Close
http://axisgmo.com/wp-content/uploads/2012/09/E-Marketing-Solutions.jpg

Social Media Marketing

Social media marketing sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sekarang ini. Anda boleh tanya siapa pun, siapa sekarang yang tidak kenal namanya social media?

Di Indonesia sendiri, social media marketing sudah menjamur. Di tahun 2016 saja sudah ada 79 JUTA pengguna aktif social media.

panduan social media marketing

Sayangnya, banyak yang menggunakan social media hanya untuk berkoneksi dengan teman, unggah gambar, atau melihat berita. Padahal…

… social media adalah alat bisnis yang sangat kuat!

 

Banyak jenis social media yang bisa digunakan untuk memasarkan produk bisnis Anda, tetapi saya akan fokus dengan beberapa yang menurut saya akan sangat membantu apabila Anda mengenal secara detail cara menggunakan social media tersebut.

Contohnya Facebook. Social media ini sendiri memiliki populasi lebih besar dari negara Cina. Bayangkan jika Facebook menjadi sebuah negara, Facebook akan menjadi negara terbesar di dunia!

social media marketing

 

Apabila Anda tidak memanfaatkan social media untuk pemasaran bisnis Anda, ada jutaan pelanggan yang selama ini Anda lewatkan.

Maka itu, panduan social media marketing ini kami siapkan bagi Anda untuk belajar strategi social media marketing yang tepat dan benar agar bisnis Anda dapat merasakan manfaatnya.

 

Silahkan mulai dari Bab 1 panduan social media marketing di bawah ini untuk mengetahui dahulu apa manfaat social media marketing.

Manfaat Media Sosial Untuk Pemasaran Bisnis Anda

Strategi social media marketing sangat membantu usaha kecil maupun besar. Ketahui manfaat social media marketing untuk perkembangan bisnis online Anda!

Manfaat media sosial adalah sarana digital marketing untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara online dengan klien dan calon klien bisnis Anda.

Siapapun bisa dengan mudah membagikan konten berupa tulisan, gambar, video, dan suara melalui media sosial.

Namun dalam perjalanannya, media sosial tidak hanya menjadi alat komunikasi secara online saja.

Ada banyak sekali manfaat media sosial lainnya yang bisa dirasakan oleh penggunanya, terutama bagi pemilik bisnis.

Apa saja manfaat media sosial lainnya?

Berikut saya jelaskan satu per satu….

1. Membangun dan menarik minat masyarakat

Mungkin salah satu poin penting dari pemasaran melalui media sosial adalah kemampuannya untuk membangun dan menarik minat masyarakat.

Hal ini menunjukkan bahwa salah satu manfaat media sosial adalah sebagai media promosi.

Sebagai pemilik bisnis, Anda memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan konsumen baru melalui media sosial.

Dari sana, Anda bisa membangun dan menarik minat mereka melalui komunikasi yang efektif atau konten-konten yang dibagikan.

how-to-use-social-media-to-promote-my-groupon-deal

 

Bermula dari “Like” kemudian “Love” bahkan sampai membela Anda

Respon masyarakat terhadap media sosial sangat bervariasi.

Mulai dari respon positif hingga negatif bisa dirasakan oleh setiap pemilik akun media sosial.

Untuk mendapatkan respon yang baik dari masyarakat, Anda harus memperhatikan cara pemasaran online yang efektif.

Salah satunya adalah dengan memberikan konten yang mampu menjawab pertanyaan atau kebutuhan pembaca.

Ketika apa yang diinginkan telah sesuai, maka mereka akan tertarik dan mulai menyukai Anda.

Sama seperti hubungan lainnya, jika semakin kuat maka akan muncul kecintaan terhadap produk bisnis Anda.

Bahkan mereka tidak segan menjadi customer service gratis untuk menjawab berbagai pertanyaan dan keluhan dari konsumen lainnya melalui media sosial.

 

2. Media sosial tidak hanya sekedar marketing

Media sosial bisa digunakan untuk menunjang strategi marketing bisnis Anda. Akan tetapi, manfaat media sosial tidak hanya sebagai platform marketing saja.

Konten yang dibagikan juga bisa meningkatkan engagement atau interaksi dengan bisnis Anda.

Ada tiga topik konten yang bisa dibagikan oleh pemilik bisnis pada media sosialnya.

 

– Learn and Improve

Dengan konten ini, Anda bisa mengedukasi para customer dan meyakinkan bahwa produk Anda mampu mengoptimalkan kegiatan mereka.

 

– Explore and Discover

Customer menginginkan hal yang kreatif dan cara-cara baru dalam menggunakan produk Anda, maka konten tipe inilah yang dibutuhkan.

 

– Question and Answer

Layaknya customer service, konten jenis ini dapat berisi pertanyaan dan jawaban yang akan membantu customer menggunakan produk Anda secara lebih baik.

 

3. Customer service melalui media sosial

Siapapun akan melakukan keluhan ketika menghadapi sesuatu yang berjalan tidak sebagaimana mestinya.

Sekarang zaman sudah berubah…

Jika dahulu keluhan lebih banyak disampaikan melalui telepon, pada era digital seperti ini 65% customer lebih senang menyampaikan komplain melalui media sosial dibandingkan call center.

social-media-customer-serviceVia DDW

Alasannya karena media sosial lebih praktis, tidak memakan pulsa puluhan ribu, dan juga lebih cepat dibaca oleh admin.

Sayangnya banyak di antara pemilik bisnis yang masih belum mengetahui manfaat media sosial sebagai penunjang customer service

…mereka hanya fokus untuk meningkatkan branding dan melakukan pemasaran melalui media sosial saja.

Sedangkan keluhan dan pertanyaan customer pada media sosial justru diabaikan.

 

4. Product Development

Melalui media sosial, kita bisa mengetahui produk seperti apa yang diinginkan oleh konsumen.

Bahkan kita bisa mengetahui tren dan persaingan produk yang ada di pasaran.

Feedback berupa saran dan kritik pada media sosial bisa menjadi dasar bagi pemilik bisnis untuk mengembangkan produk terbaru.

Selain itu pengguna media sosial juga bisa menjadi seorang tester dan quality control yang baik bagi bisnis Anda.

Beberapa dari mereka akan menyampaikan bug dan permasalahan lainnya yang berhubungan dengan produk Anda, tentu saja hal tersebut sangat menguntungkan bukan?

Sekarang Anda Sudah Tahu Manfaatnya, Jadi Mengapa Kita Harus Menggunakan Media Sosial?

Melihat beberapa manfaat media sosial yang sudah disebutkan di atas, maka sudah saatnya bagi pemilik bisnis untuk menekuni dan mendalami Digital Marketing.

Berdasarkan data per Januari 2016, pengguna aktif media sosial di Indonesia telah mencapai 79 juta jiwa dengan peningkatan 10% jika dibandingkan dengan tahun lalu.

wearesocial-2016-indonesia-Via Techinasia

Hal ini tentu saja menjadikan media sosial sebagai platform marketing yang harus dipertimbangkan oleh pemilik bisnis.

Dari data di atas, intinya adalah pemasaran melalui media sosial mampu menjangkau pasar yang luas namun dengan biaya yang terjangkau.

Bagi pemilik bisnis kecil, manfaat media sosial yang paling menguntungkan adalah sebagai media promosi murah dan cara meningkatkan engagement paling efektif.

Dengan satu post yang viral saja, produk Anda bisa sampai dikenal oleh jutaan orang….

…buktinya, berdasarkan infografik yang dikeluarkan oleh Radiatemedia, sebanyak 78% bisnis kecil mampu meningkatkan jumlah customer baru hingga 25% berkat bantuan media sosial.

Why-Go-SocialVia Digizoom

Kelebihan dan Kekurangan Media Sosial

Berapa lama waktu yang Anda habiskan dalam sehari untuk membuka media sosial?

Fakta menunjukan bahwa rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu selama 2 jam 51 menit dalam sehari hanya untuk membuka media sosial.

Apakah media sosial akan mempermudah atau justru menghambat hidup Anda?

Apakah bisa digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan brand awareness bagi suatu bisnis?

Atau hanya menjadi suatu hal yang adiktif dan membuang waktu saja?

 

Kelebihan media sosial:

– Menjangkau Dunia

Siapapun orang yang Anda cari, entah itu teman masa kecil, teman sekolah, teman kantor ataupun kenalan dari berbagai negara bisa Anda cari melalui media sosial.

Media sosial tidak memiliki batasan wilayah, Anda bisa berinteraksi dengan orang di segala penjuru dunia.

Dengan memanfaatkan media sosial, Anda bisa menambah teman baru, membangun koneksi bisnis yang lebih luas, mencari berbagai informasi, mencari lowongan pekerjaan, bahkan jodoh sekalipun.

 

– Berbagi informasi secara real time

Ada banyak platform media sosial yang menyediakan fitur instant messaging yang memungkinkan pengguna untuk berbagi informasi secara real time melalui chat.

Bagi bisnis online dengan konsumen yang tersebar di berbagai tempat, maka media sosial bisa dijadikan sebagai alat komunikasi langsung dengan konsumen. Selain itu pemilik bisnis juga bisa melakukan meeting bersama client melalui teleconference.

 

– Media iklan gratis dan tertarget

Salah satu cara Digital Marketing yang efektif adalah melalui media sosial. Mengapa?

Karena akan jauh lebih murah dibandingkan media lainnya.

Bahkan jika Anda melakukan promosi melalui media sosial pribadi, biayanya akan gratis.

Namun ada juga fitur berbayar agar pemilik bisnis dapat membagikan konten kepada pengguna sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Untuk memahami fitur-fitur berbayar ini, Anda perlu mempelajari Digital Marketing secara lebih lanjut.

 

– Berita tersebar dengan cepat

Saat ini, semua orang bisa mengetahui perkembangan dunia melalui akun media sosial.

Fitur sharing yang dimiliki oleh media sosial membuat persebaran informasi menjadi begitu cepat.

Dari satu akun ke akun lainnya hingga menyebabkan suatu berita menjadi viral.

Bayangkan apa yang terjadi jika produk bisnis Anda tersebar secara viral melalui media sosial? Pemasaran melalui media sosial Anda pasti akan meningkat drastis!

 

Kekurangan media sosial:

– Cyberbullying

Sangat miris jika melihat fenomena komentator dadakan yang banyak terjadi di Indonesia.

Tanpa tahu alasannya secara jelas, mereka lebih senang untuk memberikan komentar negatif hingga menimbulkan efek cyberbullying.

Saran dan komentar negatif yang disampaikan dengan kata-kata kasar justru mengakibatkan perasaan down bagi pemilik akun.

Hal seperti ini juga  bisa mengundang orang lain untuk melakukan hal yang sama meskipun tidak mengetahui akar permasalahannya.

comment yang buruk

Ini contoh campaign Sribu untuk promosi sebuah ebook di LinkedIn, namun masih ada comment yang ingin menjelek-jelekan Sribu tanpa tujuan yang jelas…

….mirisnya, ada yang nge-Like lagi.

 

– Penipuan dan pencemaran nama baik

Kebebasan untuk membuat akun media sosial membuka celah bagi para pelaku kejahatan.

Ada banyak sekali akun palsu yang tersedia di media sosial.

Sayangnya sebagian besar dari akun palsu banyak digunakan untuk hal-hal negatif.

Salah satunya adalah dengan mengaku sebagai akun resmi seseorang, kemudian mereka mulai melakukan pencemaran nama baik.

 

– Membuang waktu

Poling yang dilakukan oleh Globalwebindex menunjukan bahwa pengguna Internet menggunakan 28% waktu online-nya untuk membuka media sosial.

Daily-time-spent-on-social-networks-rises-to-1.72-hoursVia Globalwebindex

Selain itu Forbes melaporkan bahwa 89% karyawan menghabiskan waktu kerjanya hanya untuk membaca status dan informasi terbaru yang dibagikan di media sosial.

Dari situ bisa disimpulkan jika orang justru lebih banyak membuang waktunya secara sia-sia hanya untuk membuka media sosial.

 

– Menjadi bumerang

Menjadi bahan candaan di antara teman mungkin tidak terlalu bermasalah.

Tapi jika bisnis Anda melakukan hal konyol dan kemudian tersebar melalui media sosial, maka bisnis Anda akan menjadi bahan candaan untuk orang di seluruh dunia.

Ketika Anda melakukan kesalahan dalam Digital Marketing menggunakan media sosial, maka dampaknya akan sangat merugikan diri Anda dan bisnis Anda.

 

Do’s and Dont’s Pada Social Media Marketing

Untuk memaksimalkan manfaat media sosial bagi suatu bisnis maka ada beberapa pedoman pemasaran yang wajib diketahui.

Sayangnya banyak pemilik bisnis online yang tidak mematuhi aturan dan strategi media sosial, sehingga mereka tidak merasakan manfaat media sosial yang sesungguhnya.

Sebenarnya jika Anda mengelola media sosial dengan baik, maka pemasaran melalui media sosial akan berjalan lancar.

Beberapa do’s and dont’s dalam melakukan Digital marketing berikut bisa membantu Anda:

 

Do’s

  • Menentukan tujuan atau target yang ingin Anda capai melalui media sosial.
  • Membangun network yang kuat agar lebih mudah ketika memperluas jangkauan bisnis.
  • Konsistensi suatu media sosial sangat dibutuhkan untuk membangun image. Bahkan brand suatu perusahaan bisa tergambar melalui akun media sosial.
  • Menjadi pendengar yang baik terhadap kritik, saran, dan juga komplain dari para customer.
  • Membuat konten yang menarik dan menerapkan desain grafis yang luar biasa untuk media sosial.
  • Bersosialisasi dengan customer melalui fitur chat atau komentar.
  • Melakukan komunikasi secara rutin demi meningkatkan engagement.
Digital MarketingVia Steelmethod

Dont’s

  • Membangun network secara cepat dan terburu-buru.
  • Hanya menggunakan satu platform media sosial.
  • Spamming dengan mengupdate konten secara berlebihan.
  • Terlalu menunjukan kepada customer bahwa Anda sedang melakukan hardselling.
  • Tidak berterimakasih kepada kepada mereka yang sudah mempromosikan bisnis Anda.
Digital MarketingVia Steelmethod

Sekarang Anda sudah mengerti bahwa manfaat media sosial sangat banyak sekali, terutama bagi pemilik bisnis online.

Tapi selain bermanfaat, media sosial juga bisa merugikan dalam penggunaan Digital Marketing apabila dikelola dengan cara yang salah. Bahkan bisa menjadi bumerang bagi bisnis Anda.

Oleh karena itu sebelum melakukan pemasaran melalui media sosial, para pemilik bisnis harus memahami terlebih dahulu cara pemasaran online dan juga seluk beluk Digital Marketing secara mendalam.

Selamat menerapkannya!

Menentukan Jenis Media Sosial yang Tepat untuk Bisnis Anda

Banyaknya social media yang dapat menunjang sebuah bisnis memang membuat para pebisnis bingung menggunakan yang mana. Ketahui apa saja jenis social media pada bab ini.

Didalam artikel ini, kita akan bahas tentang bagaimana menentukan jenis media sosial, peran yang tepat untuk bisnis Anda.

Sebelumnya saya sudah membahas mengapa media sosial telah berkembang menjadi sarana pemasaran bisnis yang paling efektif.

Meskipun begitu, kesalahan memilih jenis social media justru akan menambah pekerjaan dan menurunkan produktivitas.

Pasti sering muncul pertanyaan…

“Apakah bisnis saya membutuhkan profil Instagram?”

“Apakah saya hanya membutuhkan salah satu di antara Facebook atau Twitter saja?”

Ketika Anda harus memilih salah satu dari sekian banyak jenis social media, pilihlah yang sesuai dengan target customer dan buat jenis konten yang sesuai dengan tujuan bisnis Anda.

Sebelum menentukan jenis media sosial yang sesuai dengan tujuan bisnis, ketahui dulu ..

Perbandingan Jenis Media Sosial Berdasarkan Jumlah Pengguna Aktif

digital

Via We Are Social

Berdasarkan laporan Digital 2016 yang dibuat oleh We Are Social, berikut ini adalah urutan media sosial yang paling aktif di Indonesia.

  1. Facebook
  2. Google+
  3. Twitter
  4. Instagram
  5. Pinterest

Dari melihat data di atas, apakah bisa disimpulkan kalau Facebook menjadi media sosial terbaik?

Belum tentu….

…semua tergantung peran dari social media yang ingin Anda gunakan.

Sekarang lihat gambar di bawah ini. Anda akan mengetahui dengan jelas peran dari masing-masing media sosial!

Social infographic

Via Leveragenewagemedia

Facebook boleh saja menjadi media sosial terbaik dengan jumlah pengguna aktif terbanyak, namun peran media sosial lainnya juga penting bagi bisnis Anda.

 

Berikut saya jelaskan satu per satu:

1. Facebook

Facebook adalah salah satu jenis social media yang paling powerful. Selain memiliki lebih dari satu milyar pengguna, Anda juga bisa mengupload konten berupa teks, gambar, video dan link.

Bayangkan hanya dalam waktu 20 menit, pengguna media sosial Facebook mampu membagikan 1 juta link!

Selain itu, Anda bisa membuat Facebook fan page secara mudah untuk marketing bisnis Anda!

Peran Facebook tidak hanya sebagai media marketing saja, tetapi juga sebagai sarana bagi Anda untuk berkomunikasi dengan customer.

Melalui Facebook mereka bisa mengetahui bisnis Anda lebih detail.

Oleh karena itu, hampir semua jenis usaha memerlukan akun Facebook karena social media ini memberikan tempat untuk Anda berkomunikasi secara jelas kepada pembaca.

Komunikasi tersebut dapat berupa gambar, link, informasi teks, video, dan lain-lain.

Apabila Anda memiliki Facebook page, Anda juga beriklan untuk mempromosikan konten Anda kepada jenis pembaca yang tepat.

2. Twitter

Berbeda dengan Facebook, jenis media sosial yang satu ini berbasis micro blogging dengan konten yang terbatas, hanya 140 karakter.

Bagi sebuah bisnis, peranan media sosial Twitter lebih cocok digunakan untuk membagikan informasi terkini, update, pertanyaan, polling dan opini kepada customer.

Twitter adalah cara bagi Anda untuk terhubung dengan customer secara cepat.

Jadi apabila misalnya usaha Anda berupa platform berita yang ingin membagikan informasi secara cepat kepada pembaca, Twitter bisa menjadi social media yang tepat.

3. Instagram

Jika bisnis Anda memerlukan social media yang banyak menggunakan konten gambar dan video, maka Instagram adalah jenis social media yang tepat.

Selain untuk menunjukan kegiatan bisnis dalam bentuk gambar dan video berdurasi hingga 60 detik, informasi lain pun bisa ditambahkan melalui caption dan #hashtag yang tersedia.

Instagram banyak sekali digunakan oleh online shop karena mereka dapat dengan mudah memajang barang dagangan mereka kepada jutaan pelanggan.

Jadi, apabila Anda merasa jenis bisnis Anda tidak bisa dipromosikan melalui gambar atau video, sebaiknya Anda jangan terlalu banyak membuang waktu menggunakan Instagram (walaupun tetap disarankan Anda memiliki akun-nya).

4. Google+

Jenis media sosial yang satu ini sangat cocok bagi Anda yang ingin memperoleh peringkat terbaik dalam mesin pencari Google.

Sebagai pemilik bisnis online, Anda pasti memiliki website yang harus menduduki posisi teratas.

Karena Google+ dan Google Search Engine adalah milik Google, maka sudah pasti website yang membagikan konten melalui Google+ akan lebih diutamakan.

Oleh karena itu sebaiknya gunakan Google+ sebagai penunjang SEO website bisnis.

Anda bisa menerapkan 10 langkah mudah membuat Google+ page untuk bisnis Anda.

5. Pinterest

Jika customer bisnis Anda didominasi oleh kaum wanita, maka Pinterest akan menjadi media sosial yang tepat!

Pinterest memungkinkan Anda untuk mengunggah konten berupa foto dan video ke dalam pinboard.

Peranan media sosial ini sangat cocok untuk strategi marketing yang mengutamakan visual image seperti wedding organizer, agen wisata, interior designfashion, dan makanan.

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui perbedaan dari beberapa jenis media sosial.

Jika disimpulkan ternyata peranan media sosial itu berbeda-beda. Ada yang fokus pada hal visual, teks, komunikasi, SEO dan lainnya.

social media gif

Via giphy

 

Tapi, Bagaimana Cara Menentukan Jenis Media Sosial yang Sesuai dengan Bisnis Anda?

Kalau Anda berpikir, “Saya sudah tahu nih kira-kira social media yang ingin digunakan itu apa, tapi bagaimana ya untuk mengetahui jenis pembaca setiap social media nya?”

Kami punya jawabannya.

Perhatikan dulu survei demografis pengguna media sosial yang dilakukan oleh Pewinternet.

Social-Network-Demographics

Via Bufferapp (data from Pewinternet)

Jangan bingung ya dengan data di atas ini…

…nilai tersebut menunjukan persentase perbedaan jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, pendapatan dan lokasi tempat tinggal secara spesifik.

Dalam tampilan sederhana, data itu akan menunjukan informasi seperti ini:

social-network-demographic-categories

Via Bufferapp (data from Pewinternet)

Dengan melihat demografi ini seharusnya para pemilik bisnis sudah bisa menentukan jenis media sosial mana yang sesuai dengan target customer mereka. Kuncinya kira-kira seperti ini:

  • Jika customer Anda wanita maka gunakan Facebook dan Pinterest
  • Jika customer Anda berjiwa muda maka gunakan Facebook, Twitter, dan Instagram
  • Jika customer Anda berpendidikan tinggi gunakan LinkedIn dan Pinterest
  • Jika customer Anda berpenghasilan tinggi gunakan Twitter, LinkedIn dan Pinterest

Namun jika melihat demografi saja tidak cukup, Jayson Demers membagi media sosial menjadi tujuh tipe yang berbeda, dengan masing-masing karakter yang serupa. Cara ini mungkin akan membantu Anda untuk menentukan peran media sosial yang akan digunakan.

  1. Berbasis campuran : Twitter dan Facebook
  2. Berbasis gambar : Pinterest, Instagram dan Tumblr
  3. Berbasis video : YouTube, Vimeo, Vine
  4. Berbasis bisnis : LinkedIn
  5. Berbasis SEO : Google+
  6. Berbasis lokasi : Foursquare, Yelp
  7. Berbasis niche : Reddit

Icons-by-Dovel

Via Bufferapp

Di sisi lain, ada baiknya bagi pemilik bisnis untuk menjawab tiga pertanyaan berikut sebelum menentukan jenis media sosial yang akan digunakan.

– Apakah Anda benar-benar membutuhkannya?

Jika Anda tidak mengerti detail tentang social media marketing, tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus berbagai jenis media sosial, atau masih tetap ragu setelah melakukan berbagai penelitian tentang ini maka Anda belum benar-benar membutuhkannya.

 

– Apakah konten bisnis Anda memenuhi standar?

Anda sebaiknya yakin memiliki konten yang layak untuk dibagikan melalui media sosial.

Walaupun Anda sudah mempelajari 7 jenis media sosial di atas, yakin memilih yang mana, dan untuk jenis pembaca seperti apa, konten yang Anda bagikan akan sia-sia apabila tidak bermutu.

 

– Apakah jumlah potential customer akan bertambah?

Apabila Anda merasa social media tidak bisa menambah jumlah pelanggan secara efektif, sebaiknya Anda berpikir dua kali.

Menggunakan social media bisa menghabiskan waktu Anda yang bisa digunakan untuk melakukan sesuatu yang lebih penting.

Jadi apabila Anda menekuni jenis bisnis yang cocoknya dipasarkan secara offline atau tradisional, jangan sia-siakan waktu Anda untuk hanya fokus di social media (bukan berarti tidak usah memilikinya, social media bisa membantu Anda, ya… hanya jangan membuang terlalu banyak waktu).

Membuat Konten yang Menarik Untuk Setiap Jenis Media Sosial

Ketika berhasil memilih jenis media sosial yang tepat, maka saatnya bagi Anda untuk membuat konten yang menarik untuk akun media sosial Anda.

Kesuksesan dalam social media marketing ditentukan oleh:

  1. Kualitas konten
  2. Pemilihan waktu posting, dan
  3. Frekuensi posting.

Namun pada tulisan ini kita hanya akan membahas kualitas konten dulu.

Seperti yang kita ketahui, konten yang menarik bisa menjadi ‘magnet’ bagi customer untuk mengetahui lebih detail tentang bisnis Anda.

Dari konten yang berkualitas itu, Anda bisa mendapatkan peningkatan jumlah customer.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Twitter, jenis tweet seperti berikut ini akan mendapatkan jumlah retweet yang lebih banyak :

Foto mendapatkan +35% retweet
Video mendapatkan +28% retweet
Quote mendapatkan +19% retweet
Data berupa angka mendapatkan +17% retweet
Hashtag mendapatkan +16% retweet

 

Ada 5 jenis konten yang paling banyak mendapatkan share ke media sosial, yaitu:

1. List post

Jenis post ini memberikan daftar poin (dapat berupa gambar, tulisan, atau link) yang membahas mengenai sebuah topik atau tema tertentu.

Misalnya blog Sribu mengeluarkan artikel berjudul “13 Plugin SEO Terbaik untuk WordPress Blog dan Website 2016

list post example

2. How-to article

Apabila post Anda memberikan penjelasan cara melakukan sesuatu secara detail dari awal sampai akhir, itulah yang disebut ‘How-To Article’.

Contohnya, blog Sribu mengeluarkan artikel berjudul “Bagaimana Cara Membuat Blog Bisnis Online? Ikuti 7 Langkah Praktis Ini

how to post example

3. What-post

Jenis post ini memberikan penjelasan atau penjabaran tentang sebuah topik (biasanya yang sedang banyak dibicarakan oleh publik).

Contohnya, blog Sribu yang mengeluarkan artikel “Social Media Marketing: Manfaat Media Sosial Untuk Pemasaran Bisnis Anda”.

what post example

4. Why-post

Jika Anda memiliki sebuah argumen tentang suatu topik, menjelaskan mengapa menurut Anda sesuatu itu benar atau salah, atau menjelaskan mengapa suatu hal bisa terjadi, itulah yang disebut ‘Why-Post’.

Contohnya, blog Sribu yang mengeluarkan artikel “Mengapa Brand Identity Sebuah Perusahaan Sangatlah Penting”.

why post example

5. Video

Secara sederhana, ini adalah jenis post yang berupa video (bisa jadi video lucu, kontroversial, atau menjelaskan sesuatu secara baik dan jelas).

Maka jika diperhatikan, jenis konten yang paling baik untuk Anda gunakan adalah konten berupa foto dengan link mengarah ke artikel berisi list.

Contohnya, website Social Media Examiner yang mengeluarkan artikel “How to Create Social Videos With Your Smartphone”.

video post example

Apakah Bisnis Anda Memerlukan Lebih dari Satu Akun Media Sosial?

Beberapa perusahaan bisnis berskala besar, terutama yang memiliki bermacam-macam fokus bisnis mungkin memerlukan lebih dari satu jenis akun media sosial.

Divisi bisnis dengan target customer yang berbeda maka sebaiknya memiliki akun media sosial yang terpisah dengan akun bisnis utama.

Sebagai contoh yaitu THE WALT DISNEY COMPANY.

Jenis Media Sosial

Via Blogspot

Mereka memiliki bermacam produk seperti film, TV, video game, mainan, dan lainnya. Setiap divisi bisnis pada perusahaan Walt Disney memiliki target customer yang berbeda, mulai dari anak-anak hingga dewasa, sehingga akan menyulitkan sekali jika hanya memiliki satu akun media sosial saja.

Contoh lainya yaitu berhubungan dengan dunia customer service.

Pemilik bisnis harusnya memisahkan antara akun utama dan akun untuk membahas tentang customer care.

Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memiliki lebih dari satu akun dengan berbagai jenis media sosial, maka Anda harus menjawab beberapa pertanyaan ini terlebih dahulu:

  • Apakah Anda mencoba untuk men-target customer yang berbeda dengan akun utama?
  • Apakah akun baru Anda akan berbeda dengan akun utama?
  • Bagaimana cara Anda mempromosikan akun baru?
  • Apakah Anda memiliki karyawan yang memadai untuk mengelola akun baru?
  • Bagaimana cara tim media sosial Anda mengurus beberapa akun?
  • Bagaimana cara Anda mengurus semua akun dalam waktu bersamaan?
  • Berapa lama Anda akan menggunakan akun baru ini?

Jika Anda tidak mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, maka Anda belum membutuhkan lebih dari satu akun media sosial.

Selain itu, multiple account dalam media sosial juga bisa memberikan kelebihan dan kekurangan:

Kelebihannya yaitu…

  • Anda bisa men-target customer yang berbeda dengan dengan akun utama
  • Anda tidak perlu memaksa pengguna media sosial pada satu akun utama untuk melihat apa yang tidak mereka butuhkan

Kekurangannya yaitu…

  • Membutuhkan lebih banyak waktu, tenaga, dan karyawan baru untuk mengurus akun baru. Hal ini justru bisa menjadi penghambat bagi pemilik bisnis kecil
  • Terlalu banyak akun media sosial akan membuat customer menjadi bingung, terutama jika mereka tidak benar-benar mengetahui bisnis Anda

Jadi intinya, memiliki lebih dari satu akun media sosial bertujuan untuk memudahkan strategi bisnis, tapi hanya akan bermanfaat bagi beberapa jenis bisnis tertentu.

Selamat menerapkannya!

Menjalankan Marketing Untuk Bisnis Anda Di Social Media Secara Efektif

Facebook telah menjadi media pemasaran online yang efektif karena jumlah dan jenis pasar yang beragam. Bab ini membahas panduan lengkap cara promosi di Facebook.

Pada artikel ini, kita akan membahas tentang pemasaran melalui Facebook Marketing.

Sekarang ini sudah banyak perusahaan yang merasakan manfaat dari social media sebagai penunjang kegiatan bisnis.

Selain karena pertimbangan biaya yang lebih murah, jenis-jenis social media juga sangat beragam sehingga bisa disesuaikan dengan target pasar yang Anda butuhkan.

Salah satu social media tersebut adalah Facebook, yang bisa menjadi kunci kesuksesan dalam melakukan strategi pemasaran.

Bahkan beberapa perusahaan mengaku bahwa cara promosi di Facebook jauh lebih efektif dibandingkan melalui website perusahaan sendiri karena…

Facebook memiliki populasi lebih lebih besar dibanding Cina!

Selain itu, cara bisnis online di Facebook juga dianggap mampu menghasilkan keuntungan yang terbilang lumayan. Apa alasannya?

Karena Facebook dapat mengenali dan mengklasifikasi jenis audience secara spesifik.

Jadi apabila Anda memasarkan sebuah produk kepada pasar yang tepat, Anda bisa mendapatkan jutaan pelanggan dengan biaya pemasaran yang terjangkau.

Untuk Anda para pemilik bisnis, Facebook Marketing harus masuk dalam strategi pemasaran Anda!

Namun, sebelum membahas cara bisnis online di Facebook, ketahui dulu beberapa hal yang boleh (Do’s) dan tidak boleh dilakukan (Don’ts) dalam menjalankan Facebook marketing.

Do’s Dalam Facebook Marketing

1. Menggunakan foto profil yang mudah dikenali

Foto profil akan muncul pada bagian atas halaman profil Facebook, serta akan menjadi thumbnail pada postingan dan juga komentar.

Biasanya yang pertama kali dilihat oleh pengunjung adalah foto profil, oleh karena itu gunakan foto profil yang menggambarkan tentang bisnis Anda sehingga mudah untuk dikenali.

2. Keselarasan antara cover photo, pinned post dan profile CTA (Call to Action) untuk kegiatan promosi bisnis

Dalam social media, ada tiga hal yang paling mudah untuk dilihat oleh pengunjung saat masuk ke halaman profil, yaitu cover photo, pinned post dan profile CTA.

Sebagai contoh adalah akun Facebook milik Sribu.com.

Sribu Facebook
Pada halaman profil tersebut, Sribu menggunakan cover photo yang menggambarkan beberapa jasa desain grafis yang ditawarkan oleh freelancer, pinned post yang memudahkan client untuk mencari pekerja freelance dan beberapa fitur call to action Facebook yang bisa menambah jumlah customer bisnis.

3. Menentukan target untuk organic post

Facebook mempunyai banyak tools yang bisa Anda gunakan untuk menentukan target pasar.

Tidak hanya postingan berbayar saja yang bisa Anda targetkan, organic post pun bisa Anda targetkan berdasarkan umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dll.

Kalau Anda bisa menargetkannya secara spesifik, maka engagement yang dihasilkan akan lebih baik.

4. Menggunakan tracking URL dan Facebook Insights untuk menganalisis performa halaman

Bagaimana mungkin Facebook marketing yang Anda lakukan menjadi efektif jika Anda tidak mengetahui performa dari tiap-tiap konten yang sudah dipost?

Dengan menggunakan tracking URL dan Facebook Insights maka Anda dapat memperoleh beberapa data metrik yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas konten.

5. Post pada waktu yang tepat

Tidak ada patokan yang pasti mengenai waktu yang tepat untuk mengunggah post pada social media…
… karena setiap social media memiliki waktu posting dan target pengunjung yang berbeda.

Namun berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Hubspot, berikut adalah waktu yang tepat untuk mengunggah post pada Facebook.

facebook post timing

Via Hubspot

6. Menggunakan paid budget demi kesuksesan organic post

Jika Anda mengetahui jenis postingan yang paling popular berdasarkan data metrik, maka Anda dapat memperoleh Return on Investment (ROI) yang lebih baik.

Mengiklankan postingan terbaik Anda melalui fitur berbayar justru akan menguntungkan Anda.

Meskipun memerlukan budget ekstra, membuat iklan telah menjadi salah satu cara efektif untuk mendapatkan uang dari Facebook karena hasil dari iklan berbayar mampu meningkatkan penjualan bisnis Anda secara drastis.

 

Don’ts dalam Facebook Marketing

1. Membiarkan bagian “About” kosong

Ketika orang-orang membuka halaman profil Facebook Anda, maka dengan otomatis mereka akan bertanya, “Ini sebenarnya halaman Facebook siapa sih?”

Dan langsung membuka bagian “About” dari Facebook Anda.

Oleh karena itu pastikan informasi singkat tentang bisnis Anda tertulis pada bagian ini sehingga mereka bisa mengenali Anda secara mudah, atau bahkan tertarik dengan apa yang Anda tawarkan.

2. Menggunakan akun dummy

Apapun alasannya, akun dummy menyalahi terms and conditions pengguna Facebook.

Untuk menghindari akun dummy maka Anda bisa memanfaatkan fitur page roles yang telah disediakan oleh Facebook.

Facebook membaginya menjadi 5 kategori, yaitu

  • Admin
  • Editor
  • Moderator
  • Advertiser, dan
  • Analyst

Dengan kewenangan yang berbeda-beda. Seperti misalnya, advertiser yang hanya bisa membuat iklan, melihat insight, dan mengetahui siapa saja yang memposting pada halaman Facebook tersebut.

facebook rolesVia Facebook

3. Terlalu sering update post

Semakin banyak postingan yang diunggah pada halaman Facebook tidak akan menjamin strategi bisnis Anda akan berhasil.

Alih-alih ingin mendapatkan keuntungan, cara promosi di facebook yang berlebihan justru akan dianggap sebagai spammer.

Jangan membanjiri akun konsumen Anda dengan postingan yang terlalu banyak, lebih baik mengurangi jumlahnya, tetapi terus meningkatkan kualitas konten yang diunggah.

4. Mengabaikan multimedia post

Otak manusia akan lebih mudah menyerap informasi dalam bentuk gambar. Oleh karena itu content visual bisa menjadi salah satu faktor kesuksesan dalam Facebook Marketing.

Fakta menunjukkan bahwa foto pada halaman Facebook akan menambah jumlah likes hingga 53% dan jumlah komentar hingga 104%.

faceboo multimedia post

Via Wishpond

5. Respon yang lambat

Salah satu manfaat social media adalah sebagai customer service.

Tidak jarang konsumen yang mengalami masalah dan ingin bertanya tentang suatu hal akan menyampaikannya melalui Facebook.

Biasanya mereka menginginkan respon yang sangat cepat dari pemilik bisnis.

Jika Anda menjawabnya dengan lambat maka mereka akan kesal, jadi luangkanlah waktu Anda untuk memantau komentar dan pesan-pesan yang dikirimkan pada halaman Facebook bisnis Anda.

6. Banyak berasumsi

Hal terakhir yang tidak boleh Anda lakukan adalah terlalu banyak asumsi mengenai strategi Facebook marketing yang akan Anda jalankan.

Jika tidak memiliki data yang kuat dan belum pernah mencobanya, maka jangan berasumsi bahwa hasilnya akan gagal atau berhasil.

Intinya, jangan takut untuk bereksperimen menjalankan campaign atau iklan di Facebook.

Setelah menemukan metode dan penggunaan yang tepat, Facebook marketing bisa menjadi strategi pemasaran yang sangat efektif untuk menjalankan bisnis atau mendapatkan uang secara online.

Facebook Pages VS Facebook Groups

Setelah Anda mengetahui hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam menjalankan Facebook marketing, kini saatnya membuat akun Facebook untuk bisnis Anda.

Anda bisa memilih Facebook pages atau Facebook groups.

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda terhadap bisnis Anda.

Facebook pages biasanya digunakan secara resmi oleh suatu organisasi, bisnis, artis atau brand untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang memang menyukai mereka.

Apa saja karakteristik dari Facebook Page?

  • Semua informasi bersifat publik, siapapun bisa mengaksesnya
  • Semua orang bisa menyukai Facebook pages apapun, dan akan mendapatkan news feed terbaru dari pages yang disukainya
  • Pemilik pages bisa mengatur halaman pages dan menggunggah post, kemudian akan tampil pada news feed orang-orang yang menyukainya

fb sribulancer

Beberapa cara mudah untuk membuat Facebook pages untuk bisnis bisa Anda dipelajari.

Sementara itu…

Facebook Group bisa menjadi tempat bagi orang-orang untuk saling berkomunikasi dalam membahas suatu hal. Anda sebaiknya memilih Facebook group apabila Anda ingin:

  • Privasi terjaga, karena hanya anggota group saja yang bisa mengakses semua konten
  • Menyaring orang yang masuk ke dalam komunitas Anda (Anda bisa menjadikan group Anda menjadi closed group)
  • Hanya anggota group saja yang akan mendapatkan notifikasi berupa chat, post, foto, video, dokumen, notes, dan event terbaru

fb mulai startup
Jika bisnis Anda membutuhkan keduanya maka tidak ada salahnya untuk membuat Facebook pages dan Facebook group untuk bisnis Anda.

Content Post Guideline

Dalam dunia online marketing, cara yang efektif untuk mendapatkan uang dari Facebook bisa ditentukan dengan konten yang Anda buat.

Perlu saya ingatkan bahwa konten yang menarik bisa meningkatkan engagement dan menambah jumlah customer!

Dengan begitu, Anda sebaiknya menentukan jenis konten yang diunggah ke halaman Facebook, karena tidak semua jenis konten memiliki efek yang baik dan menguntungkan.

Ada dua jenis konten berikut yang sangat cocok untuk di-post di Facebook:

content type facebook

Via Wishpond

1. Konten visual berupa foto dan video

Berdasarkan data di atas, postingan yang disertai dengan foto dan video mampu meningkatkan engagement hingga 180% lebih banyak dibandingkan postingan biasa.

2. Konten yang mengajak audiens untuk ikut serta

Konten berupa pertanyaan dan kuis fill-in-the-blank terbukti mampu meningkatkan engagement hingga 90% lebih banyak dibandingkan konten tulisan lainnya.

Dengan konten ini orang akan tertarik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Anda.

Selain itu konten berupa Call to Action dan share post dari para fans juga efektif untuk meningkatkan ketertarikan mereka.

Mengenali Facebook Insights

Seperti pada poin 4 Do’s yang saya bahas di atas, Anda bisa memanfaatkan internal tool yang disediakan oleh Facebook untuk menganalisis performa halaman, termasuk performa dari masing-masing post yang diunggah.

Caranya yaitu dengan memanfaatkan Facebook Insights.

Jika Anda mampu mengetahui cara menggunakan Facebook Insights, maka Anda bisa mengidentifikasi jenis konten seperti apa yang memiliki engagement paling efektif.

Berikut ini beberapa caranya…

#1: Basic Facebook Insight

Untuk mengetahui postingan mana yang mendapatkan paling banyak reach pada halaman Facebook, pilih Insights kemudian klik Reach.
Akan tampil beberapa spike yang menunjukkan postingan mana dengan reach paling tinggi.

Namun Anda jangan bergantung dengan informasi ini saja untuk mengetahui post mana yang terbaik

Facebook Insights Reach
Anda juga perlu mengetahui engagement rate dari post-post Anda.

Untuk itu, pilih Insights kemudian klik Post. Setelah itu ubah tampilannya berdasarkan Engagement Rate.

engagement facebook insight 1

engagement rate fb insight

engagement rate facebook insight

Dari data tersebut, Anda bisa menentukan post mana yang memiliki engagement paling tinggi dan jam posting yang paling efektif (kapan fans Anda online).

Dengan informasi seperti ini, Anda bisa melihat interest dari pembaca apa, seperti jenis post yang mereka suka dan cenderung untuk berinteraksi.

Anda juga bisa memilih untuk “Boost Post”  kepada artikel yang mengundang engagement yang cukup besar untuk meningkatkan jumlah audience Anda.

#2: Download Insight Data

Facebook Insight juga bisa Anda manfaatkan untuk menggali lebih dalam mengenai data metrik dari halaman Facebook bisnis Anda.

Anda bisa melakukan export data untuk mendapatkan berbagai informasi penting.
Caranya yaitu pilih Insights kemudian klik Export.

export insight data

Ada beberapa tipe data yang bisa Anda export seperti page data, post data, dan video data.

Anda juga bisa mengatur rentang waktu dari data yang ingin Anda export.

adss

TOOLS YANG DIGUNAKAN UNTUK FACEBOOK MARKETING

Selain menggunakan Facebook Insight, sebenarnya masih ada banyak sekali tools yang bisa digunakan untuk mendukung cara bisnis online dan promosi di Facebook yang sedang Anda jalankan.

Beberapa tools tersebut ada yang tersedia secara gratis dan ada pula yang berbayar, fiturnya pun bermacam-macam.

  • Buffer (free)
  • ShortStack (free)
  • Likealyzer (free)
  • Postplanner (free, full version 29$ per bulan)
  • Pagemodo (free, full version 3$ per bulan)

Sedangkan 3 tools berikut ini bisa Anda manfaatkan untuk memaksimalkan iklan Facebook :

  • AdRoll
  • Perfect Audience
  • Qwaya

Sangat memungkinkan sekali bagi Anda untuk menentukan strategi bisnis melalui Facebook Marketing secara mudah karena terdapat banyak sekali tools yang bisa digunakan, termasuk internal tools seperti Facebook Insights.

Contoh Strategi Facebook Marketing yang Sukses

Selain mempelajari cara bisnis online di Facebook, Anda juga harus menyusun strategi terbaik dalam menjalankan pemasaran melalui Facebook

Seperti yang kalian ketahui, Facebook memiliki jumlah pengguna terbanyak di antara platform media sosial lainnya.

Jadi apabila marketing campaign yang dilakukan di Facebook menjadi viral maka hasilnya akan sangat luar biasa.

Jika Anda penasaran dengan cara bisnis online di Facebook, berikut ini beberapa strategi pemasaran yang bisa Anda pelajari idenya

Ice Bucket Challenge

Pada tahun 2014, asosiasi penderita ALS membuat campaign ini melalui Facebook dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit ALS.

ALS ice bucket challenge

Via Giphy

Caranya yaitu dengan menantang orang lain untuk menyiram air dingin di atas kepala mereka, kemudian mereka diminta untuk menantang orang lain di sekitarnya.

Apabila orang lain yang ditantang tidak mau melakukannya maka harus menyumbang dana sebesar $100 untuk mereka yang menderita penyakit ALS.

Hasil dari Ice Bucket Challenge  ternyata di luar dugaan:

3,17 juta video berhasil diunggah, 159 negara turut berpartisipasi, 70 miliar view untuk semua video yang diunggah, dan 220 juta USD berhasil dikumpulkan.

Nike

nike logo

Nike telah menjadi salah satu merk yang paling terkenal di dunia.

Mereka memiliki budget marketing yang luar biasa untuk menjual produk-produk terbaru mereka.

Namun ketika melakukan pemasaran di Facebook, Nike tidak menekankan pembaca untuk membeli produk mereka.

Facebook page milik Nike mengandung paduan yang stabil antara produk baru, inovasi, dan video yang memicu semangat.

Facebook Marketing

Salah satu cara mereka untuk menonjol dari kompetitor adalah dengan menekankan hasil riset dan pengembangan yang ditunjukan dalam desain produk mereka.

Dengan ini, pembaca mengerti betul apa keunggulan dari setiap produk, dan mengapa mereka perlu membeli produk tersebut.

Facebook Marketing

Via HubSpot

Selain menekankan pemasaran konten di Facebook, Nike juga melakukan segmentasi pembaca dengan membedakan Facebook page untuk produk mereka masing-masing.

Dari olahraga basket, sepakbola, golf, sampai snowboarding, Nike memiliki Facebook page yang terpisah untuk setiap cabang olahraga agar pesan yang disampaikan tertuju ke pembaca yang tepat. 

Contoh di atas hanyalah dua Facebook marketing yang memiliki hasil efektif.

Masih banyak sekali strategi lainnya yang telah dilakukan oleh banyak pemilik bisnis di luar sana.

Sekarang giliran Anda untuk mendapatkan banyak uang melalui promosi bisnis online di Facebook!

Facebook Marketing

Selamat menerapkannya!

Menggunakan Social Media Marketing Untuk Pemasaran Bisnis Online Anda

Instagram telah menjadi tempat pemasaran dan jualan populer karena konten visual yang disajikan. Ketahui langkah-langkah dan strategi tepat Instagram Marketing!

Instagram marketing telah terbukti mampu membuat produk Anda dilihat oleh banyak orang, brand Anda menjadi terkenal, penjualan meningkat drastis, dan Anda pun mendapatkan banyak uang dari penjualan tersebut.

Apakah Anda ingin seperti itu?

Sebagai salah satu jenis media sosial yang menekankan konteks visual, Instagram bisa membantu Anda untuk mewujudkan kalimat di atas.

Alasannya adalah …

Pada tahun 2016, pengguna aktif Instagram telah mencapai 500 juta orang. Bahkan terdapat 95 juta foto atau video yang diunggah setiap harinya.

Instagram User Base

Via Enterpreneur

Akan tetapi banyak orang menganggap bisnis online Instagram hanya cocok untuk jenis bisnis tertentu, seperti misalnya pakaian dan makanan.

 

Padahal jika Anda mengetahui cara iklan di instagram dengan benar,

maka Instagram bisa digunakan untuk menunjang kegiatan pemasaran bisnis apapun.

 

Cara Pasang Iklan di Instagram

Oke, sebelum masuk ke dalam tahap selanjutnya (tahap instagram marketing untuk mempromosikan produk bisnis), sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu bagaimana cara membuat akun instagram bisa digunakan untuk promosi.

Langkah-langkah beriklan di Instagram:

  • Membuat akun Facebook Business Manager

Hal pertama yang perlu Anda persiapkan adalah akun FB Business Manager, karena Instagram secara tidak langsung berasosiasi dengan Facebook. Membuat akun FB Business Manager dapat Anda lakukan pada link ini: Facebook Business. Mudah kok cara buatnya, kalau belum silakan cari tahu terlebih dahulu bagaimana cara membuat akun FB Business Manager untuk beriklan di Facebook.

Wajib buat!

Tanpa akun ini Anda tidak akan bisa beriklan di Instagram.

 

  • Klaim akun Instagram untuk digunakan sebagai tempat beriklan

Sudah selesai bikin akun FB Business Manager?

Langkah selanjutnya pada tahap cara iklan di Instagram adalah melakukan klaim.

Masuklah ke dalam menu pengaturan, kemudian pilih menu Instagram yang ditampilkan di sisi kiri. Lalu, masukkan akun Instagram Anda.

Pada tahap inilah, Anda baru bisa beriklan di Instagram dan mulai belajar Instagram marketing yang baik agar promosi bisnis tepat sasaran dan menghasilkan uang.

 

Memulai Instagram Marketing

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara beriklan di Instagram, ketahui dulu beberapa hal dasar yang perlu Anda perhatikan.

Instagram Component

1. Nama akun Instagram

Ketika membuat akun Instagram baru untuk bisnis online, pilih nama akun yang sesuai dengan bisnis Anda. Akan lebih baik jika brand Anda dijadikan sebagai nama akun.

Contoh nama akun:

  • Sesuai dengan bisnis: Alat Renang dan Menyelam (@alatrenangdanmenyelam)
  • Nama Brand: Selam Jaya (@selamjaya)

Tidak masalah meskipun Anda ingin menggunakan nama brand sebagai nama akun. Karena, yang akan Anda lakukan adalah beriklan di Instagram, sehingga orang-orang bisa mengenal lebih mudah tentang bisnis apa yang Anda jalankan melalui iklan yang dipromosikan di Instagram Marketing.

 

2. Deskripsi Bio

Beberapa informasi penting mengenai bisnis Anda bisa ditambahkan ke dalam bio seperti:

  • Deskripsi singkat,
  • Kontak, dan
  • Call-To-Action (CTA) menuju website bisnis.

Banyak yang bilang, di dalam deskripsi akun bisnis Instagram akan lebih bagus lagi kalau pakai hashtag.

Nyatanya, tidak begitu. Justru akun bisnis yang menggunakan hashtag terlalu banyak di dalam deskripsi akan lebih terlihat seperti spam dan tidak berguna.

Maksimalkan saja untuk fokus pada 3 hal di atas.

 

3. Foto profil

Foto yang simple akan memudahkan pengguna lain untuk mengenali siapa Anda. Sebaiknya gunakan logo bisnis atau gambar apapun yang berhubungan dengan bisnis.

Pastikan juga bahwa foto yang digunakan memiliki rasio 1:1 dengan ukuran 150 x 150 pixel.

 

4. Konten foto dan video

Ini adalah bagian paling penting dari kegiatan Instagram marketing. Dengan banyaknya akun yang difollow seseorang, akan sulit bagi Anda untuk mencuri perhatian pembaca tanpa konten yang menarik.

Anda harus menampilkan dan menceritakan bisnis Anda dalam bentuk foto dan video yang unik.

 

5. Caption

Ternyata caption yang Anda tulis bisa memiliki pengaruh yang berbeda jika audience-nya berbeda.

Anda bisa bereksperimen dengan menulis berbagai jenis caption dan kemudian melihat hasilnya melalui tools tertentu (akan kami berikan nanti).

 

6. Hashtag

Hashtag akan membantu Anda untuk mengelompokkan foto dan video dalam kategori tertentu.

Hal ini juga akan memudahkan pengguna lain untuk menemukan bisnis Anda. Jadi manfaatkan hashtag sebaik mungkin.

Setelah mengetahui beberapa hal dasar dari Instagram, mungkin sekarang muncul pertanyaan apa hubungannya Instagram dan bisnis?

Bagaimana cara beriklan di Instagram?

Bagaimana caranya menggunakan foto dan video untuk menambah jumlah customer?

Tips Menggunakan Instagram untuk Kegiatan Marketing

Pada dasarnya Instagram akan membawa bisnis Anda ke dalam platform aplikasi berbasis online dan menampilkannya dalam bentuk foto dan video yang menarik perhatian calon potential customer.

Jika Anda mengetahui cara beriklan di Instagram dan mampu memanfaatkan fitur-fitur yang telah disediakan oleh Instagram seperti post, caption, hashtag, follower, bio dan lainnya, maka Anda akan menemukan ribuan customer baru pada bisnis Anda.

Pelajari dan perhatikan tahapan Instagram Marketing serta beberapa tips beriklan di Instagram berikut agar bisa berjalan suskes :

1. Membangun komunitas melalui hashtag

Fungsi hashtag pada Instagram hampir sama dengan Twitter dan Pinterest, yaitu untuk menjangkau pengguna secara lebih luas.

Dengan menambahkan hashtag maka foto dan video yang diunggah memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk dilihat oleh orang lain.

Selain itu Anda juga bisa membentuk suatu komunitas melalui hashtag, yang kemudian bisa Anda gunakan untuk campaign Instagram ataupun keperluan lainnya.

Sebagai contoh adalah hashtag #appytraveling yang digunakan oleh Traveloka agar para pengguna Instagram dapat membagikan kisah travelling mereka.

appytravelling
Via Instagram

2. Bekerjasama dengan pihak luar

Anda pasti pernah melihat beberapa akun Instagram suatu brand sedang mempromosikan akun brand lainnya.

Hal ini tentu saja bertujuan untuk meningkatkan jumlah follower mereka masing-masing.

Jika akun Anda dipromosikan oleh pihak lain, maka bisa jadi follower mereka yang belum mengikuti Anda akan tertarik membuka akun Anda. Tapi pastikan bahwa pihak tersebut memiliki kemiripan atau fokus bisnis yang sama dengan Anda.

Ini tentu memerlukan koneksi yang besar, Anda harus membayar beberapa akun milik orang lain (buzzer) untuk promosi di Instagram tentang bisnis Anda.

3. Relevansi antara trend, follower, dan bisnis

Sebagai pemilik bisnis, Anda akan berpikir tentang post seperti apa yang akan disenangi oleh orang lain. Namun perlu diperhatikan juga trend yang sedang populer di lingkungan masyarakat.

Jika sudah mengetahui kedua hal tersebut maka carilah relevansi keduanya dengan bisnis online Instagram Anda, kemudian tampilkan dalam bentuk foto atau video.

4. Mengunggah post terbaru secukupnya

Memperbaharui post setiap jam sekali pada akun Twitter akan terlihat wajar. Sama halnya dengan mengunggah ratusan foto di Facebook pada waktu bersamaan, karena foto yang ditampilkan di halaman beranda akan menjadi satu album.

Namun jangan melakukan hal seperti itu dengan Instagram.

Jika Anda terlalu sering mengunggah foto atau video, maka akun follower Anda akan menjadi penuh. Hal ini akan membuat mereka kesal dan akhrinya memutuskan untuk unfollow akun Anda!

Gunakan fitur Carousel untuk beriklan di Instagram untuk memasukkan lebih dari satu foto di dalam 1 iklan.

5. Cari sesuatu yang bisa ditampilkan dari bisnis Anda

Ada banyak pemilik bisnis yang masih berpikir bahwa Instagram hanya digunakan oleh bisnis makanan dan pakaian saja.

Pada kenyataanya semua jenis bisnis bisa ditampilkan dalam bentuk foto atau video, namun cara menyampaikannya saja yang sedikit berbeda. Oleh sebab itulah, Saya ingin membagikan tips belajar Instagram marketing ini.

Misalnya Sribulancer yang menyediakan berbagai jasa freelancer bisa menampilkan situasi meeting di kantor, testimonial, atau tips-tips untuk para freelancer.

Sribulancer Instagram

6. Memanfaatkan semua tools yang ada

Sejak pertama kali dirilis, Instagram selalu menambah berbagai macam fitur baru untuk memudahkan penggunanya.

Anda bisa melakukan berbagai macam hal dengan Instagram seperti mengedit foto, mengunggah video, mengetahui performa atau kualitas dari setiap post, beriklan untuk bisnis dan masih banyak lagi.

Jika semuanya dimanfaatkan, maka Instagram marketing akan berjalan sebagaimana mestinya.

 

7. Mencari inspirasi dari akun lain

Berbicara tentang cara beriklan di Instagram dan cara dapat uang dari Instagram, Anda bisa mempelajari caranya dari beberapa akun Instagram yang kreatif.

Tapi jangan mencontek sepenuhnya, lakukan modifikasi!

Semakin banyak mencari inspirasi maka akan bermunculan ide-ide baru yang bisa Anda lakukan seperti jenis-jenis post yang menarik, cara menulis caption, menentukan hashtag dan mengadakan suatu campaign.

 

8. Berinteraksi dengan semua pengguna

Saya merasakan susahnya memiliki akun Instagram dari nol.

Sulit sekali untuk membuat orang sadar bahwa bisnis saya eksis di Instagram…

… oleh karena itu perlu dilakukan promosi di Instagram melalui interaksi dengan semua pengguna.

Anda bisa melakukannya dengan cara paling tradisional yaitu dengan menuju ke akun Instagram yang memiliki jenis usaha mirip dengan Anda (atau setidaknya yang memiliki followers yang menjadi target market Anda).

Di sana meninggalkan komentar atau direct message akun-akun yang menurut Anda akan tertarik dengan produk/servis yang Anda jual.

Sekarang Anda sudah mengetahui cara-cara dasar menggunakan Instagram untuk bisnis.

Tips di atas setidaknya akan membantu Anda untuk membantu akun bisnis Anda untuk mulai mendapatkan uang dari Instagram.

Jika sudah menerapkan tips tersebut namun tidak menghasilkan apapun, mungkin ada sesuatu yang salah dengan jadwal post yang diunggah.

 

Kapan Waktu yang Tepat Upload Post di Instagram? 

Karena Instagram dapat diakses melalui smartphone, maka pengguna dapat mengaksesnya kapanpun dan dimanapun.

Akan tetapi, algoritma terbaru yang diterapkan oleh Instagram tidak membuat post Anda muncul sebagai recent post pada akun milik orang lain.

Instagram mengurutkannya berdasarkan apa yang paling ingin dilihat oleh penggunanya. Jadi post Anda bisa muncul kapan saja, bergantung pada seberapa sering mereka mengakses atau berinteraksi dengan konten Anda.

Meskipun demikian …

Waktu yang paling tepat untuk mengunggah post Instagram adalah pada hari Senin hingga Kamis. Anda dapat mengunggahnya pada pukul berapapun kecuali pukul 3:00 hingga 4:00 sore (pm).

Instagram Post TimingVia Hubspot

Sedangkan untuk konten video memiliki performa yang baik meskipun diunggah setiap hari, terutama pada waktu malam sekitar pukul 9:00 malam hingga 8:00 pagi.

Inilah kenapa video menjadi salah satu alat Instagram marketing yang paling ampuh.

Beberapa pemilik bisnis bahkan memiliki waktu tertentu yang dianggap baik untuk mengunggah post Instagram, yaitu pada pukul 2:00 pagi, 5:00 sore, dan Rabu 7:00 malam.

Nah, apakah selama ini Anda sudah memperhatikan waktu yang tepat untuk mengunggah post pada Instagram?

Jika belum, sebaiknya Anda mulai melakukan ekperimen mengenai timing tersebut. Anda bisa melihat efektifitasnya berdasarkan jumlah komentar dan like.

Selain itu, hal yang perlu diperhatikan dalam cara beriklan di Instagram adalah mengenai cara penentuan hashtag.

Bagaimana Cara Menentukan Hashtag yang Benar?

Hashtag adalah salah satu bagian penting dalam cara beriklan di Instagram.

Jika akun bisnis Anda tidak memperhatikan hashtag pada setiap postingannya, maka sangat sulit sekali untuk menjangkau customer baru.

Infografik di bawah ini menjelaskan rata-rata engagement yang akan diperoleh dari penggunaan hashtag pada Instagram:

Instagram Engagement

Via Enterpreneur

Untuk menentukan hashtag yang benar, Jenn Herman memberikan 5 strategi hashtag yang sukses bagi pemilik bisnis:

  1. Hashtag yang relevan dengan keyword
  2. Jangan terlalu banyak hashtag
  3. Hashtag yang berhubungan dengan fokus bisnis
  4. Kombinasi antara hashtag popular dan khusus
  5. Membuat list hashtag

Kelima poin di atas akan sangat berguna bagi akun Instagram yang memang khusus untuk kegiatan bisnis.

Tagging foto atau video dengan #tagsforlikes atau #followforfollow tentunya tidak akan bagus bagi bisnis Anda.

Bahkan menggunakan terlalu banyak hashtag juga belum tentu hasilnya bagus, justru membuat brand Anda memiliki reputasi yang buruk.

Tools yang Memaksimalkan Instagram Marketing

Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pemilik bisnis online Instagram adalah sulitnya mengurus post, komentar, atau statistik dari aktivitas akun Anda.

Namun beberapa aplikasi berikut akan sedikit memaksimalkan Instagram marketing:

1. Crowdfire

Crowdfire akan memudahkan Anda dalam mengelola follower Instagram. Dengan aplikasi ini Anda bisa mengetahui siapa saja yang menjadi follower Anda.

Fitur utama Crowdfire:

  1. Non-followers – Mengetahui siapa saja yang tidak follow akun Anda
  2. Copy followers – Follow pengguna yang follow akun lain
  3. Fans – Melihat daftar follower yang belum Anda follow
  4. Who unfollowed me – Melihat siapa saja yang melakukan unfollow
  5. Who followed me – Mengetahui daftar follower terbaru

Alat ini sangat cocok bagi Anda yang ingin fokus belajar Instagram marketing untuk mempromosikan bisnis.

2. Social Insight

Social Insight menyediakan analisis secara mendalam untuk akun Instagram dan bisa juga digunakan untuk multiple akun.

Fitur utama Social Insight:

  1. Best Time To Post – Mengetahui waktu terbaik untuk mengunggah post
  2. Over 28 Analytical Data Points – Mengetahui data tentang peningkatan atau penurunan jumlah follower, engagement, filter dll.
  3. Link Multiple Accounts – Menghubungkan lebih dari satu akun untuk dianalisis

3. Later

Later memungkinkan penggunanya untuk melakukan jadwal post di waktu mendatang. Ketika mendekati waktu schedule, Anda akan mendapatkan notifikasi untuk mengunggah post.

Fitur utama Later:

  1. Plan & Schedule Posts – Jadwalkan post lengkap dengan captionnya
  2. Search & Repost – Mencari konten dari web dan kemudian mengunggahnya
  3. Add Team Members – Menambah anggota tim untuk mengurus akun Instagram

4. Repost

Seperti namanya, aplikasi ini memang dikhususkan untuk melakukan repost pada akun Instagram.
Fitur utama Repost:

  1. Bookmark Photos – Menandai foto yang nantinya ingin Anda repost
  2. Search – Mencari foto dan video berdasarkan hashtag
  3. One Tap Repost – Repost otomatis secara mudah

Nah, empat aplikasi penunjang Instagram marketing di atas akan mempermudah Anda atau tim Anda dalam memaksimalkan aktivitas di Instagram.

Dengan kombinasi penggunaan tools secara efektif dengan teknik yang tepat, akan terasa sekali manfaat dari Instagram marketing yang Anda jalankan.

Membuat Campaign atau Kontes di Instagram

Salah satu meningkatkan performa marketing dari Instagram adalah dengan membuat sebuah campaign atau kontes.

Namun menyusun strategi agar campaign tersebut berjalan sukses tidak bisa dibilang mudah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan.

Cara Beriklan di Instagram

Untuk memudahkan Anda dalam menjalankan campaign atau kontes di Instagram, lakukan beberapa hal berikut ini:

1. Merencanakan tujuan

Apakah Anda ingin membangun brand, menambah jumlah follower, atau memiliki tujuan lainnya yang ingin dicapai?

Dengan adanya tujuan yang telah direncanakan dengan jelas, maka Anda dapat menilai apakah campaign yang sedang dijalankan oleh bisnis online Instagram Anda sukses atau gagal pada akhirnya.

 

2. Menentukan alur atau metode

Meskipun kebanyakan campaign pada Instagram menyuruh pesertanya untuk mengunggah foto atau video pada akun mereka, Anda bisa membuat campaign dengan alur atau metode yang berbeda.

Namun pastikan bahwa pentunjuk yang Anda buat dimengerti oleh para peserta campaign atau contest.

 

3. Menentukan tema yang jelas

Karena Instagram berbasis foto dan video maka sebaiknya Anda menentukan tema konten yang harus diunggah.

Hal ini bertujuan agar para peserta mengetahui jenis foto atau video seperti apa yang harus mereka buat.

 

4. Memilih hashtag yang sempurna

Hashtag yang sempurna adalah kunci kesuksesan dalam sebuah campaign.

Anda tidak mungkin menggunakan hashtag yang sama atau yang pernah digunakan oleh orang lain, karena itu akan membuat Anda bingung ketika melakukan monitoring campaign dan juga menentukan pemenang.

Sebaiknya gunakan hashtag yang unik, sederhana dan sesuai dengan tema campaign.

 

5. Kriteria calon pemenang

Sebelum memulai campaign sebaiknya ditentukan terlebih dahulu kriteria calon pemenang campaign.

Apakah berdasarkan jumlah likes, keindahan foto, keunikan caption atau lainnya?

Kriteria ini juga sebaiknya diberitahukan kepada para peserta sehingga campaign yang Anda buat bisa dianggap adil.

 

6. Memilih hadiah yang menarik

Tidak bisa dipungkiri bahwa sesorang akan mengikuti sebuah perlombaan karena tertarik dengan hadiah yang diberikan.

Oleh karena itu pilihlah hadiah yang menarik namun tetap sesuai dengan budget Instagram marketing yang Anda miliki.

 

7. Menulis syarat dan ketentuan

Jangan lupa untuk menulis syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi oleh para peserta campaign pada bisnis online Instagram Anda.

Syarat dan ketentuan ini juga dapat melindungi Anda dari hal-hal yang tidak dinginkan seperti protes dari peserta, atau mereka yang tidak menerima kekalahan.

 

8. Melakukan promosi

Salah satu cara agar orang lain mengetahui bahwa Anda sedang mengadakan suatu campaign adalah dengan melakukan promosi.

Gunakanlah jasa buzzer (bisa seperti selebriti, model, atau teman Anda yang memiliki followers yang banyak atau influence yang besar di Instagram) untuk mempromosikan campaign yang sedang Anda buat.

 

9. Monitoring campaign

Anda perlu mengetahui efektifitas dari promosi yang Anda lakukan. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti campaign pada bisnis online Instagram Anda.

Selain itu monitoring juga bisa Anda lakukan dengan melihat konten-konten yang dikirim oleh para peserta.
Sekarang Anda sudah mengetahui bagaimana caranya mengadakan campaign di Instagram, terutama untuk menunjang kegiatan bisnis.

Dengan adanya campaign ini maka secara tidak langsung jumlah follower Anda akan bertambah dan engagement juga meningkat.

Bertambahnya jumlah followers tentu akan membantu Anda meningkatkan brand awareness dan penjualan bisnis Anda.

 

Beberapa Contoh Campaign di Instagram

Jika Anda masih ragu untuk mengadakan campaign di Instagram, coba perhatikan beberapa campaign atau contest pada Instagram yang telah dibuat oleh beberapa brand terkenal berikut ini:

1. Starbucks – #WhiteCupContest

Starbuck yang terkenal dengan minuman kopinya, menantang pelanggannya untuk mendesain ulang gelas plastik berwarna putih yang biasa digunakan oleh Starbucks.

Para peserta harus mendesain cup sekreatif mungkin dan kemudian mengunggahnya pada akun mereka dengan menambahkan #WhiteCupContest.

Desain cup yang dibuat oleh pemenang contest ini nantinya akan dijadikan sebagai reusable cup edisi terbatas yang akan dijual di kedai Starbucks.

Hanya dalam waktu tiga minggu, ternyata ada lebih dari dari 4.000 peserta telah mengikuti tantangan ini.

Cara Beriklan di InstagramVia Starbucks News

2. Applebee’s – #Fantographer

Applebee’s mengajak para pengguna Instagram untuk memotret makanan mereka dan kemudian mengunggahnya dengan hashtag #Applebees dan #Fantographer.

Ada beberapa syarat yang harus dilakukan oleh peserta dalam mengikuti campaign ini seperti misalnya harus menonton video dan mendaftar terlebih dahulu melalui website.

Foto yang diunggah oleh para peserta nantinya akan memiliki kesempatan untuk direpost oleh akun Instagram Applebee’s.

Selama campaign ini berlangsung, follower Applebee’s meningkat hingga 32% dan engagement meningkat hingga 25%.

Cara Beriklan di InstagramVia Business2Community

Sekarang Anda sudah mempelajari banyak hal mengenai cara beriklan di Instagram, kan?

Mulai dari hal dasar hingga membuat campaign atau contest di Instagram.

Pada kenyataannya, Instagram sebenarnya bisa digunakan oleh semua jenis bisnis tapi cara penyampaiannya saja yang berbeda.

Jika produk Anda tidak bisa ditampilkan dalam bentuk foto atau video, maka tampilkan sisi lainnya seperti proses produksi, orang-orang di belakang layar, sesuatu yang berhubungan dengan bisnis Anda, kata bijak (quotes), dan bahkan lainnya.

Selama proses promosi di Instagram dilakukan dengan benar, maka akun bisnis online Instagram Anda akan mampu meningkatkan penjualan produk secara maksimal!

Selamat menerapkannya!

Sukses Manfaatkan Social Media Marketing untuk Pemasaran Bisnis Anda

Dengan frekuensi informasi yang cepat, Twitter kini menjadi media pemasaran yang efektif dan up-to-date. Ikuti panduan cara menggunakan Twitter ini untuk bisnis online Anda!

Setelah mengetahui cara menggunakan Facebook dan Instagram marketing untuk pemasaran bisnis Anda, maka kali ini kita akan membahas Twitter marketing.

Twitter merupakan salah satu jenis media sosial yang berbasis micro blogging dengan konten yang terbatas, hanya 140 karakter.

Bagi sebuah bisnis, peranan media sosial Twitter lebih cocok digunakan untuk membagikan informasi seperti update terbaru, pertanyaan, polling, atau opini kepada pelanggan.

Tanpa harus memiliki akun Twitter, siapapun bisa mengakses berbagai informasi melalui Twitter, asalkan profile yang dikunjungi tidak bersifat private.

Jika dibandingkan dengan media sosial lainnya, Twitter juga memiliki jumlah pengguna aktif yang cukup banyak.

Berdasarkan infografik di atas, pengguna aktif Twitter telah mencapai 320 juta pengguna setiap bulannya di tahun 2016.

Banyak sekali bukan?

Jumlah tersebut tentu saja sangat menguntungkan bagi para pemilik bisnis. Terlebih jika mereka mengetahui cara menggunakan Twitter untuk pemasaran bisnis online mereka.

Sebelum membahas Twitter marketing lebih mendalam, ketahui dulu beberapa istilah penting yang biasa digunakan dalam media sosial ini :

  • Tweet: Status atau pesan teks dengan panjang maksimal 140 karakter
  • Retweet (RT): Re-sharing atau memberikan kredit kepada tweet seseorang
  • Feed: Kumpulan Tweet terbaru dari pengguna yang Anda follow
  • Mention (@): Cara untuk mereferensikan atau memanggil pengguna lain sesuai dengan username yang digunakannya (misal @sribu). Secara otomatis mereka yang Anda mention akan menerima notifikasi
  • Direct Message (DM): Berkomunikasi secara privat antara dua pengguna Twitter
  • Hashtag (#): Cara untuk mengangkat suatu topik agar menjadi wadah diskusi yang luas (misal #Americanidol dan #dietrendahgaram). Selain itu hashtag juga bisa menjadi discovery tool agar pengguna lain bisa menemukan tweet Anda, bahkan mereka yang bukan follower pun bisa melakukannya.

Istilah di atas hanyalah pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh siapapun yang ingin menjadi pengguna aktif Twitter.

Semakin sering membuka Twitter maka semakin banyak hal yang bisa Anda pelajari dan manfaatkan dari media sosial ini.

Bagaimana Cara Menggunakan Twitter untuk Social Media Marketing

Meskipun Anda adalah pengguna aktif Twitter, belum tentu Anda mengetahui tips menggunakan Twitter untuk marketing bisnis Anda, terutama cara promosi di Twitter yang efektif untuk menunjang kegiatan bisnis.

Simak tips dan rahasia Cara Menggunakan Twitter berikut ini:

1. Memperoleh retweet secara maksimal dengan menambahkan gambar di setiap tweet

Twitter merupakan salah satu jenis media sosial berbasis teks dengan panjang maksimal 140 karakter.

Tapi tahukah Anda bahwa pengguna Twitter bisa mengunggah hingga maksimal 4 gambar sekaligus dalam satu tweet?

Gambar tersebut akan menjadi semacam daya tarik atau click bait.

Berdasarkan hasil riset, penambahan gambar atau foto pada tweet yang diunggah akan meningkatkan peluang retweet hingga 78% lebih banyak.

social media traffic

Via Digitalinformationworld

2. Menambahkan tweet tertentu pada post atau halaman website bisnis Anda

Apabila Anda telah menulis sebuah tweet yang ingin Anda sampaikan ke audience yang besar dan engagement yang tinggi, Anda bisa “embed” tweet tersebut ke website Anda.

Setelah dipost, klik pada lambang (…) di bawah tweet Anda lalu pilih “Embed Tweet” seperti gambar di bawah ini
Advanced Search Twitter

Setelah itu Anda akan mendapatkan URL yang bisa di-copy-paste ke website Anda.

Embed Tweet URL
Dengan begini, pengunjung website Anda juga bisa melihat tweet Anda tanpa harus mengunjungi halaman Twitter.

Hebatnya lagi, mereka bisa reply, retweet, like, atau favorite tweet tersebut langsung dari website Anda.

3. Memanfaatkan fitur pencarian yang disediakan Twitter

Salah satu keunggulan dari fitur pencarian milik twitter adalah kemampuannya untuk mencari tweet sesuai dengan niche bisnis yang ingin Anda cari.

Misalnya Anda memiliki akun yang menyediakan jasa servis mobil.

Anda bisa search “mobil rusak” dan join percakapan yang aktif.

Hebatnya lagi, Anda bisa spesifikasi percakapan yang terjadi di suatu wilayah tertentu, misalnya di Indonesia saja dengan klik pilihan “Advanced Search”.

Twitter Adavanced Search

Anda juga bisa mencari tweets yang mengandung tanda tanya (?) sehingga Anda bisa berhubungan langsung dengan mereka yang berada di wilayah geografis yang Anda inginkan dan/atau menjawab pertanyaan mereka.

Ini adalah Cara Menggunakan Twitter yang bagus untuk menjalin hubungan dengan calon pelanggan Anda.

4. Membatasi penggunaan link agar tercipta komunikasi yang natural

Banyak pengguna Twitter yang melakukan spamming dengan menambahkan link pada setiap tweet yang diunggah. Alasannya?

Mereka berharap itu akan berubah meningkatkan traffic ke website mereka, dan berbuah menjadi profit.

Padahal penambahan link hanya akan mengurangi jumlah karakter dan informasi yang Anda sampaikan.

Ingat bahwa Twitter hanya membatasi hingga 140 karakter saja!

Lagi pula link tersebut belum tentu memiliki efek yang baik terhadap tingkat engagement.

Namun apabila Anda harus menyebarkan link, Anda bisa menggunakan bitly untuk mempersingkat link.

5. Menonaktifkan notifikasi email dari Twitter

Notifikasi email yang Anda terima tentu tidak akan mengganggu performa Twitter marketing yang sedang Anda jalankan.

Tapi setidaknya akan membantu Anda untuk mengurangi jumlah email yang masuk sehingga tidak ada lagi notifikasi email masuk yang akan mengganggu Anda. Jika terus ditumpuk maka jumlah email dari Twitter akan memenuhi kotak masuk email Anda.

6. Mengunggah tweet pada waktu yang tepat

Pengguna biasanya mengakses Twitter pada saat berada di kantor atau di rumah. Terkadang pula dilakukan saat bepergian atau pada saat senggang.

Dikutip dari Hubspot, waktu terbaik untuk mengunggah post Twitter yaitu pukul 12:00 siang – 3:00 sore (Senin hingga Kamis) dan 5:00 – 6:00 sore (Rabu).

social_times_ig_jn-01

Via Hubspot

7. Memberikan ruang bagi pengguna lain untuk retweet

Twitter membatasi jumlah karakter dalam setiap tweet yaitu hanya 140 karakter.

Apakah Anda akan menghabiskannya semuanya untuk menulis informasi? Tentu tidak!

Seperti yang Anda ketahui, retweet bisa menjadi cara terbaik untuk menyebarkan informasi.

Ketika seseorang ingin menyebarkan kembali tweet Anda, logikanya mereka akan memberikan komentar kecil atau tag teman mereka.

Oleh karena itu, sisakan sedikit ruangan agar tweet Anda tidak terpotong jika ada orang lain yang me-retweet.

Ini sangat penting apabila bagian terakhir dari tweet Anda adalah sebuah link.

8. Mengumpulkan data akun Twitter menggunakan tools

Berbeda dengan beberapa media sosial lainnya, Twitter menyediakan analytics tool secara gratis.

Tanpa perlu menggunakan aplikasi luar, Anda sudah bisa memperoleh berbagai data penting untuk keperluan Twitter marketing.

Anda cukup sign-in dan mengunjungi halaman analytics.twitter.com, kemudian Anda akan mendapatkan feedback informasi mengenai akun Anda selama satu bulan terakhir.

Beberapa cara di atas setidaknya akan membawa akun Twitter bisnis Anda selangkah lebih maju dibandingkan pebisnis lain yang sama sekali tidak mengetahui cara menggunakan Twitter.

Selain tips di atas, coba perhatikan beberapa hal lainnya yang berhubungan dengan Twitter marketing seperti hashtag, timing, jenis post, analytic tools, dan beberapa contoh perusahaan yang menggunakan Twitter.

Menggunakan Hashtag Twitter dengan Benar

Twitter mengkonfirmasi bahwa penggunaan hashtag mampu meningkatkan engagement dan performa tweet secara signifikan. Engagement tersebut dihitung berdasarkan jumlah clicks, retweets, favorites, dan replies.

how to use hashtag
Via BufferApp

Selain itu, salah satu cara menggunakan Twitter dengan penggunaan hashtag yang sedang banyak dibincangkan dan trending juga bisa menjadi salah satu cara promosi  karena tweet Anda akan dilihat oleh banyak orang.

Ketika suatu hashtag menjadi sangat populer dan trending, maka akan ada banyak pengguna yang mengaksesnya dan mereka akan mencari lebih banyak tweet yang relevan dengan hashtag tersebut.

Tapi bagaimana sih cara mencari hashtag yang populer dan trending untuk keperluan Twitter marketing?

Anda bisa menggunakan tools gratis yang banyak tersedia di internet…

… berikut ini adalah tools gratis yang bisa digunakan untuk mencari hashtag yang populer dan trending :

  1. Trendsmap
  2. Sprout Social
  3. RiteTag
  4. Tagdef
  5. Hashtagify.me

Karena hashtag dapat menunjang kegiatan Twitter marketing, maka saya sangat menganjurkan Anda menggunakan satu atau lebih dari tools di atas untuk meneliti, mencari dan memonitor hashtag yang sedang digunakan oleh brand Anda.

Konten dan Jenis Post yang Diminati Pengguna Twitter

Sama halnya dengan menulis blog, cara promosi di Twitter yang paling efektif adalah dengan memperhatikan konten.

Apabila setelah mencoba segala strategi pemasaran melalui Twitter, Anda masih belum puas dengan hasilnya…

… bisa jadi konten dan jenis post yang Anda post tidak menarik dan kurang diminati oleh followers Anda.

Jadi coba deh perhatikan beberapa strategi tweet berikut ini :

the-twitter-power-user-cheat-sheet-1

Via Follows

Ternyata apabila Anda benar-benar meminta followers Anda untuk “Retweet” atau “Download”, mereka akan cenderung melakukannya!

Lalu untuk menambah variasi jenis post, Anda bisa menambahkan beberapa gambar, hashtag atau link singkat pada tweet yang akan diunggah. Lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah:

the-twitter-power-user-cheat-sheet

the-twitter-power-user-cheat-sheet-2

Via Follows

Dari situ bisa kita buat asumsi bahwa tweet yang dilengkapi dengan link, hashtag, dan gambar akan memiliki performa yang lebih baik dalam hal engagement, jumlah retweet, click dan like.

Tools untuk Mempermudah Twitter Marketing

Selain tools khusus hashtag yang sudah saya bahas di atas, masih ada banyak sekali tools lainnya yang banyak digunakan oleh para digital marketer untuk mengelola akun Twitter bisnis mereka.

Karena banyaknya tools yang tersedia, tidak mudah untuk menentukan tools mana yang paling Anda butuhkan untuk keperluan Anda.

Oleh karena itu kami sediakan beberapa list tools yang bisa melengkapi strategi Twitter marketing bisnis Anda (klik pada logo untuk menuju ke halamannya):

Bitly

Seperti yang sudah saya singgung di atas, Bit.ly lebih dikenal sepagai penyedia jasa URL shortening secara gratis.

Karena panjang postingan Twitter sangat terbatas (hanya 140 karakter), maka URL shortening sangat membantu ketika Anda ingin membagikan link.

Anda juga bisa melihat status dan performa dari link bit.ly yang Anda bagikan melalui Tweetdeck, Twitterfeed atau Seesmic.

buffer logo

Anda bisa melakukan scheduling dengan menggunakan Buffer. Anda juga akan memperoleh data-data analisis yang bisa digunakan untuk mengetahui performa tweet dan menentukan tweet seperti apa yang paling banyak disukai oleh follower.

hootsuite

HootSuite bisa membantu Anda dalam hal Twitter management. Bahkan bisa juga digunakan untuk melakukan tracking terhadap tweet Anda. Meskipun tersedia versi pro dan gratis, namun hanya dengan versi gratis saja Anda sudah bisa mengelola 5 akun sekaligus dalam waktu bersamaan.

tweetdeck logo

Sama seperti HootSuite, Tweetdeck juga merupakan salah satu tool yang digunakan untuk Twitter management dan telah dilengkapi dengan fitur URL shortening yaitu Deck.ly.

Menariknya, TweetDeck menampilkan semuanya dalam bentuk kolom sehingga lebih mudah untuk dikelola.

Beberapa Contoh Akun Twitter yang Brilliant

Meskipun Facebook memiliki jumlah audience terbesar dengan engagement yang tinggi dibanding social media lainnya, menggunakan Twitter masih menjadi bagian dari strategi marketing yang harus dimiliki oleh setiap brand.

Masalahnya adalah banyak pemilik bisnis yang tidak mengetahui cara menggunakan Twitter dan cara promosi di Twitter…

… mayoritas mereka tidak tertarik dengan engagement, tapi lebih ke arah penjualan saja.

Jika Anda ingin melihat beberapa contoh brand dengan strategi Twitter marketing yang terbilang baik, berikut contohnya:

1. Starbucks

Starbucks merupakan salah satu merk yang menggunakan Twitter secara hebat – mereka memiliki 11.7 juta followers!

Tidak hanya itu, Starbucks juga sangat cerdas dalam engagement kepada followers mereka.

Merry Christmas Starbucks

Belum lama ini Starbucks ramai di social media dan berita karena gelas merah mereka yang kurang mencerminkan tema natal — hal ini memunculkan hashtag #merrychristmasstarbucks yang viral.

Untuk menanggulangi isu ini, Starbucks justru bisa mempromosikan produk mereka dalam berbagai cara, seperti mengubah cover photo Twitter mereka.

Yang patut dicontoh dari Starbucks secara garis besar adalah tingkat engagement mereka dalam retweeting dan berinteraksi dengan followers mereka yang banyak sekali.

Setiap tweet yang mereka post juga disertakan dengan hashtag (hal ini meningkatkan reach mereka secara luar biasa)

Dipadu dengan berbagai jenis post seperti video, caption lucu, atau gif, Starbucks benar-benar mengerti pentingnya berinteraksi dengan followers mereka melalui Twitter!

2. Sony

Setelah melihat akun Twitter milik Sony, Anda akan langsung sadar bahwa banyak sekali jenis industri usaha yang dilakukan Sony; ada industri musik, film, elektronik, games, dll

Sony Twitter
Apa yang membuat saya suka dengan akun Twitter milik Sony adalah karena mereka selalu retweet anak perusahaan mereka seperti Playstation, SonyElectronics, SonyPictures, SonyLegacyRecs, dll.

Cara Menggunakan Twitter

Jadi, apa yang bisa kita dapat dari Sony?

Cross-promotion atau promosi antar akun di Twtiter sangatlah efektif!

Namun perlu dicatat bahwa Anda harus yakin kalau konten yang Anda promosikan itu berkualitas dan menarik perhatian followers Anda, jangan sampai malah jadi spamming.

3. Amazon

Salah satu bisnis E-Commerce multinasional yang berasal dari Amerika ini ternyata memiliki akun Twitter yang dijadikan sebagai pelengkap strategi bisnisnya.

Mereka selalu mengubah cover photo Twitter mereka sehingga memiliki tema yang up-to-date.

Cara Menggunakan Twitter

Misalnya di cover photo sekarang ini, mereka menggunakan tema daun-daun berwarna merah yang melambangkan Fall Season atau musim gugur.

Mereka juga tweet mengenai produk yang dijual, tapi ada juga beberapa tips blog yang mereka bagikan kepada follower (tentunya ujung-ujungnya mengarah untuk meningkatkan penjualan barang mereka).

Cara Menggunakan Twitter

Coba perhatikan kembali beberapa brand di atas yang telah sukses dalam memanfaatkan Cara Menggunakan Twitter sebagai penunjang bisnisnya.

Apa yang membuat strategi Twitter marketing mereka berhasil?

Jika disimpulkan maka cara menggunakan Twitter untuk pemasaran bisnis online yang paling efektif adalah seperti ini :

  1. Konten bervariasi (tulisan, hashtag, link, foto dan video)
  2. Menggunakan hashtag yang popular dan trending
  3. Rajin untuk berinteraksi dengan follower Anda
  4. Scheduling post secara teratur
  5. Memperhatikan waktu yang tepat untuk mengunggah post
  6. Memaksimalkan fitur retweet
  7. Menganalisis performa menggunakan tools yang tersedia

Selamat menerapkannya!

Tips Menggunakan Youtube Marketing Untuk Pemasaran Bisnis

YouTube telah dinobatkan menjadi search engine terbesar untuk konten video-video lucu, keren, dan informatif. Kami bahas cara dan tips menggunakan YouTube untuk mempromosikan produk dan bisnis Anda melalui konten video!

Youtube Marketing semakin populer di kalangan pengiklan dan pebisnis karena Youtube telah menjadi search engine yang banyak digemari karena orang cenderung lebih senang menonton informasi, bukan membaca informasi yang sangat panjang dan membosankan.

Youtube Demographic

Via Mushroomnetworks

Strategi Youtube Marketing

Mungkin Anda sering buka Youtube untuk mencari video lucu, nonton film, atau mencari video tutorial. Tapi sadarkah Anda…

Youtube telah banyak digunakan untuk membangun branding sebuah perusahaan dengan tujuan meningkatkan kepercayaan customer.

Jika Anda mengetahui cara menggunakan Youtube, terutama Youtube Marketing untuk merubah informasi bisnis menjadi video yang menarik untuk dilihat, percayalah… ketertarikan dan engagement customer akan ikut meningkat.

 

Berikut ini adalah berbagai macam cara menggunakan Youtube Marketing untuk bisnis Anda:

1. Menunjukan produk Anda

Salah satu cara menggunakan Youtube yang pertama adalah dengan membuat video tentang produk Anda.

Anda bisa membuatnya dalam bentuk penjelasan, webinar, presentasi atau lainnya.

Intinya ada banyak cara untuk menunjukan produk yang Anda tawarkan, sehingga lebih mudah untuk menarik customer.

Jangan membayangkan membuat pengenalan produk seperti Apple, Samsung, atau brand-brand besar lainnya yang menggunakan efek khusus karena memakan biaya yang sangat besar.

Dengan proses edit dan script yang baik, Anda bisa membuat sebuah video simpel menjadi sangat menarik, seperti video yang dibuat oleh Knock to Unlock:

2. Keahlian yang berkaitan dengan bisnis

Saat ini Youtube telah menjadi search engine terbesar kedua setelah Google.

Banyak pengguna Internet yang lebih senang mencari jawaban atas pertanyaan mereka melalui video Youtube.

seo search youtube

 

Fakta ini bisa Anda jadikan sebagai kesempatan untuk menunjukkan bisnis Anda dan menambah jumlah potential customer dengan membuat video tentang keahlian yang berkaitan dengan bisnis Anda.

Seperti apa sih contohnya?

Anda bisa saja membuat video yang bersifat informatif dan memberikan saran yang bermanfaat bagi penonton Anda.

Misalnya, bisnis Anda menjual produk yang berkaitan dengan jasa digital marketing, maka Anda bisa membuat video “Cara Meningkatkan SEO Website” atau “5 Jenis Media Sosial untuk Bisnis.”

3. Mengunggah Behind the Scenes

Pastinya customer akan senang jika mengetahui bagaimana mengetahui Youtube Marketing untuk membangun sebuah bisnis.

Tidak hanya bisnis saja, Anda pun bisa menunjukan behind the scenes atau latar belakang mengenai proses pembuatan video yang sering mereka lihat.

Atau bisa pula berupa video tentang interview dengan CEO, memperkenalkan karyawan, dan vlog mengenai kegiatan sehari-hari yang terjadi dalam perusahaan Anda.

Dengan begitu customer akan semakin percaya dengan bisnis Anda, terlebih dengan kerja keras Anda dalam menciptakan produk yang berkualitas.

 

4. Testimonial Pengguna

Cara lainnya untuk memperoleh kepercayaan customer adalah dengan mengunggah video testimonial dari para customer yang puas dengan produk Anda.

Rekomendasi dan review positif yang mereka berikan akan meningkatkan kepercayaan customer lainnya.

Video testimonial juga akan mempercepat proses pembelian karena mereka percaya bahwa mereka sedang dilayani oleh perusahaan dengan reputasi yang baik.

Testimonial Youtube

 

5. Tutorial Untuk Membantu Customer

Sekarang Anda bayangkan deh…

Lebih mudah mana, menonton video 5 menit bagaimana cara memasak sop buntut, atau membaca resep 2 halaman yang memberikan tahapan-tahapan secara detail?

Tentunya tutorial dalam bentuk video lebih mudah dipahami, bukan?

Nah… mampukah Anda mengedukasi penonton untuk melakukan sesuatu yang akhirnya berujung dengan menarik mereka untuk menjadi pelanggan?

Contohnya begini:

Misalkan Anda menjual produk suplemen kesehatan, Anda bisa membuat video tutorial seperti “7 Cara Cepat Mendapatkan Six Pack”.

Lalu dalam video tutorial itu Anda bisa sisipkan juga produk suplemen yang Anda jual untuk mempercepat proses mendapatkan six pack.

Masuk akal bukan?

 

Selain 5 cara menggunakan Youtube di atas, masih ada banyak cara lain bagi pemilik bisnis untuk memanfaatkan video sebagai media marketing.

Anda harus mengetahui strategi Youtube Marketing apa yang paling cocok dengan bisnis Anda.

Cara Membuat Youtube Channel Untuk Bisnis

Tidak ada gunanya dong kalau Anda memahami berbagai cara menggunakan Youtube, tetapi tidak memiliki YouTube channel?

Tenang saja… gampang kok!

Prosesnya sendiri terbilang sangat cepat, hanya hitungan menit saja. Lakukan langkah berikut untuk membuat Youtube channel menggunakan akun Google:

  1. Sign in pada halaman www.youtube.com menggunakan username dan password akun Google milik Anda.
  2. Pada sudut kanan atas, Anda akan melihat foto profile. Klik foto tersebut untuk menampilkan menu.
  3. Kemudian pilih tombol roda atau gear (Youtube settings), maka Anda akan dibawa pada halaman “Overview”. Klik link edit untuk merubah identitas akun Google Anda sesuai dengan identitas bisnis Anda. Identitas ini nantinya akan menjadi informasi publik mengenai data Youtube channel bisnis Anda.
  4. Pada bagian Additional Features, pilih “Create a new channel”. Kemudian tuliskan nama bisnis Anda pada form “Brand Account Name.”
  5. Selamat Anda telah berhasil menambahkan channel baru pada akun Google milik Anda!
  6. Langkah terakhir yaitu menambahkan Channel Description sesuai keterangan bisnis Anda dan Channel Art berupa banner gambar dengan resolusi 2560 x 1440 piksel serta ukuran maksimal 4MB.

Sekarang Anda bisa mulai upload beberapa video bisnis pada channel Anda. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan halaman Youtube channel milik Anda terutama pada halaman “Creator Studio”.

Silakan menuju ke halaman tersebut dengan klik foto profile pada pojok kanan atas, kemudian pilih “Creator Studio.” Perhatikan beberapa bagian berikut ini:

– Dashboard

Halaman dashboard bisa membantu Anda untuk mengetahui berbagai info terkini mengenai Youtube channel Anda.

Misalnya list video yang sesuai dengan search query Anda, notifikasi atau pemberitahuan, komentar yang diterima dari pengunjung, dan berita terbaru dari Youtube.

Selain itu terdapat pula 5 pilihan widget yang bisa Anda tambahkan yaitu videos, comments, analytics, what’s new, dan tips.

 

– Video Manager

Halaman video manager adalah tempat di mana Anda bisa mengatur semua video yang telah diunggah pada channel Anda.

Ada beberapa fitur menarik yang bisa ditemukan pada halaman video manager, yaitu:

  1. Membuat playlist video. Semakin banyak video yang Anda upload maka Anda perlu memberikan kategorinya berdasarkan playlist.
  2. Melihat riwayat pencarian atau search history pada mesin pencari milik Youtube.
  3. Melihat video-video yang pernah Anda like.

 

– Community

Sama seperti online community lainnya, Anda perlu mengurus dan memperhatikan Youtube channel.

Semakin Anda serius dalam menjalankan Youtube Marketing, maka semakin penting bagi Anda untuk melakukan pendekatan dan menjalin hubungan dengan audience.

Selain itu penting pula untuk mengetahui seberapa banyak audience yang tidak menyukai bisnis Anda dan apa alasan mereka melakukan hal tersebut.

Semua hal tersebut bisa Anda lakukan pada halaman Community.

 

– Channel

Ada banyak sekali fitur pada halaman Channel yang akan membantu Anda meningkatkan kualitas Youtube channel Anda.

Salah satu fitur paling penting adalah pilihan apakah Anda akan me-monetize channel milik Anda.

Jika Anda memikiki konten berkualitas dan viewer yang sangat banyak maka tidak ada salahnya untuk memperoleh penghasilan tambahan dari Youtube channel bisnis Anda dong?

 

– Analytics

Youtube memiliki analytics tool yang terbilang mumpuni.

Layaknya analytics tools lainnya, data yang diperoleh dari Youtube bisa membantu Anda menentukan jenis konten video seperti apa yang cocok diunggah pada channel bisnis Anda.

Berikut ini beberapa data yang bisa Anda peroleh dari analytics tool milik Youtube :

  1. Audience Demographics
  2. Playback Locations
  3. Traffic Sources
  4. Devices Watched From
  5. Audience Retention

Selain itu Analytics tool Youtube juga bisa digunakan untuk mengoptimalkan kualitas Youtube channel bisnis Anda.

 

– Create

Sekarang saatnya bagi Anda untuk membuat konten video!

Sebaiknya konten yang pertama kali Anda buat adalah video pendek yang menjelaskan bisnis Anda.

Mungkin di awal video Anda bisa menjelaskan tentang perusahaan Anda, kemudian menjelaskan apa saja produk yang ditawarkan, serta kelebihan dan kekurangannya.

 

Tips Membuat Konten Video YouTube

Dengan jutaan video yang ada di YouTube, tentu banyak sekali video yang membahas topik yang sama. Lalu bagaimana caranya agar konten Anda terlihat unik dan menarik?

Tentunya di atas memiliki video yang berkualitas, konten Anda harus menjawab keyword yang diketik oleh penonton.

Hal yang paling saya tidak sukai dari menonton sebuah video adalah apabila konten yang disajikan tidak sesuai dengan judulnya, atau apabila sebuah video tidak memberikan pengetahuan baru bagi saya…

… kan buang-buang waktu dong?

Untuk pembahasan ini, saya bisa membantu untuk memastikan Anda setidaknya memiliki kualitas video yang baik. Konten yang baik semua tergantung dari tujuan perusahaan Anda sendiri.

 

Berikut ini adalah tips-tips Youtube Marketing :

1. Kualitas Suara Harus Maksimal

Meskipun video itu identik dengan konten visual, kualitas suara tidak kalah pentingnya dalam menjamin kualitas video Anda.

Pasalnya penonton masih bisa menerima video berkualitas rendah dibandingkan suara yang tidak terdengar.

Jika mereka menonton video dengan suara yang tidak jelas, maka mereka akan langsung mengklik video lainnya.

Sebaiknya Anda menyisihkan uang lebih untuk membeli mikrofon berkualitas.

Biasanya beberapa mikrofon mahal sudah dilengkapi dengan noise filter. Tapi jika tidak ada maka Anda bisa menggunakan software tertentu untuk menghilangkan noise.

cant hear you gif

Via Reaction Club

 

2. Lighting Yang Bagus

Pencahayaan bisa menjadi hal yang menyulitkan jika Anda merekam video di dalam ruangan atau indoor.

Tapi dengan pencahayaan yang mencukupi, kamera murah sekalipun dapat menghasilkan video yang jauh lebih baik.

Selain itu pengaturan pada kamera juga dapat membantu Anda untuk memperoleh video yang lebih terang meskipun hasilnya terkadang tidak alami.

Jika tidak memungkinkan untuk menggunakan pencahayaan alami (matahari), maka Anda perlu membeli lighting kit dan menggunakan background yang cerah.

Tips pencahayaan dari Beauty vlogger Pixiwoo berikut bisa Anda pelajari.

 

 

3. Editing Dengan Teknik Jump Cut

Salah satu cara paling mudah dan cepat dalam merekam video yaitu dengan menggunakan teknik jump cut.

Teknik jump cut adalah proses menggabungkan beberapa clip video menjadi satu video yang selaras.

Dengan menggunakan metode jump cut, maka Anda bisa membagi skenario video menjadi beberapa bagian sehingga memudahkan proses perekaman dan meminimalisir kesalahan.

Video James Wedmore mengenai teknik jump cut di bawah ini mungkin bisa membantu Anda!

 

 

4. Menggunakan Kamera yang Memadai

Cara yang terakhir adalah dengan menggunakan kamera yang memiliki kualitas memadai.

Anda memiliki beberapa pilihan kamera tergantung dengan budget yang Anda miliki yaitu kamera saku, kamera action, kamera prosumer, DSLR dan mirrorless.

Sekarang ini banyak YouTuber yang memilih menggunakan kamera action (GoPro, Xiaomi Yi, dsb) dan mirrorless karena ukuran kedua kamera ini sangat portable namun kualitas gambarnya sangat jernih.

Jika YouTube channel Anda memiliki tema kegiatan outdoor yang menantang maka sebaiknya gunakan kamera action, tapi jika kegiatan indoor maka gunakan kamera mirrorless.

Tips di atas akan membantu video yang Anda buat layak untuk diunggah. Anda bisa merekam video dari kualitas “biasa” menjadi “luar biasa”.

Sekarang saatnya untuk merekam video pertama Anda!!!

 

Brand Bisnis Yang Memanfaatkan Youtube

Video marketing akan terus menjadi “a must-have channel” bagi pemilik bisnis dalam memasarkan produknya.

Jika Anda ingin mempelajari cara menggunakan Youtube sebagai salah satu media marketing, maka beberapa brand bisnis berikut bisa Anda jadikan contoh.

 

Playstation

Jumlah subscriber YouTube channel milik PlayStation telah mencapai 4,9 juta subscriber dengan total view sebanyak 1,2 milyar.

Jenis video yang diunggah sangat bervariasi. Mulai dari gameplay, trailer, teaser, film pendek, tutorial, info produk terbaru, diskusi, interview dan semua jenis video lainnya sudah pernah diunggah oleh PlayStation pada channel Youtube-nya.

Youtube Marketing

 

Sebagai brand bisnis yang fokus pada dunia gaming, maka semua video tersebut bertemakan game atau permainan.

Tapi satu hal yang menjadikannya unik adalah logo Playstation berukuran kecil yang selalu disertakan dalam semua thumbnail video.

Dengan logo kecil itu, PlayStation tetap bisa melakukan branding dan mengklaim bahwa video tersebut adalah miliknya, jadi terkesan official.

Jadi yang bisa Anda pelajari dari PlayStation : konsisten dan jangan lupakan branding!

 

Walmart

Saya sangat terkejut ketika melihat akun YouTube milik Walmart. Mengapa?

Sebuah bisnis department store tapi memiliki konten YouTube yang luar biasa!

Youtube Marketing

 

Tidak hanya satu topik video saja yang dibahas di Youtube Marketing, melainkan beragam topik. Mulai dari resep makanan, tips kegiatan sehari-hari, tutorial produk, kecantikan, mainan anak, edukasi, dan masih banyak lagi.

Keberagaman topik tersebut tidak hanya memberikan nuansa yang selalu baru, tetapi juga menjangkau audience yang lebih beragam, mengingat produk yang dijual di department store mereka juga sangat beragam.

Jadi yang bisa Anda pelajari dari Walmart : Gunakan jenis konten yang beragam agar user tidak merasa bosan!

Nah, dari penjelasan Youtube Marketing di atas, Anda menyadari bahwa informasi tidak harus berupa tulisan dan gambar saja, tetapi bisa juga disampaikan melalui sebuah video YouTube.

Mengingat semakin banyaknya pengguna YouTube, maka para pemilik bisnis harus memanfaatkan peluang ini sebagai penunjang bisnis yang luar biasa!

Selamat Menerapkannya!

Cara Mengoptimalkan Bisnis Anda Melalui Social Media Marketing

Untuk memasarkan produk Anda ke komunitas profesional, perlu dipelajari dulu cara menggunakan LinkedIn dalam bab ini!

LinkedIn Marketing? Apa itu?

Jika Anda mencari gosip terbaru, foto kekinian, dan video terpopuler maka ada banyak sekali jenis media sosial yang menawarkan konten seperti itu.

Tapi jika Anda membutuhkan professional networking, terhubung dengan individu cerdas yang berpendidikan, berpengalaman dan akan membantu karir Anda, maka LinkedIn Marketing adalah pilihan yang tepat.

Dengan jumlah pengguna LinkedIn mencapai 450 juta user di seluruh dunia, serta penambahan 2 user baru setiap detiknya.

Maka sangat menguntungkan jika Anda mengetahui cara menggunakan LinkedIn Marketing untuk menunjang bisnis Anda.

LinkedIn Population

Meskipun LinkedIn lebih banyak digunakan untuk kepentingan personal branding, pembuatan online resume, networking dan pencarian pekerjaan…

Namun, LinkedIn nyatanya jauh lebih dari itu,

LinkedIn bisa menjadi channel yang powerful untuk content marketing!

Bagaimana caranya? Saya bagi tips-tips menggunakan LinkedIn Marketing di bawah ini:

LinkedIn Marketing Tips

Bagi para pemilik bisnis, perhatikan cara menggunakan Linkedin Marketing berikut untuk membangun hubungan baik dengan para profesional, vendor, client dan potential customer:

1. Membangun network yang luas

Tingkat kesuksesan Anda di LinkedIn memiliki hubungan kuat dengan seberapa besar network yang Anda miliki.

Inilah alasan kenapa Anda harus menjadi pribadi yang aktif dan inisiatif saat mencari potential connections untuk kemajuan bisnis Anda.

Tidak hanya orang yang Anda kenal saja, siapapun yang berada dalam radar bisnis Anda harus ditambahkan ke dalam LinkedIn network Anda.

Kalau Anda merasa aneh menyapa orang yang baru dikenal, Anda bisa mengirim pesan sederhana seperti, “Hai, kita pernah bertemu/ngobrol di acara/event/tempat dengan Anda, dan saya ingin menambahkan Anda ke dalam koneksi network saya”.

LinkedIn Networking

Via Sironaconsulting

2. Mengunggah Konten yang Luar Biasa

Seperti sudah disebutkan sebelumnya bahwa LinkedIn bisa menjadi channel yang sangat kuat untuk kepentingan content marketing, sehingga kredibilitas dan branding Anda menjadi semakin kuat.

Layaknya sebuah blog, Anda bisa menambahkan konten tulisan di halaman LinkedIn Anda.

Tapi penting untuk diingat:

Tuliskan sesuatu yang memang berhubungan dengan bisnis Anda, sesuatu yang memberikan solusi, dan sesuatu yang banyak dicari oleh orang lain.

Saya menyarankan Anda untuk juga share konten orang lain, jangan hanya terus-terusan share konten Anda sendiri.

Menurut Kevan Lee, Content crafter Buffer, ada 5 jenis konten yang sangat cocok untuk diunggah pada LinkedIn :

  1. Konten mengenai Industry Insights
  2. Stuktur tulisan berupa list post
  3. Menyertakan link
  4. Pertanyaan atau gambar
  5. Membagikan Video

Sedangkan Alex Rynne, penulis Linkedin Marketing Solution mengatakan bahwa ada 4 jenis content marketing yang cocok untuk LinkedIn :

LinkedIn Marketing

Via LinkedIn Solution

3. Membentuk Sebuah Group

Group bisa menjadi cara yang paling tepat untuk memfokuskan target pasar dan meledakkan penjualan produk pada LinkedIn.

Jika Anda sudah memiliki group, sebaiknya lengkapi kolom informasi dan kolom lainnya secara lengkap. Kemudian invite orang-orang yang menurut Anda sangat berpotensial dengan bisnis Anda.

Baru setelah itu Anda bisa memulai diskusi, atau bahkan menunjuk seseorang untuk menjadi influencer pada group diskusi yang Anda buat.

Contohnya di sini adalah sebuah group yang berisi para profesional yang tertarik dalam bidang online marketing di Indonesia:

Online Marketing Group LinkedIn

Dengan mengikuti cara-cara menggunakan LinkedIn Marketing di atas, Anda akan merasakan efek LinkedIn terhadap bisnis Anda dan tentu saja akses terhadap 450 juta user LinkedIn.

Selain itu ikuti pelajari pula beberapa tips dan trik tambahan untuk mengoptimalkan LinkedIn.

Apa Contoh Brand yang Menggunakan LinkedIn?

Sekarang ini LinkedIn telah berkembang pesat, memudahkan penggunanya untuk mencari konten profesional dan membangun network bisnis melalui LinkedIn.

Bahkan LinkedIn pun memberikan keuntungan bagi pemilik bisnis, karena mereka bisa meningkatkan audience melalui konten yang dibagikan pada Company Pages akun LinkedIn mereka.

Dua brand bisnis berikut ini telah mengetahui cara menggunakan LinkedIn secara tepat dalam strategi marketing mereka:

Coca-Cola

Coca Cola LinkedIn Page

Halaman LinkedIn milik Coca-Cola didominasi oleh konten dari Coca-Cola Journey (www.coca-colacompany.com), majalah digital milik Coca-Cola yang dirilis tahun 2012.

Meskipun 59% pembaca majalah tersebut berusia antara 18 hingga 35 tahun, namun interaksi dari follower LinkedIn Coca-Cola sangat bagus hingga mencapai lebih dari 1 juta follower.

Coca-Cola sangat selektif dengan konten yang mereka unggah di LinkedIn.

Coca Cola LinkedIn

Mereka mengaku bahwa konten yang berfokus pada consumer lebih cocok untuk Facebook.

Sedangkan konten mengenai inovasi bisnis, pekerjaan, peralatan kantor, dan sebagainya lebih cocok untuk LinkedIn.

HP

HP LinkedIn Page

HP melengkapi halaman LinkedIn mereka dengan beragam konten yang sangat menarik.

Beberapa diantaranya yaitu mengenai opini tentang kepemimpinan, analisis data yang lengkap, dan bahkan visual branding yang terlihat sederhana.

Konsistensi terhadap postingan yang mereka unggah mampu menghasilkan interaksi hingga 2.3 juta follower.

Halaman karir mereka juga dipadati oleh video dan testimonial dari karyawan HP.

Strategi sederhana seperti ini sebenarnya mudah untuk Anda tiru. Intinya adalah konsistensi!

Nah kalau Anda sudah memahami konsep penggunaan LinkedIn, selanjutnya saya akan membahas cara pemasaran melalui konten berupa video di Youtube!

Selamat Menerapkannya!

Memaksimalkan Produk Bisnis Anda Dengan Cara Menggunakan Google

Untuk memasarkan produk Anda ke komunitas profesional, perlu dipelajari dulu cara menggunakan LinkedIn dalam bab ini! Dan tentunya anda harus memiliki/membeli Google Account Enterprise

Setelah membahas 3 raksasa social media, saya ingin membahas cara menggunakan Google Plus sebagai social media yang lebih jarang dipakai…

… tapi jangan berpikiran ini tidak efektif ya. Justru social media inilah yang akan menjadi masa depan!

Apabila Anda masih memikirkan jenis dan peran media sosial yang cocok untuk menunjang kegiatan bisnis, consider untuk menggunakan Google Plus!

Berikut ini saya jelaskan cara menggunakan Google Plus untuk mempromosikan produk bisnis Anda.

 

Dari pembahasan ini Anda juga bisa melihat apakah platform social media ini cocok untuk bisnis Anda.

Oke, saya akan bahas dulu sedikit mengenai apa itu Google Plus…

 

GOOGLE PLUS

Sejak dirilis tahun 2011, Google Plus telah menjadi media sosial dengan jumlah pengguna aktif terbanyak kedua setelah Facebook yakni lebih dari tiga ratus ribu pengguna.

Bagi marketer, jumlah tersebut tentunya tidak bisa diabaikan begitu saja…

Jika dibandingkan dengan media sosial lain, Google Plus juga memiliki engagement per follower yang hampir sama dengan Facebook, bahkan dua kali lipat dari Twitter.

Why Use Google Plus

Via Plusyourbusiness

 

Pada prakteknya, Google Plus memiliki peranan penting dalam SEO sehingga memudahkan marketer untuk meningkatkan ranking sebuah website dalam mesin pencari Google.

Karena Google Plus adalah milik Google sendiri maka timbul pemikiran bahwa Google pasti mengutamakan penggunanya dibandingkan pengguna media sosial lain.

Jika mengetahui cara menggunakan Google Plus dengan benar, maka media sosial ini bisa digunakan sebagai strategi untuk menarik dan meningkatkan engagement customer.

Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan cara menggunakan Google Plus berikut ini :

 

APA YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN DI GOOGLE PLUS?

 

1. Memanfaatkan SEO yang Dihasilkan

Sekali lagi, apa yang membedakan Google Plus dengan social media lainnya adalah ini dibuat sendiri oleh Google.

Oleh karena itu, tidak heran jika Google Plus juga memiliki kelebihan tersendiri dalam hal SEO, dong?

Seharusnya pemilik bisnis melihat kesempatan ini, yaitu dengan menghubungkan Google+ Local Page dan Google+ Business Page mereka.

Dengan begitu, sebuah bisnis bisa mendapatkan peluang untuk muncul di papan atas result page apabila ada pencarian berbasis lokasi.

Jadi penting untuk memilih tipe akun “Local Business or Place” apabila bisnis Anda berupa toko.

manfaat Google Plus

Via Higherpowerseo

 

2. Menggunakan Elemen Visual

Menampilkan gambar kantor Anda di halaman Google Plus akan menarik minat pengguna. Mengapa?

Selain itu, jika Anda sudah terverifikasi maka gambar ini akan muncul ketika orang mencari bisnis Anda di Google.

Nah sekarang bayangkan, bisnis Anda sudah terverifikasi di Google dan memiliki gambar yang terjamin.

Orang lain bisa melihat gambar dan lokasi kantor Anda secara akurat. Bukankah ini secara pasti meningkatkan kepercayaan orang terhadap bisnis Anda juga? 

sribu google plus cover

 

3. Membagikan Konten Secara Strategis

Bagian yang sangat penting dalam sebuah bisnis adalah mendatangkan leads atau calon pelanggan ke website mereka.

Dan Google Plus bisa menyumbangkan jumlah lead yang sangat banyak.

Satu trik yang terbukti ampuh adalah dengan post konten ke page bisnis Anda, lalu konten tersebut disebarluaskan melalui akun pribadi Anda. Mengapa ini efektif?

Karena biasanya orang lebih percaya konten yang dibagikan melalui akun pribadi, terkesan lebih jujur dan natural.

Teknik ini akan meningkatkan kemungkinan Anda mendapatkan komen, +1, dan shares.

 

4. Membuat Post Anda Terlihat Menarik

Hias format post Anda dengan menambahkan tulisan bold, italic, atau tanda baca yang tepat (tapi dipakai sewajarnya, ya… jangan sampai mengganggu).

Menambahkan gambar ke post Anda juga akan menarik perhatian pembaca.

Menggunakan hashtag untuk post Anda juga akan meningkatkan kemungkinan pembaca menemukan post Anda.

Google Plus Post

 

5. Membangun komunitas

Communities adalah salah satu fitur Google Plus yang memungkinkan Anda untuk membangun suatu wadah atau perkumpulan.

Anda bisa menghubungkan potential customer, client, brand lain dengan industri yang serupa, partner dan lainnya menjadi satu komunitas…

… lalu dari situ Anda bisa mengajukan banyak pertanyaan dan dan diskusi kepada komunitas Anda.

Nah, lalu apa yang sebaiknya jangan dilakukan pada Google Plus?

1. Mengabaikan profile

Agar online visibilitas Anda meningkat, jangan lupakan bagian profile.

Lengkapi detail informasi bisnis Anda. Gunakan pula beberapa keyword yang relevan dan tambahkan link bisnis Anda ke dalam profile Google Plus.

2. Menunggu customer mencari Anda

Manfaatkan fitur Google Plus yang memberikan Anda kebebasan berinteraksi dengan followers Anda.

Berbeda dengan Facebook page, Google Plus mengizinkan pemilik bisnis untuk berkomunikasi dua arah dengan dengan pengguna lain.

Bayangkan apa saja yang bisa Anda tawarkan… mulai dari diskon, kupon, sampai membangun relasi yang kuat dengan pelanggan Anda.

Selain itu, Anda bisa menambahkan tag pada setiap post, sehingga tidak perlu lagi menunggu customer untuk mencari bisnis Anda.

 

3. Melupakan ‘Circle’ Anda

Mengelompokkan customer dalam beberapa circle yang berbeda akan mempermudah Anda dalam menargetkan customer.

Anda boleh saja menambahkan orang sebanyak-banyaknya ke dalam circle, tapi lakukan segmentasi.

Karena, tidak semua customer menyukai jenis konten yang sama.

 

4. Menjadi spammer

Ini pada umumnya berlaku di semua media sosial. Apabila Anda mulai posting terlalu banyak atau bersifat mengganggu, berarti Anda memang mengganggu alias annoying…

Pada media sosial Google Plus, Anda bisa terkena status blacklist dan akan sangat sulit untuk menghilangkan status itu dari akun Anda.

Jadi untuk amannya, pelajari lebih jauh mengenai fitur blacklist pada Google Plus!

i hate spammers

Via Tumblr

 

5. Mengabaikan media sosial lain

Setiap media sosial memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Usahakan jangan hanya menggunakan Google Plus saja sebagai penunjang kegiatan marketing bisnis Anda.

 

APAKAH ADA CONTOH BRAND YANG MEMANFAATKAN GOOGLE PLUS?

Jika digunakan secara aktif, akun Google Plus akan sebanding dengan sebuah website, yaitu sama-sama meningkatkan page rank bisnis Anda.

Faktanya, beberapa brand bisnis telah mamahami cara menggunakan Google Plus secara benar sehingga memiliki follower yang sangat banyak.

Di bawah ini adalah beberapa brand bisnis yang berhasil menerapkan Google Plus Marketing:

 

Cadbury

Cara Menggunakan Google Plus

 

Ketika Anda mengunjungi halaman Google Plus milik Cadbury, Anda akan disuguhi oleh beragam foto coklat yang terlihat begitu lezat.

Dari foto-foto tersebut, Anda sudah bisa menebak bahwa bisnis utama mereka adalah coklat!

Sebagai salah satu pelopor bisnis yang pertama kali menggunakan Google Plus, kini Cadbury sudah memiliki lebih dari 4 juta follower.

Perusahaan ini selalu mengupdate konten setiap hari, berinteraksi dengan follower, melakukan Hangouts, dan menampilkan teaser produk terbaru mereka.

 

Red Bull

Cara Menggunakan Google Plus

 

Strategi Google Plus marketing milik Red Bull lebih terfokus untuk menampilkan berbagai kegiatan yang menantang adrenalin, bukan menunjukkan produk-produk yang mereka jual…

… menurut saya inilah contoh soft-selling yang berkelas. Apa alasannya?

Karena mereka tahu target market mereka adalah pecinta kegiatan outdoor.

Jadi bukannya menunjukkan produk mereka yang sudah terkenal, mereka justru memberikan konten yang dicintai oleh followers mereka

Makanya banyak sekali foto dan video yang mereka unggah, terutama kegiatan outdoor yang menantang, dengan kualitas foto ala fotografer profesional.

Tidak heran jika follower mereka sudah mencapai 5 juta follower.

Cara Menentukan Marketing Metrics Dalam Kesuksesan Pemasaran Melalui Media Sosial

Setelah membaca semua bab di atas, gali dan pelajari metrics apa saja yang akan membantu mengukur tingkat kesuksesan social media marketing Anda! (Bonus tools yang bisa Anda gunakan)

Perkembangan media sosial ternyata diikuti pula dengan kemunculan analytics tools yang bisa digunakan untuk menganalisis berbagai Marketing Metrics untuk aktivitas media sosial.

Ketika digunakan sebagai media pemasaran, social media analytics tools menjadi hal wajib yang Anda gunakan. Mengapa?

Karena Social media analytics tools akan membantu Anda melihat apakah usaha yang Anda keluarkan sebanding dengan hasil yang didapat.

Akan mubazir bukan apabila Anda menghabiskan waktu 1 hari untuk membuat video di Youtube, tapi yang menonton tidak sampai 10 orang?

Banyak sekali data atau metrics yang bisa Anda analisa. Jadi penting sekali untuk Anda ketahui Marketing Metrics apa saja yang bermanfaat…

… kalau tidak malah kita bisa pusing sendiri dengan data yang ada dan melewatkan informasi penting.

Oleh karena itu pada tulisan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana caranya menentukan kesuksesan strategi social media marketing pada bisnis online Anda melalui data yang ada.

Termasuk juga penjelasan tentang Marketing Metricsmultiple accounts, dan beragam analytics tools untuk media sosial.

 

Penjelasan Tentang Social Media Metrics

Untuk mengetahui Marketing Metrics apa saja yang Anda butuhkan, ada baiknya dimulai dengan mengetahui definisinya:

  • Conversion : jumlah orang yang telah mencapai hasil yang diinginkan.
  • Leads : potential conversion, termasuk orang-orang yang tertarik untuk membeli produk bisnis.
  • Engagement : jumlah likeshare dan komentar pada sebuah post.
  • Reach : jumlah audience yang berkomunikasi atau melakukan kontak dengan Anda.
  • Impressions : berapa banyak orang yang melihat post Anda.
  • Funnels : jalur atau proses yang dialami seseorang hingga menjadi customer.
  • Visits vs unique visits : jumlah orang yang mengunjungi suatu website (visits), orang yang mengunjungi website Anda hanya sekali dan untuk yang pertama kalinya (unique visits).
  • Bounce rate : persentase orang yang mengunjungi satu halaman di website Anda, kemudian langsung pergi tanpa melihat halaman lainnya.
  • Exit rate : persentase orang yang meninggalkan halaman tertentu.
  • Time on site: berapa lama pengunjung melihat website Anda hingga akhirnya pergi.
  • Audience growth rate : perbandingan antara jumlah audience sekarang dan kemarin, minggu lalu, bulan lalu atau tahun lalu.
  • Response rate : berapa lama Anda merespon komentar dari pengunjung.
  • Inbound links : jumlah website luar yang memasang link website Anda

Penjelasan di atas hanyalah basic atau definisi dari masing-masing metrics yang perlu diketahui oleh setiap pemilik bisnis.

Dengan memahaminya, Anda bisa menentukan Marketing Metrics apa yang paling Anda butuhkan untuk tracking keberhasilan media sosial bisnis Anda.

 

Cara Tracking Kesuksesan Social Media Marketing

Dengan langkah-langkah sederhana, Anda dapat membuat strategi pengukuran sesuai dengan tujuan Anda.

Anggap saja bahwa brand awareness menjadi tolak ukur Anda untuk mengetahui seberapa jauh customer mamahami bisnis Anda.

Marketing Metrics apa yang Anda butuhkan untuk mengukur brand awareness?

Pada dasarnya, pengukuran brand awareness didasarkan pada empat kategori yaitu social media exposures, engagements, influences, dan leads.

Perhatikan penjelasan Marketing Metrics berikut ini:

social media categories measurement

Via Socialmediaexaminer

 

1. Mengukur social media exposure

Berapa orang yang bisa Anda jangkau dengan sekali post di social media?

Dalam media sosial, jumlah potential audience itu penting sekali karena angka ini juga menunjukkan berapa orang yang bisa Anda jual dengan produk Anda.

Tapi menghitung jumlah potential audience tidaklah mudah karena mungkin saja satu audience Anda follow lebih dari satu akun social media yang Anda miliki.

Jadi untuk mengambil jalur alternatif yang lebih aman Anda bisa mengukur persentase audience growth rate. Bagaimana caranya?

Seperti ini caranya untuk:

  • Twitter : Anda bisa melihat jumlah follower dan jumlah follower yang me-retweet pesan Anda setiap bulannya. Bandingkan angka ini dari bulan ke bulan untuk mengetahui apakah ada perkembangan dari audience Anda.
  • Facebook : Catat jumlah fans pada brand page Anda. Setelah melakukan promotion atau campaign, hitung jumlah Facebook friend yang mulai menjadi fans pada brand page Anda.
  • Youtube : Bandingkan jumlah viewer dan subscriber Anda pada rentang waktu tertentu.

 

2. Mengukur engagement

Engagement rate gampangnya bisa diartikan berapa orang yang berinteraksi dengan pesan Anda.

Bagaimana cara tracking engagement rate? Begini caranya untuk:

  • Twitter : Perhatikan jumlah user yang mengklik link Anda, me-retweet/reply konten Anda, menggunakan hashtag Anda, dan mengirim direct message.
  • Facebook : hitung jumlah berapa click, comment, dan/atau share konten Anda.
  • Youtube : Perhatikan jumlah komen dalam video Anda, berapa kali konten tersebut dirate dan dishare, dan berapa jumlah subscriber baru Anda.

 

3. Tracking influence

Influence merupakan perhitungan subjektif yang bergantung pada perspektif bisnis Anda.

Setelah menghitung engagement, perhatikan apakah engagement tersebut memiliki efek yang positif, negatif, atau netral.

Untuk melihat tingkat influence yang timbul dari campaign social media Anda, bisa Anda gunakan tools seeperti Twitalyzer, Social Mention, atau Scoutlabs.

Dari sana Anda bisa melihat apakah ada “pemain besar” di social media yang berinteraksi dengan brand Anda, atau yang selama ini berinteraksi hanya user dengan followers sedikit.

Mengetahui influence Anda sangat penting karena dengan berinteraksi dengan mereka, hubungan yang Anda ciptakan juga akan menjadi semakin kuat.

 

4. Lead generation funnel

Di sinilah Anda bisa menghitung Return on Investment (ROI) dari campaign social media Anda. Dalam arti lain, apakah tujuan Anda tercapai?

Perlu Anda ketahui bahwa exposureinfluence, dan engagement merupakan representasi dari brand awareness…

… lalu apa yang bisa Anda lakukan dengan orang yang sudah aware dengan brand Anda?

Anda bisa masuk ke tahap lead generation, yaitu tahap mengkonversi orang-orang yang sudah mengenal brand Anda untuk melakukan sesuatu, misalnya melakukan transaksi.

Proses ini tidaklah mudah…

Anda harus benar-benar memanfaatkan website bisnis yang Anda miliki, media sosial, email marketing, iklan online dan tentu saja konten yang menarik agar mereka diubahkan (convert) menjadi pembeli.

Dengan memahami ROI dari campaign social media marketing Anda, bisa dilihat apakah sebaiknya Anda melanjutkan campaign tersebut atau tidak.

Nah, Sekarang Bagaimana Caranya Mengurus Multiple​ ​Social​ ​Media​ ​Accounts?

Apakah bisnis Anda memiliki akun media sosial lebih dari satu?

Anda merasa kesulitan untuk mengurus beragam akun media sosial dengan channel yang berbeda?

Supaya lebih mudah, Anda bisa menggunakan Hootsuite untuk melakukan monitoringpostingupdating, dan schedulling beberapa akun media sosial hanya dengan satu aplikasi saja.

Marketing Plan

Via Johnimsecrets

 

1. Melakukan monitoring

Hootsuite memungkinkan Anda untuk mengorganisir informasi ke dalam beberapa tab (unlimited) dengan masing-masing tab mampu menampilkan hingga 10 stream.

Selain itu, meskipun menggunakan versi gratis, Anda tetap bisa menggunakan tiga channel media sosial sekaligus.

Jadi dengan versi gratis saja, Anda sudah bisa melakukan banyak hal…

Ada lima jenis channel media sosial yang bisa Anda pilih yaitu Twitter, Facebook, Google+, LinkedIn, dan Instagram.

Namun jika Anda menggunakan versi gratis, maka hanya tiga channel saja yang bisa dipilih.

Anda juga bisa melakukan monitoring news feed Twitter, news feed Google plus, post pada timeline Facebook, post pada akun Instagram, profile update pada LinkedIn, dan monitoring lainnya pada waktu yang bersamaan.

 

2. Memilih channel media sosial yang akan dikelola

Dengan versi gratis dari Hootsuite, Anda bisa memilih 3 channel media sosial yang akan dikelola.

Sebaiknya Anda pahami dahulu jenis-jenis dan peranan media sosial yang bisa cocok untuk digunakan dengan bisnis Anda.

Jadi gunakan 3 slot tersebut sebaik-baiknya…

 

3. Menyusun priority tab

Setelah memilih 3 jenis social media yang menurut Anda penting, kini waktunya untuk membuat priority tab untuk melihat informasi apa saja yang penting.

Buatlah informasi di tab ini sebagai one-stop destination untuk Anda mengecek performa campaign social media Anda.

Semua bisnis memiliki informasi penting yang berbeda-beda. Jadi sesuaikan informasi ini berdasarkan kebutuhan bisnis Anda.

Apakah tab tersebut mampu untuk tracking informasi yang paling bermanfaat untuk bisnis Anda?

Apakah tab tersebut memberikan informasi yang Anda butuhkan setiap hari?

 

4. Melacak brand mention

Hal terpenting lainnya adalah memiliki tab berisi informasi mengenai brand mention.

Tab ini akan sangat berguna sekali untuk mengetahui siapa saja yang telah menggunakan konten dari media sosial Anda, terutama Twitter dan Instagram.

Misalnya digunakan untuk mengetahui sampai sejauh mana konten Anda di-retweet atau dibagikan oleh orang lain.

 

5. Memantau komentar pada Facebook

Salah satu fitur terbaik dari Hootsuite adalah kemampuannya untuk memantau dan memberikan update terbaru Facebook pages di industri Anda.

Facebook pages ini mungkin bukan kompetitor Anda, tapi brand-brand yang memiliki target audience yang mirip dengan Anda.

Anda harus membaca semua komentar yang masuk pada Facebook page Anda dan kemudian membalasnya satu-persatu.

 

6. Memaksimalkan Hootsuite dengan menambahkan aplikasi gratis

Siapa sih yang ga suka dengan aplikasi gratis?

Hootsuite memberikan Anda aplikasi gratis untuk memantau data analisa terbaru dari social media Anda.

Anda bisa melihat aplikasi yang bisa Anda download di sini.

Untuk mencobanya Anda bisa klik tombol Add Stream, kemudian pilih Apps.

Jika aplikasi yang Anda inginkan tidak ada dalam daftar, maka Anda bisa memilih Get More Apps.

Ada banyak aplikasi yang disediakan oleh Hootsuite, baik yang gratis maupun berbayar, seperti misalnya untuk kebutuhan email marketingvideo hosting, CRMs, analytics, dan masih banyak lagi.

Marketing Plan

Via Socialmediafuze

 

Oke tentu saja Anda pernah mendengar tools lain selain Hootsuite dong? Banyak tools lain yang sangat berguna untuk membantu aktivitas social media Anda. berikut saya berikan beberapa contoh lainnya…

 

Tools Untuk Social Media Management

 

Marketing Plan

Via Socialpilot

 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, perkembangan media sosial disertai pula dengan kemunculan berbagai macam tools untuk mengurusnya.

Apalagi sih tools-tools yang membantu aktivitas social media selain Hootsuite?

Berikut ini beberapa social media management tools yang bisa Anda gunakan:

 

1. Buffer

Buffer memungkinkan Anda untuk mengurus berbagai akun dan channel media sosial dalam satu tempat yang sama.

Dengan tampilannya yang sederhana, ringkas, dan intuitif, Buffer dikenal sebagai tool yang mudah untuk digunakan.

Dengan menggunakan Buffer maka Anda bisa mengurus segala hal yang berkaitan dengan media sosial, termasuk sharingscheduling dan analyzing.

Untuk saat ini Buffer sudah mendukung baragam channel media sosial yaitu Facebook, Twitter, LinkedIn, Google+, dan Instagram.

buffer dashboard

Via Tabsite

 

2. SproutSocial

Sama seperti Hootsuite, SproutSocial juga bisa digunakan untuk mengelola berbagai akun media sosial melalui satu dashboard.

Anda bisa melakukan scheduling tweet dan post Facebook melalui SproutSocial.

Selain itu analytic tools yang ditawarkan mampu memberikan beragam informasi yang dibutuhkan oleh bisnis Anda.

Ditambah lagi dengan beberapa fitur tambahan seperti customer relationship management (CRM), dan helpdesk functionality yang bagus untuk mengorganisir berbagai macam komplain dari customer di media sosial.

Marketing Metrics

Via Wordstream

 

3. SumAll

Setelah Anda menghubungkan beragam akun media sosial, SumAll akan mulai mengumpulkan data-data dan insight dari akun bisnis Anda.

Kemudian semua data tersebut akan ditampilkan dalam satu dashboard.

Anda bisa melihat data yang ada dengan mengunjungi website SumAll atau meminta untuk dikirim melalui email setiap hari.

Marketing Metrics

Via Outreachr

 

4. Topsy

Topsy adalah sebuah search engine yang memungkinkan Anda untuk memonitor brand mention yang berfokus pada social insight berdasarkan top conversation.

Topsy juga bisa digunakan untuk menghitung sentiment dan Marketing Metrics lainnya.

Pada dasarnya topsy sangat membantu para pemilik akun media sosial dengan konten yang sangat banyak.

Marketing Metrics

Via Techcrunch

 

Beberapa tools di atas tentunya akan memudahkan dan menghemat waktu Anda dalam mengurus beberapa akun social media sekaligus.

Dengan sistem notifikasi realtime yang dimiliki, Anda akan selalu mengetahui informasi terbaru yang berkaitan dengan industri serta akun media sosial Anda.

Jadi akan sangat baik apabila Anda mampu mengkombinasikan beberapa tools di atas untuk mengelola dan mengukur kesuksesan bisnis Anda.

 

Ringkasan

Menentukan kesuksesan pemasaran melalui social media dapat Anda lakukan dengan bantuan social media analytic atau management tools.

Ada beberapa Marketing Metrics yang harus Anda perhatikan untuk mengetahui apakah kegiatan social media marketing Anda berjalan sukses atau tidak namun masing-masing bisnis memiliki metrics kesuksesan yang berbeda-beda.

Sebaiknya perhatikan exposureengagementinfluence dan lakukan lead generation supaya Anda mengetahui apakah media sosial Anda memiliki pengaruh yang baik terhadap pemasaran serta penjualan bisnis Anda.

Gunakan pula beberapa tools yang bisa membantu Anda untuk mengelola dan memonitoring beberapa akun sekaligus sehingga bisa menghemat waktu Anda.

 

Sumber: https://blog.sribu.com/id/social-media-marketing/

 

 

Silakan berikan komentar, pertanyaan, maupun sanggahan. InsyaAllah dibalas secepatnya.

© 2020 Just Shared on Tel-U | WordPress Theme: Annina Free by CrestaProject.