Day October 27, 2026
Mengurai Benang Kusut Kebocoran Devisa: Praktik Transfer Pricing, Oligarki Sawit, dan Peran Singapura

"Sejarah punya cara kejam untuk mengulang dirinya sendiri, hanya aktornya yang berganti. Dulu, ketika Belanda menguasai rempah dan hasil bumi Nusantara, ekonomi mereka meroket menjadi nomor satu di dunia. Lalu, ketika korporasi Amerika Serikat masuk mengeksploitasi raksasa pertambangan kita, giliran ekonomi Amerika yang melesat ke posisi puncak, menggeser Belanda ke urutan kedua.
Kini, melompat ke tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Singapura dinobatkan sebagai nomor satu di dunia. And guess what? Rahasianya bukan penjajahan fisik, melainkan 'penjajahan finansial' bergaya modern bernama transfer pricing. Sekali lagi, hasil bumi Indonesia yang diperas, namun mesin kemakmurannya berputar dan membesarkan negara lain."