Inisiasi Fondasi Transformasi Digital dan Smart Campus Telkom University

Mengapa Telkom University Membutuhkan EA?

Pertumbuhan layanan digital, aplikasi, data, integrasi, dan infrastruktur Telkom University memerlukan pengelolaan yang terstruktur agar pengembangan teknologi tetap selaras dengan strategi universitas.

Sejak saya diamanahi sebagai Kepala Urusan Manajemen Mutu TI di Bagian Riset dan Layanan TI, Direktorat Pusat Teknologi Informasi (PuTI), lalu meeting struktural dan dengan WAREK 2 TelU. Saya mendapatkan informasi bahwa pekerjaan pengembangan aplikasi TI di PuTI tidak memiliki kerangka kerja yang jelas, dan itu sangat dibutuhkan, karena TelU ini semakin besar, pengembangan aplikasi semakin kompleks, kebutuhan aplikasi semakin banyak. Bahkan bisa jadi suatu aplikasi telah ada, telah digunakan, tapi malah bikin lagi, karena tidak terdokumentasi dengan baik oleh PuTI (contoh aplikasi A dibangun oleh Fakultas A, dibutuhkan oleh Fakultas B, lalu Fakultas B bikin lagi sendiri).

Menurut Bagian DevTI, saat ini dibutuhkan Kerangka Kerja Enterprise Arsitektur di TelU ini.

Saya sebetulnya sangat awam dengan EA ini, sehingga karena kita Telkom Groups, ya sudah kita ambil best practice Telkom saja, mereka pakai apa EAnya.

Bacaan saya:

Referensi EA Telkom

Bukti resmi mengenai penggunaan kerangka kerja TOGAF oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tercantum secara formal di dalam dokumen korporat berikut:

1. Laporan Tahunan Resmi Perusahaan (Annual Report)

Setiap tahunnya, Telkom menerbitkan laporan tahunan resmi yang diajukan ke otoritas pasar modal (seperti Bursa Efek Indonesia dan SEC di Amerika Serikat). Dokumen ini mengonfirmasi kepemilikan sertifikasi dan pelatihan kompetensi metodologi TOGAF bagi para personel audit dan evaluator TI perusahaan guna memastikan keselarasan arsitektur teknologi:

  • Laporan Tahunan 2024 (Halaman Pendidikan & Pelatihan): Menjelaskan komitmen perusahaan dalam membekali tenaga ahlinya dengan sertifikasi resmi The Open Group Architecture Framework (TOGAF® Standard, Version 9.2) serta TOGAF® 9.1 Foundation.
  • Laporan Form 20-F (U.S. SEC Submission): Dalam dokumen kepatuhan global Telkom, sertifikasi OpenGroup TOGAF Certified diakui secara resmi sebagai salah satu standar kompetensi arsitektur enterprise yang dipegang oleh tim profesional perusahaan.

2. Publikasi Forum Arsitektur Telkom Group

Penerapan arsitektur korporasi berskala grup ini juga dipublikasikan melalui kemitraan strategis tata kelola TI Braindevs bersama Telkom Group. Forum tersebut memaparkan pemanfaatan Enterprise Architecture (EA) terstandardisasi untuk konsolidasi sistem IT tingkat grup, eksekusi strategi transformasi digital, dan manajemen investasi teknologi.

3. Dokumentasi Studi & Cetak Biru (Blueprint) Unit Bisnis

Selain dokumen legalitas di atas, implementasi praktis kerangka kerja TOGAF ADM di lingkungan Telkom dipublikasikan secara terbuka melalui berbagai jurnal rancangan arsitektur sistem informasi institusional, di antaranya:

Bantuan dari Dosen FRI

Gayung bersambut ada tawaran penelitian mengenai EA dari Pak Yuli Adam Prasetyo

Jadi ya kita gassss dengan inisiasi penggunaan EA TOGAF di PuTI TelU ini.



Rencana Layout Informasi mengenai EA

Enterprise Architecture Telkom University dikembangkan untuk menyelaraskan strategi, proses bisnis, layanan, aplikasi, data, integrasi, teknologi, keamanan informasi, dan tata kelola perubahan digital dalam satu kerangka arsitektur yang terintegrasi.

Lihat Progress EA Lihat Roadmap Kontribusi Data Unit

Status Program In Progress

Fase Saat Ini Baseline Architecture dan Validasi Katalog

Pengelola Direktorat PuTI – Manajemen Mutu TI

Mengapa Telkom University Membutuhkan EA?

Pertumbuhan layanan digital, aplikasi, data, integrasi, dan infrastruktur Telkom University memerlukan pengelolaan yang terstruktur agar pengembangan teknologi tetap selaras dengan strategi universitas.

Aplikasi Semakin Kompleks

EA membantu memetakan fungsi, pemilik, teknologi, criticality, lifecycle, dan dependency setiap aplikasi.

Data Tersebar

EA membantu menetapkan master data, authoritative source, data owner, data steward, klasifikasi, dan data lineage.

Integrasi Belum Terdokumentasi

EA menyediakan API dan Integration Catalog untuk mengendalikan hubungan dan pertukaran data antar-aplikasi.

Risiko Duplikasi Pengembangan

Architecture Review membantu mencegah aplikasi, layanan, dan investasi teknologi yang tumpang tindih.

Teknologi Terus Berkembang

Technology Architecture membantu mengelola standardisasi, kapasitas, lifecycle, keamanan, backup, dan pemulihan.

Smart Campus dan SAFE AI

EA menjadi fondasi pengembangan Smart Campus, data analytics, IoT, layanan lintas kampus, serta implementasi AI yang aman.

Enterprise Architecture bukan sekadar proyek pembuatan diagram. EA merupakan mekanisme pengambilan keputusan, pengendalian perubahan, dan penyelarasan transformasi digital universitas.

Executive Dashboard

Progress Implementasi Enterprise Architecture

Data pada dashboard dibedakan berdasarkan status teridentifikasi, sudah diisi, telah diverifikasi, disetujui pemilik, dimodelkan, dan dihubungkan dengan CMDB iTop.Progress Keseluruhan [XX]%Perbarui nilai progress sesuai hasil validasi.Aplikasi Teridentifikasi 74Belum seluruhnya tervalidasi oleh application owner.Aplikasi Tervalidasi [XX]Telah dikonfirmasi oleh application owner.Proses Bisnis Terpetakan [XX]Proses yang sudah memiliki process owner.Layanan Terpetakan [XX]Business service dan technical service.Entitas Data [XX]Master, reference, transaction, analytical, dan log data.API dan Integrasi [XX]Provider, consumer, dan data exchange sudah dipetakan.Komponen Teknologi [XX]Platform, database, server, jaringan, dan keamanan.CI Terhubung ke iTop [XX]Relasi service, application, dan infrastructure CI.Artefak Tervalidasi [XX]Artefak yang telah disetujui oleh pemilik terkait.Open Action Items [XX]Tindak lanjut yang masih berjalan.Action Items Terlambat [XX]Perlu eskalasi atau dukungan pimpinan.

Prinsip Transparansi Data

Setiap angka wajib memiliki sumber data, periode, tanggal pembaruan, PIC, status validasi, dan tautan evidence.

TOGAF ADM

Progress Berdasarkan Siklus Pengembangan Arsitektur

Preliminary

Persiapan Framework dan Governance

Status: Review dan penyempurnaan.

  • Metamodel EA.
  • Principle Catalog.
  • Repository dan tools Archi/ArchiMate.
  • Draft kebijakan dan tata kelola EA.
  • Rancangan tim dan Architecture Review Board.

Phase A

Architecture Vision

Status: Sedang divalidasi.

  • Driver dan tujuan strategis.
  • Stakeholder Map.
  • Value Chain.
  • Solution Concept.
  • Smart Campus dan SAFE AI alignment.

Phase B

Business Architecture

Status: Pemetaan dan validasi proses.

  • Capability per direktorat.
  • Process Catalog.
  • Process Owner.
  • Service Catalog.
  • Relasi proses dan layanan.

Phase C1

Data Architecture

Status: Pengumpulan data dan validasi owner.

  • Data Entity Catalog.
  • Master dan reference data.
  • Data owner dan data steward.
  • Authoritative source.
  • Data classification dan PDP.

Phase C2

Application Architecture

Status: Application landscape sedang diverifikasi.

  • Application Catalog.
  • Application Landscape.
  • Application Communication Diagram.
  • Lifecycle dan criticality.
  • Application disposition.

Phase D

Technology Architecture

Status: Topologi dan katalog teknologi disusun.

  • Data center dan server.
  • Network dan security architecture.
  • Database dan middleware.
  • IoT dan Smart Campus infrastructure.
  • Backup, DRC, monitoring, dan capacity.

Phase E

Opportunities and Solutions

Status: Belum dimulai secara penuh.

  • Identifikasi quick wins.
  • Application rationalization.
  • Target integration.
  • Target data platform.
  • Work package dan dependency.

Phase F

Migration Planning

Status: Persiapan roadmap.

  • Prioritas implementasi.
  • Timeline dan milestone.
  • Estimasi sumber daya.
  • Risiko transisi.
  • Architecture debt register.

Phase G

Implementation Governance

Status: Draft governance sedang disusun.

  • Architecture Review Board.
  • Architecture Review Gate.
  • Architecture Decision Record.
  • Compliance Review.
  • Go-live dan post-implementation review.

Phase H

Architecture Change Management

Status: Direncanakan.

  • Evaluasi perubahan arsitektur.
  • Update katalog dan repository.
  • Technology lifecycle.
  • Architecture exception.
  • Continual improvement.

Persentase pada bagian ini merupakan contoh tampilan. Sesuaikan dengan hasil pengukuran dan validasi terbaru.

Roadmap

Roadmap Implementasi Enterprise Architecture

Roadmap dibagi menjadi pembangunan fondasi EA dan transformasi digital jangka menengah Telkom University.Fase 1

Foundation

  • Penetapan framework dan metodologi.
  • Penyusunan metamodel dan principle catalog.
  • Penyediaan repository dan tools kolaborasi.
  • Penyusunan kebijakan dan governance EA.
  • Pembentukan PIC dan tim implementasi EA.

Fase 2

Baseline Architecture

  • Value Chain dan Capability Map.
  • Process dan Service Catalog.
  • Application dan Data Catalog.
  • API/Integration Catalog.
  • Technology dan Standard Catalog.

Fase 3

Validation and Alignment

  • Validasi process owner dan service owner.
  • Validasi application owner dan data owner.
  • Sinkronisasi dengan CMDB iTop.
  • Security dan privacy review.
  • Verifikasi dependency lintas unit.

Fase 4

Target and Gap Architecture

  • Penyusunan target architecture.
  • Gap analysis.
  • Application rationalization.
  • Target data and integration architecture.
  • Target technology dan security architecture.

Fase 5

Migration and Governance

  • Penyusunan migration roadmap.
  • Penetapan prioritas dan dependency.
  • Integrasi EA dengan RFC dan project portfolio.
  • Implementasi Architecture Review Board.
  • Architecture compliance dan go-live gate.

Fase 6

Continuous Operation

  • Update katalog setiap triwulan.
  • Management review dan audit.
  • Technology lifecycle management.
  • Application rationalization berkelanjutan.
  • Architecture change dan continual improvement.

Roadmap Strategis Telkom University

2026

Pembentukan Fondasi

Repository, katalog, baseline architecture, governance, dan validasi awal.2027

Integrasi EA dan ITSM

Integrasi EA dengan RFC, OpenProject, Service Catalog, CMDB iTop, security, dan portfolio management.2028

Application Rationalization

Konsolidasi aplikasi, standardisasi API, pengurangan duplikasi, dan modernisasi legacy.2029

Data Governance and Analytics

Master data, data quality, institutional analytics, trusted dashboard, dan interoperability.2030

Smart Campus and SAFE AI

Target architecture Smart Campus, AI governance, IoT governance, automation, dan decision intelligence.

Architecture Workstream

Domain dan Ruang Lingkup Pengembangan EA

Business Architecture

  • Stakeholder Map.
  • Value Chain.
  • Capability Map.
  • Process Catalog.
  • Process dan Service Owner.

Application Architecture

  • Application Catalog.
  • Application Landscape.
  • Application Lifecycle.
  • Criticality.
  • Retain, enhance, replace, retire.

Data Architecture

  • Master dan reference data.
  • Data owner dan data steward.
  • Authoritative source.
  • Data quality dan lineage.
  • Data pribadi dan klasifikasi.

Integration Architecture

  • API Catalog.
  • Provider dan consumer.
  • Data exchange.
  • Authentication dan protocol.
  • Monitoring dan error handling.

Technology Architecture

  • Server dan data center.
  • Database dan middleware.
  • Network dan firewall.
  • Cloud dan container.
  • Backup, DRC, dan monitoring.

Security Architecture

  • ISO 27001:2022.
  • NIST CSF 2.0.
  • Identity and Access Management.
  • Secure SDLC.
  • Incident response dan recovery.

AI and Smart Campus

  • SAFE AI.
  • AI Use Case Register.
  • Human oversight.
  • IoT governance.
  • Smart services dan analytics.

ITSM and CMDB

  • Service Catalog.
  • CMDB iTop.
  • Incident, Problem, dan Change.
  • SLA dan OLA.
  • Continual Improvement.

Governance and Compliance

  • Architecture Review Board.
  • Architecture Decision Record.
  • Architecture Compliance.
  • UU Pelindungan Data Pribadi.
  • Management review dan audit.

EA Repository

Artefak dan Katalog Enterprise Architecture

Status artefak dibedakan menjadi Draft, Dalam Review, Tervalidasi, Disetujui, dan Perlu Pembaruan.

ArtefakTujuanProgressStatus ValidasiPICAkses
Value ChainMemetakan fungsi utama dan pendukung universitas.[XX]%Dalam ReviewMaMuTI / Process OwnerInternal
Capability MapMemetakan kemampuan organisasi per direktorat.[XX]%Dalam ReviewTim EA / Unit terkaitInternal
Process CatalogDaftar proses bisnis dan process owner.[XX]%ParsialProcess OwnerInternal
Service CatalogDaftar layanan, owner, SLA, dan supporting service.[XX]%ParsialKOSMOS / Service OwnerInternal
Application CatalogDaftar aplikasi, owner, lifecycle, dan criticality.[XX]%Dalam VerifikasiKOSMOS / DevTIInternal
Data Entity CatalogDaftar entitas data, owner, steward, dan klasifikasi.[XX]%ParsialSATU Data / Data OwnerTerbatas
API and Integration CatalogDaftar API, integrasi, provider, dan consumer.[XX]%Dalam PengumpulanDevTI / ISTITerbatas
Technology CatalogDaftar teknologi, lifecycle, vendor, dan standard.[XX]%Dalam ReviewISTI / DevTITerbatas
Application LandscapeVisualisasi aplikasi berdasarkan domain dan layanan.[XX]%Dalam ReviewTim EAInternal
Application Communication DiagramVisualisasi hubungan dan pertukaran data aplikasi.[XX]%DraftTim EA / DevTITerbatas
Migration RoadmapPrioritas dan tahapan transisi menuju target architecture.[XX]%Belum FinalARB / MaMuTIInternal
Governance FrameworkMekanisme pengelolaan, review, dan perubahan arsitektur.[XX]%Draft KebijakanMaMuTI / PimpinanInternal

Progress Log

Riwayat Pengembangan Enterprise Architecture

26 Juni 2026

Pengembangan Application Communication Diagram

  • Perbaikan artefak berdasarkan hasil review.
  • Capability Architecture disederhanakan per direktorat.
  • 74 aplikasi aktif telah teridentifikasi.
  • Data aplikasi masih dalam proses unggah dan verifikasi.
  • Masih diperlukan data API, IoT, dan standar teknologi.

19 Juni 2026

Penyelarasan Application Landscape

  • Application Landscape diperbarui berdasarkan service portfolio.
  • Capability dipisahkan berdasarkan direktorat.
  • ISO 27001:2022 dan NIST CSF 2.0 menjadi referensi Security Architecture.

12 Juni 2026

Penyelarasan Data, Teknologi, dan CMDB

  • Prioritas dimulai dari master data.
  • Peran developer dan operational maintainer dipisahkan.
  • Pemodelan menggunakan ArchiMate.
  • Application Catalog diselaraskan dengan iTop.
  • DRC, AI vision, dan governance menjadi tindak lanjut.

5 Juni 2026

Business dan Application Architecture

  • Katalog proses ditambahkan ke worksheet.
  • Functional decomposition disusun.
  • Katalog layanan disesuaikan dengan layanan PuTI.
  • Application Landscape kondisi As-Is disusun.
  • Technology Architecture mulai dikembangkan.

22 Mei 2026

Value Chain dan Strategy Alignment

  • Stakeholder Map dibahas.
  • Primary dan support function dipetakan.
  • Value Chain perlu disesuaikan dengan SOTK.
  • Solution Concept dan Strategy Alignment disusun.
  • SAFE AI, TUNC, dan World Class University dipetakan.

1 Mei 2026

Penyusunan Artefak Awal

  • Metamodel Enterprise Architecture.
  • Value Chain.
  • Service, Application, dan Technology Catalog.
  • Application Landscape dan Communication Diagram.
  • Migration dan Governance Diagram.

Action Tracker

Tindak Lanjut Pengembangan EA

Tindak LanjutPICTargetStatusKendalaPembaruan Terakhir
Melengkapi Data Entity CatalogMaMuTI / SATU Data[Tanggal]BerjalanMenunggu validasi data owner.[Tanggal]
Menyediakan daftar API dan dependencyDevTI / MaMuTI[Tanggal]BerjalanDokumentasi API belum seragam.[Tanggal]
Menyusun Application Communication DiagramTim EA[Tanggal]BerjalanMenunggu data integrasi aplikasi.[Tanggal]
Mengonfirmasi topologi IoTISTI / MaMuTI[Tanggal]Menunggu DataData perangkat dan owner belum lengkap.[Tanggal]
Sinkronisasi Application Catalog dengan iTopKOSMOS / DevTI / ISTI[Tanggal]BerjalanRelasi service–application–CI belum lengkap.[Tanggal]
Finalisasi kebijakan tata kelola EAMaMuTI / Pimpinan PuTI[Tanggal]Dalam ReviewMemerlukan validasi lintas bagian.[Tanggal]

Stakeholder Value

Manfaat EA bagi Telkom University

Pimpinan Universitas

  • Decision support.
  • Prioritas investasi.
  • Roadmap transformasi.
  • Pengendalian risiko dan duplikasi.

Direktorat, Fakultas, dan Unit

  • Kejelasan process owner.
  • Kejelasan layanan dan dependency.
  • Koordinasi perubahan lebih cepat.
  • Data dan aplikasi lebih terintegrasi.

Direktorat PuTI

  • Application portfolio management.
  • Capacity dan availability planning.
  • Service impact analysis.
  • Architecture review dan CMDB.

Auditor dan Penjaminan Mutu

  • Evidence dan traceability.
  • Risk and control mapping.
  • Audit readiness.
  • Monitoring continual improvement.

Mahasiswa dan Pegawai

  • Layanan lebih mudah diakses.
  • Data lebih konsisten.
  • Integrasi layanan lebih baik.
  • Gangguan lebih cepat dianalisis.

Telkom University

  • Dukungan World Class University.
  • Smart Campus yang terintegrasi.
  • SAFE AI dan data-driven university.
  • Efisiensi dan keberlanjutan digital.

EA Governance

Tata Kelola Enterprise Architecture

Struktur Tata Kelola

  1. Sponsor / Steering Committee
  2. Architecture Review Board
  3. EA Custodian / Manajemen Mutu TI
  4. Domain Architect / PIC
  5. Process Owner, Data Owner, dan Service Owner
  6. Project Owner / RFC Owner

Architecture Review Flow

  1. Inisiatif, proyek, pengadaan, atau RFC diajukan.
  2. Pemohon mengisi kebutuhan dan data arsitektur.
  3. Tim EA melakukan architecture assessment.
  4. Architecture Review Board melakukan review.
  5. Keputusan dan persyaratan dicatat.
  6. Implementasi dan pengujian dilakukan.
  7. Catalog dan CMDB iTop diperbarui.
  8. Post-Implementation Review dilakukan.

Status Keputusan Architecture Review

  • Approved: dapat dilanjutkan.
  • Approved with Condition: dapat dilanjutkan dengan persyaratan.
  • Revise and Resubmit: perlu diperbaiki dan diajukan kembali.
  • Rejected: tidak sesuai prinsip atau target architecture.
  • Exception Approved: penyimpangan disetujui dengan batas waktu dan mitigasi.

Kolaborasi Lintas Unit

Peran Anda dalam Enterprise Architecture Telkom University

Kualitas EA sangat bergantung pada kelengkapan dan validitas informasi yang disampaikan oleh process owner, service owner, data owner, application owner, dan technology owner.

Validasi Proses Bisnis

Pastikan proses, owner, input, output, layanan, dan aplikasi pendukung sesuai kondisi aktual.Validasi Proses

Validasi Layanan

Validasi service owner, pengguna, SLA, supporting service, channel layanan, dan dependency.Validasi Layanan

Validasi Aplikasi

Validasi status, owner, fungsi, teknologi, database, criticality, lifecycle, dan integrasi aplikasi.Validasi Aplikasi

Validasi Data

Validasi data owner, data steward, master system, klasifikasi, retensi, dan kualitas data.Validasi Data

Validasi API dan Integrasi

Validasi provider, consumer, data exchange, protocol, authentication, SLA, dan monitoring.Validasi Integrasi

Ajukan Koreksi atau Perubahan

Laporkan data katalog, diagram, relasi, atau informasi arsitektur yang belum sesuai dengan kondisi aktual.Ajukan Perubahan

Informasi Minimum yang Harus Disampaikan

  • Nama unit.
  • Jenis informasi atau artefak.
  • Nama objek yang dikoreksi.
  • Data saat ini dan data yang benar.
  • Dokumen atau evidence pendukung.
  • Nama PIC dan pemilik yang menyetujui.

Information Security

Klasifikasi Informasi EA

Transparansi program tidak berarti seluruh detail teknis dipublikasikan secara terbuka.

Public

  • Tujuan dan manfaat EA.
  • Roadmap tingkat tinggi.
  • Progress program.
  • Governance umum.
  • Notulensi yang telah disanitasi.

Internal Tel-U

  • Application Catalog.
  • Process dan Service Catalog.
  • Capability Map.
  • Diagram integrasi tingkat tinggi.
  • Roadmap internal.

Confidential

  • Data pribadi.
  • Detail struktur database.
  • Detail kontrak dan biaya.
  • Risk register sensitif.
  • Konfigurasi teknis terbatas.

Restricted Security

  • IP dan hostname internal.
  • Firewall rule dan port.
  • Credential dan API secret.
  • Vulnerability dan hasil pentest.
  • Topologi keamanan rinci.

Dokumen dan Evidence

Dokumen Pendukung Enterprise Architecture

Kebijakan Tata Kelola Enterprise Architecture

Kebijakan mengenai prinsip, governance, architecture review, repository, katalog, keamanan, dan continual improvement.Lihat Dokumen

Notulensi Rapat Progress EA

Riwayat pembahasan, keputusan, action item, PIC, dan target implementasi EA.Lihat Notulensi

Roadmap Implementasi EA

Roadmap pembangunan baseline, target architecture, migration, governance, dan continual operation.Lihat Roadmap

Worksheet Kebutuhan Data EA

Worksheet pengumpulan dan validasi value chain, proses, aplikasi, data, teknologi, integrasi, dan alignment.Akses Worksheet

Repository ArchiMate

Repository resmi model arsitektur Telkom University dengan akses sesuai klasifikasi informasi.Akses Repository

Panduan Pengelolaan EA

Panduan instalasi, modeling convention, repository, review, validasi, dan pembaruan artefak.Lihat Panduan

Frequently Asked Questions

Pertanyaan Umum tentang EA Telkom University

Apa itu Enterprise Architecture?

Enterprise Architecture adalah pendekatan terstruktur untuk menyelaraskan strategi, proses bisnis, layanan, data, aplikasi, teknologi, keamanan, dan perubahan organisasi.Apakah EA hanya menjadi tanggung jawab PuTI?

Tidak. PuTI berperan sebagai pengelola dan fasilitator arsitektur teknologi, tetapi proses bisnis, layanan, dan data tetap menjadi tanggung jawab pemilik masing-masing unit.Apakah EA hanya berisi diagram?

Tidak. EA mencakup prinsip, katalog, matriks, diagram, roadmap, governance, architecture decision, dan mekanisme pengendalian implementasi.Mengapa unit harus memberikan data kepada tim EA?

Data unit diperlukan agar keputusan pengembangan layanan, aplikasi, integrasi, teknologi, dan investasi tidak didasarkan pada asumsi atau informasi yang sudah tidak berlaku.Apa hubungan EA dengan iTop CMDB?

EA memberikan konteks proses, layanan, aplikasi, data, dan target arsitektur. iTop mencatat Configuration Item serta dependency operasional yang mendukung layanan tersebut.Apa hubungan EA dengan ITIL dan ISO 20000-1?

EA membantu memastikan desain layanan, aplikasi, integrasi, dan teknologi selaras dengan Service Catalog, SLA, Incident, Problem, Change, Capacity, Availability, dan Continual Improvement.Bagaimana EA mendukung Smart Campus dan SAFE AI?

EA menyediakan target architecture, data governance, integration governance, technology standard, security, privacy, human oversight, dan roadmap implementasi layanan Smart Campus serta AI.Bagaimana cara melaporkan data EA yang tidak sesuai?

Gunakan formulir kontribusi atau hubungi Manajemen Mutu TI dengan menyertakan data yang dikoreksi, alasan, PIC, serta evidence pendukung.

Kolaborasi untuk Transformasi Digital

Mari Membangun Arsitektur Digital Telkom University

Enterprise Architecture akan memberikan manfaat apabila dipelihara, divalidasi, dan digunakan secara konsisten sebagai dasar pengambilan keputusan.


HTML

Direktorat Pusat Teknologi Informasi

Telkom University

Enterprise Architecture Telkom University

Fondasi Transformasi Digital dan Smart Campus Telkom University

Enterprise Architecture Telkom University dikembangkan untuk menyelaraskan strategi, proses bisnis, layanan, aplikasi, data, integrasi, teknologi, keamanan informasi, dan tata kelola perubahan digital dalam satu kerangka arsitektur yang terintegrasi.

Status Program In Progress
Fase Saat Ini Baseline Architecture dan Validasi Katalog
Terakhir Diperbarui [Tanggal Pembaruan]
Pengelola Direktorat PuTI – Manajemen Mutu TI

Mengapa Telkom University Membutuhkan EA?

Pertumbuhan layanan digital, aplikasi, data, integrasi, dan infrastruktur Telkom University memerlukan pengelolaan yang terstruktur agar pengembangan teknologi tetap selaras dengan strategi universitas.

Aplikasi Semakin Kompleks

EA membantu memetakan fungsi, pemilik, teknologi, criticality, lifecycle, dan dependency setiap aplikasi.

Data Tersebar

EA membantu menetapkan master data, authoritative source, data owner, data steward, klasifikasi, dan data lineage.

Integrasi Belum Terdokumentasi

EA menyediakan API dan Integration Catalog untuk mengendalikan hubungan dan pertukaran data antar-aplikasi.

Risiko Duplikasi Pengembangan

Architecture Review membantu mencegah aplikasi, layanan, dan investasi teknologi yang tumpang tindih.

Teknologi Terus Berkembang

Technology Architecture membantu mengelola standardisasi, kapasitas, lifecycle, keamanan, backup, dan pemulihan.

Smart Campus dan SAFE AI

EA menjadi fondasi pengembangan Smart Campus, data analytics, IoT, layanan lintas kampus, serta implementasi AI yang aman.

Enterprise Architecture bukan sekadar proyek pembuatan diagram. EA merupakan mekanisme pengambilan keputusan, pengendalian perubahan, dan penyelarasan transformasi digital universitas.

Progress Implementasi Enterprise Architecture

Data pada dashboard dibedakan berdasarkan status teridentifikasi, sudah diisi, telah diverifikasi, disetujui pemilik, dimodelkan, dan dihubungkan dengan CMDB iTop.

Progress Keseluruhan [XX]% 0% Perbarui nilai progress sesuai hasil validasi.
Aplikasi Teridentifikasi 74 Belum seluruhnya tervalidasi oleh application owner.
Aplikasi Tervalidasi [XX] Telah dikonfirmasi oleh application owner.
Proses Bisnis Terpetakan [XX] Proses yang sudah memiliki process owner.
Layanan Terpetakan [XX] Business service dan technical service.
Entitas Data [XX] Master, reference, transaction, analytical, dan log data.
API dan Integrasi [XX] Provider, consumer, dan data exchange sudah dipetakan.
Komponen Teknologi [XX] Platform, database, server, jaringan, dan keamanan.
CI Terhubung ke iTop [XX] Relasi service, application, dan infrastructure CI.
Artefak Tervalidasi [XX] Artefak yang telah disetujui oleh pemilik terkait.
Open Action Items [XX] Tindak lanjut yang masih berjalan.
Action Items Terlambat [XX] Perlu eskalasi atau dukungan pimpinan.

Prinsip Transparansi Data

Setiap angka wajib memiliki sumber data, periode, tanggal pembaruan, PIC, status validasi, dan tautan evidence.

Progress Berdasarkan Siklus Pengembangan Arsitektur

Preliminary

Persiapan Framework dan Governance

85%

Status: Review dan penyempurnaan.

  • Metamodel EA.
  • Principle Catalog.
  • Repository dan tools Archi/ArchiMate.
  • Draft kebijakan dan tata kelola EA.
  • Rancangan tim dan Architecture Review Board.
Phase A

Architecture Vision

70%

Status: Sedang divalidasi.

  • Driver dan tujuan strategis.
  • Stakeholder Map.
  • Value Chain.
  • Solution Concept.
  • Smart Campus dan SAFE AI alignment.
Phase B

Business Architecture

65%

Status: Pemetaan dan validasi proses.

  • Capability per direktorat.
  • Process Catalog.
  • Process Owner.
  • Service Catalog.
  • Relasi proses dan layanan.
Phase C1

Data Architecture

45%

Status: Pengumpulan data dan validasi owner.

  • Data Entity Catalog.
  • Master dan reference data.
  • Data owner dan data steward.
  • Authoritative source.
  • Data classification dan PDP.
Phase C2

Application Architecture

60%

Status: Application landscape sedang diverifikasi.

  • Application Catalog.
  • Application Landscape.
  • Application Communication Diagram.
  • Lifecycle dan criticality.
  • Application disposition.
Phase D

Technology Architecture

45%

Status: Topologi dan katalog teknologi disusun.

  • Data center dan server.
  • Network dan security architecture.
  • Database dan middleware.
  • IoT dan Smart Campus infrastructure.
  • Backup, DRC, monitoring, dan capacity.
Phase E

Opportunities and Solutions

20%

Status: Belum dimulai secara penuh.

  • Identifikasi quick wins.
  • Application rationalization.
  • Target integration.
  • Target data platform.
  • Work package dan dependency.
Phase F

Migration Planning

10%

Status: Persiapan roadmap.

  • Prioritas implementasi.
  • Timeline dan milestone.
  • Estimasi sumber daya.
  • Risiko transisi.
  • Architecture debt register.
Phase G

Implementation Governance

15%

Status: Draft governance sedang disusun.

  • Architecture Review Board.
  • Architecture Review Gate.
  • Architecture Decision Record.
  • Compliance Review.
  • Go-live dan post-implementation review.
Phase H

Architecture Change Management

5%

Status: Direncanakan.

  • Evaluasi perubahan arsitektur.
  • Update katalog dan repository.
  • Technology lifecycle.
  • Architecture exception.
  • Continual improvement.

Persentase pada bagian ini merupakan contoh tampilan. Sesuaikan dengan hasil pengukuran dan validasi terbaru.

Roadmap Implementasi Enterprise Architecture

Roadmap dibagi menjadi pembangunan fondasi EA dan transformasi digital jangka menengah Telkom University.

Fase 1

Foundation

  • Penetapan framework dan metodologi.
  • Penyusunan metamodel dan principle catalog.
  • Penyediaan repository dan tools kolaborasi.
  • Penyusunan kebijakan dan governance EA.
  • Pembentukan PIC dan tim implementasi EA.
Fase 2

Baseline Architecture

  • Value Chain dan Capability Map.
  • Process dan Service Catalog.
  • Application dan Data Catalog.
  • API/Integration Catalog.
  • Technology dan Standard Catalog.
Fase 3

Validation and Alignment

  • Validasi process owner dan service owner.
  • Validasi application owner dan data owner.
  • Sinkronisasi dengan CMDB iTop.
  • Security dan privacy review.
  • Verifikasi dependency lintas unit.
Fase 4

Target and Gap Architecture

  • Penyusunan target architecture.
  • Gap analysis.
  • Application rationalization.
  • Target data and integration architecture.
  • Target technology dan security architecture.
Fase 5

Migration and Governance

  • Penyusunan migration roadmap.
  • Penetapan prioritas dan dependency.
  • Integrasi EA dengan RFC dan project portfolio.
  • Implementasi Architecture Review Board.
  • Architecture compliance dan go-live gate.
Fase 6

Continuous Operation

  • Update katalog setiap triwulan.
  • Management review dan audit.
  • Technology lifecycle management.
  • Application rationalization berkelanjutan.
  • Architecture change dan continual improvement.

Roadmap Strategis Telkom University

2026

Pembentukan Fondasi

Repository, katalog, baseline architecture, governance, dan validasi awal.

2027

Integrasi EA dan ITSM

Integrasi EA dengan RFC, OpenProject, Service Catalog, CMDB iTop, security, dan portfolio management.

2028

Application Rationalization

Konsolidasi aplikasi, standardisasi API, pengurangan duplikasi, dan modernisasi legacy.

2029

Data Governance and Analytics

Master data, data quality, institutional analytics, trusted dashboard, dan interoperability.

2030

Smart Campus and SAFE AI

Target architecture Smart Campus, AI governance, IoT governance, automation, dan decision intelligence.

Domain dan Ruang Lingkup Pengembangan EA

Business Architecture

  • Stakeholder Map.
  • Value Chain.
  • Capability Map.
  • Process Catalog.
  • Process dan Service Owner.

Application Architecture

  • Application Catalog.
  • Application Landscape.
  • Application Lifecycle.
  • Criticality.
  • Retain, enhance, replace, retire.

Data Architecture

  • Master dan reference data.
  • Data owner dan data steward.
  • Authoritative source.
  • Data quality dan lineage.
  • Data pribadi dan klasifikasi.

Integration Architecture

  • API Catalog.
  • Provider dan consumer.
  • Data exchange.
  • Authentication dan protocol.
  • Monitoring dan error handling.

Technology Architecture

  • Server dan data center.
  • Database dan middleware.
  • Network dan firewall.
  • Cloud dan container.
  • Backup, DRC, dan monitoring.

Security Architecture

  • ISO 27001:2022.
  • NIST CSF 2.0.
  • Identity and Access Management.
  • Secure SDLC.
  • Incident response dan recovery.

AI and Smart Campus

  • SAFE AI.
  • AI Use Case Register.
  • Human oversight.
  • IoT governance.
  • Smart services dan analytics.

ITSM and CMDB

  • Service Catalog.
  • CMDB iTop.
  • Incident, Problem, dan Change.
  • SLA dan OLA.
  • Continual Improvement.

Governance and Compliance

  • Architecture Review Board.
  • Architecture Decision Record.
  • Architecture Compliance.
  • UU Pelindungan Data Pribadi.
  • Management review dan audit.

Artefak dan Katalog Enterprise Architecture

Status artefak dibedakan menjadi Draft, Dalam Review, Tervalidasi, Disetujui, dan Perlu Pembaruan.

Artefak Tujuan Progress Status Validasi PIC Akses
Value Chain Memetakan fungsi utama dan pendukung universitas. [XX]% Dalam Review MaMuTI / Process Owner Internal
Capability Map Memetakan kemampuan organisasi per direktorat. [XX]% Dalam Review Tim EA / Unit terkait Internal
Process Catalog Daftar proses bisnis dan process owner. [XX]% Parsial Process Owner Internal
Service Catalog Daftar layanan, owner, SLA, dan supporting service. [XX]% Parsial KOSMOS / Service Owner Internal
Application Catalog Daftar aplikasi, owner, lifecycle, dan criticality. [XX]% Dalam Verifikasi KOSMOS / DevTI Internal
Data Entity Catalog Daftar entitas data, owner, steward, dan klasifikasi. [XX]% Parsial SATU Data / Data Owner Terbatas
API and Integration Catalog Daftar API, integrasi, provider, dan consumer. [XX]% Dalam Pengumpulan DevTI / ISTI Terbatas
Technology Catalog Daftar teknologi, lifecycle, vendor, dan standard. [XX]% Dalam Review ISTI / DevTI Terbatas
Application Landscape Visualisasi aplikasi berdasarkan domain dan layanan. [XX]% Dalam Review Tim EA Internal
Application Communication Diagram Visualisasi hubungan dan pertukaran data aplikasi. [XX]% Draft Tim EA / DevTI Terbatas
Migration Roadmap Prioritas dan tahapan transisi menuju target architecture. [XX]% Belum Final ARB / MaMuTI Internal
Governance Framework Mekanisme pengelolaan, review, dan perubahan arsitektur. [XX]% Draft Kebijakan MaMuTI / Pimpinan Internal

Riwayat Pengembangan Enterprise Architecture

Pengembangan Application Communication Diagram

  • Perbaikan artefak berdasarkan hasil review.
  • Capability Architecture disederhanakan per direktorat.
  • 74 aplikasi aktif telah teridentifikasi.
  • Data aplikasi masih dalam proses unggah dan verifikasi.
  • Masih diperlukan data API, IoT, dan standar teknologi.

Penyelarasan Application Landscape

  • Application Landscape diperbarui berdasarkan service portfolio.
  • Capability dipisahkan berdasarkan direktorat.
  • ISO 27001:2022 dan NIST CSF 2.0 menjadi referensi Security Architecture.

Penyelarasan Data, Teknologi, dan CMDB

  • Prioritas dimulai dari master data.
  • Peran developer dan operational maintainer dipisahkan.
  • Pemodelan menggunakan ArchiMate.
  • Application Catalog diselaraskan dengan iTop.
  • DRC, AI vision, dan governance menjadi tindak lanjut.

Business dan Application Architecture

  • Katalog proses ditambahkan ke worksheet.
  • Functional decomposition disusun.
  • Katalog layanan disesuaikan dengan layanan PuTI.
  • Application Landscape kondisi As-Is disusun.
  • Technology Architecture mulai dikembangkan.

Value Chain dan Strategy Alignment

  • Stakeholder Map dibahas.
  • Primary dan support function dipetakan.
  • Value Chain perlu disesuaikan dengan SOTK.
  • Solution Concept dan Strategy Alignment disusun.
  • SAFE AI, TUNC, dan World Class University dipetakan.

Penyusunan Artefak Awal

  • Metamodel Enterprise Architecture.
  • Value Chain.
  • Service, Application, dan Technology Catalog.
  • Application Landscape dan Communication Diagram.
  • Migration dan Governance Diagram.

Tindak Lanjut Pengembangan EA

Tindak Lanjut PIC Target Status Kendala Pembaruan Terakhir
Melengkapi Data Entity Catalog MaMuTI / SATU Data [Tanggal] Berjalan Menunggu validasi data owner. [Tanggal]
Menyediakan daftar API dan dependency DevTI / MaMuTI [Tanggal] Berjalan Dokumentasi API belum seragam. [Tanggal]
Menyusun Application Communication Diagram Tim EA [Tanggal] Berjalan Menunggu data integrasi aplikasi. [Tanggal]
Mengonfirmasi topologi IoT ISTI / MaMuTI [Tanggal] Menunggu Data Data perangkat dan owner belum lengkap. [Tanggal]
Sinkronisasi Application Catalog dengan iTop KOSMOS / DevTI / ISTI [Tanggal] Berjalan Relasi service–application–CI belum lengkap. [Tanggal]
Finalisasi kebijakan tata kelola EA MaMuTI / Pimpinan PuTI [Tanggal] Dalam Review Memerlukan validasi lintas bagian. [Tanggal]

Manfaat EA bagi Telkom University

Pimpinan Universitas

  • Decision support.
  • Prioritas investasi.
  • Roadmap transformasi.
  • Pengendalian risiko dan duplikasi.

Direktorat, Fakultas, dan Unit

  • Kejelasan process owner.
  • Kejelasan layanan dan dependency.
  • Koordinasi perubahan lebih cepat.
  • Data dan aplikasi lebih terintegrasi.

Direktorat PuTI

  • Application portfolio management.
  • Capacity dan availability planning.
  • Service impact analysis.
  • Architecture review dan CMDB.

Auditor dan Penjaminan Mutu

  • Evidence dan traceability.
  • Risk and control mapping.
  • Audit readiness.
  • Monitoring continual improvement.

Mahasiswa dan Pegawai

  • Layanan lebih mudah diakses.
  • Data lebih konsisten.
  • Integrasi layanan lebih baik.
  • Gangguan lebih cepat dianalisis.

Telkom University

  • Dukungan World Class University.
  • Smart Campus yang terintegrasi.
  • SAFE AI dan data-driven university.
  • Efisiensi dan keberlanjutan digital.

Tata Kelola Enterprise Architecture

Struktur Tata Kelola

  1. Sponsor / Steering Committee
  2. Architecture Review Board
  3. EA Custodian / Manajemen Mutu TI
  4. Domain Architect / PIC
  5. Process Owner, Data Owner, dan Service Owner
  6. Project Owner / RFC Owner

Architecture Review Flow

  1. Inisiatif, proyek, pengadaan, atau RFC diajukan.
  2. Pemohon mengisi kebutuhan dan data arsitektur.
  3. Tim EA melakukan architecture assessment.
  4. Architecture Review Board melakukan review.
  5. Keputusan dan persyaratan dicatat.
  6. Implementasi dan pengujian dilakukan.
  7. Catalog dan CMDB iTop diperbarui.
  8. Post-Implementation Review dilakukan.

Status Keputusan Architecture Review

  • Approved: dapat dilanjutkan.
  • Approved with Condition: dapat dilanjutkan dengan persyaratan.
  • Revise and Resubmit: perlu diperbaiki dan diajukan kembali.
  • Rejected: tidak sesuai prinsip atau target architecture.
  • Exception Approved: penyimpangan disetujui dengan batas waktu dan mitigasi.

Peran Anda dalam Enterprise Architecture Telkom University

Kualitas EA sangat bergantung pada kelengkapan dan validitas informasi yang disampaikan oleh process owner, service owner, data owner, application owner, dan technology owner.

Validasi Proses Bisnis

Pastikan proses, owner, input, output, layanan, dan aplikasi pendukung sesuai kondisi aktual.

Validasi Proses

Validasi Layanan

Validasi service owner, pengguna, SLA, supporting service, channel layanan, dan dependency.

Validasi Layanan

Validasi Aplikasi

Validasi status, owner, fungsi, teknologi, database, criticality, lifecycle, dan integrasi aplikasi.

Validasi Aplikasi

Validasi Data

Validasi data owner, data steward, master system, klasifikasi, retensi, dan kualitas data.

Validasi Data

Validasi API dan Integrasi

Validasi provider, consumer, data exchange, protocol, authentication, SLA, dan monitoring.

Validasi Integrasi

Ajukan Koreksi atau Perubahan

Laporkan data katalog, diagram, relasi, atau informasi arsitektur yang belum sesuai dengan kondisi aktual.

Ajukan Perubahan

Informasi Minimum yang Harus Disampaikan

  • Nama unit.
  • Jenis informasi atau artefak.
  • Nama objek yang dikoreksi.
  • Data saat ini dan data yang benar.
  • Dokumen atau evidence pendukung.
  • Nama PIC dan pemilik yang menyetujui.

Klasifikasi Informasi EA

Transparansi program tidak berarti seluruh detail teknis dipublikasikan secara terbuka.

Public

  • Tujuan dan manfaat EA.
  • Roadmap tingkat tinggi.
  • Progress program.
  • Governance umum.
  • Notulensi yang telah disanitasi.

Internal Tel-U

  • Application Catalog.
  • Process dan Service Catalog.
  • Capability Map.
  • Diagram integrasi tingkat tinggi.
  • Roadmap internal.

Confidential

  • Data pribadi.
  • Detail struktur database.
  • Detail kontrak dan biaya.
  • Risk register sensitif.
  • Konfigurasi teknis terbatas.

Restricted Security

  • IP dan hostname internal.
  • Firewall rule dan port.
  • Credential dan API secret.
  • Vulnerability dan hasil pentest.
  • Topologi keamanan rinci.

Dokumen Pendukung Enterprise Architecture

Kebijakan Tata Kelola Enterprise Architecture

Kebijakan mengenai prinsip, governance, architecture review, repository, katalog, keamanan, dan continual improvement.

Lihat Dokumen

Notulensi Rapat Progress EA

Riwayat pembahasan, keputusan, action item, PIC, dan target implementasi EA.

Lihat Notulensi

Roadmap Implementasi EA

Roadmap pembangunan baseline, target architecture, migration, governance, dan continual operation.

Lihat Roadmap

Worksheet Kebutuhan Data EA

Worksheet pengumpulan dan validasi value chain, proses, aplikasi, data, teknologi, integrasi, dan alignment.

Akses Worksheet

Repository ArchiMate

Repository resmi model arsitektur Telkom University dengan akses sesuai klasifikasi informasi.

Akses Repository

Panduan Pengelolaan EA

Panduan instalasi, modeling convention, repository, review, validasi, dan pembaruan artefak.

Lihat Panduan

Pertanyaan Umum tentang EA Telkom University

Apa itu Enterprise Architecture?

Enterprise Architecture adalah pendekatan terstruktur untuk menyelaraskan strategi, proses bisnis, layanan, data, aplikasi, teknologi, keamanan, dan perubahan organisasi.

Apakah EA hanya menjadi tanggung jawab PuTI?

Tidak. PuTI berperan sebagai pengelola dan fasilitator arsitektur teknologi, tetapi proses bisnis, layanan, dan data tetap menjadi tanggung jawab pemilik masing-masing unit.

Apakah EA hanya berisi diagram?

Tidak. EA mencakup prinsip, katalog, matriks, diagram, roadmap, governance, architecture decision, dan mekanisme pengendalian implementasi.

Mengapa unit harus memberikan data kepada tim EA?

Data unit diperlukan agar keputusan pengembangan layanan, aplikasi, integrasi, teknologi, dan investasi tidak didasarkan pada asumsi atau informasi yang sudah tidak berlaku.

Apa hubungan EA dengan iTop CMDB?

EA memberikan konteks proses, layanan, aplikasi, data, dan target arsitektur. iTop mencatat Configuration Item serta dependency operasional yang mendukung layanan tersebut.

Apa hubungan EA dengan ITIL dan ISO 20000-1?

EA membantu memastikan desain layanan, aplikasi, integrasi, dan teknologi selaras dengan Service Catalog, SLA, Incident, Problem, Change, Capacity, Availability, dan Continual Improvement.

Bagaimana EA mendukung Smart Campus dan SAFE AI?

EA menyediakan target architecture, data governance, integration governance, technology standard, security, privacy, human oversight, dan roadmap implementasi layanan Smart Campus serta AI.

Bagaimana cara melaporkan data EA yang tidak sesuai?

Gunakan formulir kontribusi atau hubungi Manajemen Mutu TI dengan menyertakan data yang dikoreksi, alasan, PIC, serta evidence pendukung.

Mari Membangun Arsitektur Digital Telkom University

Enterprise Architecture akan memberikan manfaat apabila dipelihara, divalidasi, dan digunakan secara konsisten sebagai dasar pengambilan keputusan.

Pengelola Enterprise Architecture
Urusan Manajemen Mutu TI
Direktorat Pusat Teknologi Informasi
Telkom University
Email: [EMAIL-PENGELOLA]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *