Serius Kita Harus Membacanya?

SecurityScorecard menampilkan “Very High Breach Susceptibility Indicator” untuk telkomuniversity.ac.id. Apakah itu berarti breach akan segera terjadi? Tidak sesederhana itu. Artikel ini membedah cara kerja BSI, model prediktif 14 minggu, digital footprint, perbedaannya dengan Security Score 42/F, serta bagaimana indikator tersebut seharusnya diterjemahkan menjadi tindakan mitigasi.

SecurityScorecard menampilkan “Very High Breach Susceptibility Indicator” untuk telkomuniversity.ac.id. Apakah itu berarti breach akan segera terjadi? Tidak sesederhana itu. Artikel ini membedah cara kerja BSI, model prediktif 14 minggu, digital footprint, perbedaannya dengan Security Score 42/F, serta bagaimana indikator tersebut seharusnya diterjemahkan menjadi tindakan mitigasi.

Ketika Keamanan Siber Universitas Dinilai dari Internet: Memahami SecurityScorecard dan Makna Skor 42/F Telkom University

Apa arti ketika sebuah universitas mendapat security rating F dari internet? Studi kasus SecurityScorecard Telkom University ini membahas bagaimana external cybersecurity rating bekerja, mengapa skor rendah tidak otomatis berarti organisasi telah diretas, dan bagaimana rating seharusnya digunakan untuk menemukan serta mengurangi risiko siber.

Apa arti ketika sebuah universitas mendapat security rating F dari internet? Studi kasus SecurityScorecard Telkom University ini membahas bagaimana external cybersecurity rating bekerja, mengapa skor rendah tidak otomatis berarti organisasi telah diretas, dan bagaimana rating seharusnya digunakan untuk menemukan serta mengurangi risiko siber.

Ancaman Senyap di Balik Satelit Buatan: Bagaimana Konstelasi Satelit Membutakan Pencarian Asal-Usul Alam Semesta

bumi bulat atau datar

Menjelajah internet dari pelosok bumi kini menjadi kenyataan berkat konstelasi satelit seperti Starlink. Namun, di balik revolusi konektivitas ini, ada harga mahal yang harus dibayar oleh sains: astronomi radio terancam lumpuh. Ribuan satelit memancarkan "polusi radio" tak disengaja yang menutupi sinyal kuno dari awal mula alam semesta. Simak analisis mendalam mengenai krisis senyap di langit kita dan bagaimana sains harus berkompromi dengan teknologi komersial.

Ketika Penggunaan AI Tidak Melalui Analisa Matang: Pelajaran Berharga dari Ford yang Memanggil Kembali 350 Insinyur Veteran

Jangan Biarkan Bisnis Air Mineral Semakin Besar: Yuk, Jaga Air Sumber Minum Kita

Di tengah euforia Kecerdasan Buatan (AI) yang diklaim mampu mengambil alih berbagai sektor, Ford Motor Company justru mengambil langkah mengejutkan: memanggil kembali 350 insinyur veteran. Mengapa sistem AI dan otomatisasi canggih di pabrik gagal memecahkan masalah kualitas secara mandiri? Simak analisis mendalam tentang batas kemampuan mesin, pentingnya tacit knowledge, dan mengapa intuisi manusia tetap menjadi raja di lantai produksi.

Kedaulatan Energi di Depan Mata: Dari Suksesnya B50 Stop Impor Solar Hingga Revolusi Bioetanol Berbasis Gula

Indonesia sukses stop impor solar berkat B50! Kini saatnya beralih ke bioetanol dari gula untuk gantikan bensin. Simak analisis energi masa depan di sini.

Keberhasilan Indonesia menghentikan keran impor solar melalui implementasi B50 adalah sejarah monumental bagi kedaulatan energi bangsa. Namun, perjuangan belum usai. Jika kelapa sawit mampu menyelamatkan mesin diesel, kini saatnya molekul gula dan karbohidrat mengambil alih revolusi bioetanol untuk menggantikan bensin. Mari membedah bagaimana sains menjembatani meja makan dengan tangki bahan bakar, serta proyeksi ambisius menuju B100 dan swasembada energi total.

Dari Meja Makan ke Tangki Bensin: Mengupas Potensi Gula sebagai Bioetanol Penggerak Kendaraan

Inovasi Bio-Briket Mahasiswa ITB, Solusi Energi Alternatif dari Limbah

Pernahkah Anda menyadari bahwa sumber energi yang membuat tubuh kita bersemangat beraktivitas—yakni gula—adalah bahan baku yang sama untuk menggerakkan mesin kendaraan Anda? Melalui proses saintifik bernama fermentasi, segala hal yang mengandung gula dan karbohidrat dapat diubah menjadi bioetanol. Mari membedah lebih dalam bagaimana sains menjembatani meja makan dengan tangki bensin, serta menelisik potensi, tantangan, dan realitas bioetanol di Indonesia.

Mengurai Ketangguhan SeedDMS: Solusi Document Management System (DMS) Open Source Skala Enterprise

SeedDMS

Kehilangan jejak dokumen penting di tengah tumpukan fail digital perusahaan atau instansi? SeedDMS hadir sebagai solusi Document Management System (DMS) open source yang menggabungkan kemudahan penggunaan dengan performa kelas enterprise. Berbasis PHP dan MySQL, platform matang ini siap merevolusi cara Anda menyimpan dan membagikan dokumen. Simak ulasan mendalamnya di sini!

Tembok Hijau Raksasa Tiongkok: Analisis Kritis Mengapa Hutan Buatan Tumbuh 66% Lebih Cepat dan Maknanya bagi Iklim Global

Tembok Hijau Raksasa Tiongkok

Proyek ambisius Great Green Wall Tiongkok telah menanam lebih dari 66 miliar pohon sejak 1978. Studi terbaru di Geophysical Research Letters mengungkap fakta mengejutkan: hutan buatan ini mencatatkan pertumbuhan daun 66% lebih cepat dibanding hutan alam. Namun, apakah kecepatan ini mampu menggantikan fungsi esensial hutan alam dalam menjaga keseimbangan ekosistem global? Temukan analisis mendalamnya di sini.

Telkom University EduRank Rankings Updated: March 15, 2026 

edurank-ranking

Telkom University ranked 17th in Indonesia, 1346th in the global 2026 rating, and scored in the TOP 50% across 115 research topics. Telkom University ranking is based on 3 factors: research output (EduRank's index has 31,122 academic publications and 73,886 citations attributed to the university), non-academic reputation, and the impact of notable alumni.

Mengangkasa di Kancah Global: Membedah Keberhasilan Telkom University Tembus Peringkat 301-400 Dunia THE Impact Rankings

Sebuah lompatan monumental baru saja dicatatkan oleh institusi pendidikan tinggi Indonesia di kancah global. Peningkatan posisi ke peringkat 301-400 dunia dalam THE Impact Rankings bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata komitmen kampus terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Mari kita bedah indikator krusial yang membawa prestasi ini, serta bagaimana visi mulia menjadikannya "amal jariyah" bagi peradaban, membuka jalan menuju target prestisius 101 besar dunia.

Mengungkap Dapur Akreditasi Kampus: Bagaimana SINTA, SISTER, dan Google Scholar Saling Terhubung?

auditorium damar Telkom University

Banyak yang mengira kementerian memantau langsung profil Google Scholar dosen untuk akreditasi kampus. Faktanya, ada ekosistem digital raksasa bernama SINTA dan SISTER yang menjadi "dapur" sesungguhnya. Mari bongkar bagaimana data riset divalidasi dan mengapa pembaruan rekam jejak digital menjadi urat nadi bagi mutu perguruan tinggi.

Sering Kali Tertukar, Sebenarnya Apa Beda Lamun dan Rumput Laut? Mengupas Krisis Ekosistem Kepulauan Seribu

Sering mengira hamparan hijau di pesisir pantai sebagai rumput laut? Kenyataannya, lamun (seagrass) dan rumput laut (seaweed) memiliki struktur biologis dan peran ekologis yang sangat berbeda. Menyelisik krisis ekosistem pesisir dari Kepulauan Seribu hingga upaya restorasi penanaman 5.600 bibit lamun, mari bedah anatomi "paru-paru biru" lautan kita dan mengapa keberadaannya kini di ujung tanduk.

Mengatasi “Lembah Kematian” Riset: Telkom University Luncurkan Fitur ‘Monetize KI’ untuk Akselerasi Komersialisasi Inovasi Kampus

Inovasi Bio-Briket Mahasiswa ITB, Solusi Energi Alternatif dari Limbah

Direktorat Bandung Techno Park (BTP) Telkom University resmi meluncurkan fitur "Monetize KI" pada platform BTP Superapps. Inovasi digital ini dirancang sebagai jembatan strategis untuk mengatasi stagnasi hilirisasi riset (Valley of Death), memfasilitasi sivitas akademika dalam mengomersialisasikan Kekayaan Intelektual (KI) mereka melalui lisensi, startup, hingga joint venture agar dapat langsung memberikan dampak nyata bagi industri dan masyarakat luas.