Close

Menjaga dari turunnya iman

Naik turunnya iman merupakan tanda-tanda kebesaran Allah Swt. Hal tersebut sekaligus menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk ciptaan-Nya yang tidak bisa berdiri sendiri atau lemah. Namun demikian, hal ini jangan dijadikan alasan sehingga menyebabkan kita hanya berpangku tangan dan tidak mau berusaha untuk menemukan jalan keluar dari setiap masalah yang dihadapi. Hadits tersebut dapat juga ditafsirkan sebagai kritik bahwa kita sebagai hamba Allah Swt. harus berhati-hati sehingga dapat menjaga kestabilan iman.

kuburan umat muslim baqi madinah
kuburan umat muslim baqi madinah

Berikut beberapa kegiatan yang insyaAllah dapat menjaga kestabilan iman;

1. Tilawah Al-Quran dan mentadaburi maknanya dengan hening dan suara yang lembut (tidak tinggi). Insya Allah hati kita akan lembut. Untuk mendapatkan keuntungan yang optimal, yakinkan bahwa Allah Swt. sedang berbicara dengan kita.

2. Menyadari keagungan Allah Swt. dan segala sesuatu berada dalam kekuasaan-Nya. Banyak hal di sekitar kita yang menunjukkan keagungan-Nya. Segala sesuatu terjadi sesuai dengan kehendak-Nya. Allah Swt. Maha Menjaga dan Memperhatikan segala sesuatu. Bahkan, seekor semut hitam yang bersembunyi di balik batu hitam dalam kepekatan malam sekalipun.

3. Berusaha menambah pengetahuan, setidaknya hal-hal dasar yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti cara berwudhu yang benar. Orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang berilmu.

4. Menghadiri majlis-majlis zikir yang mengingat Allah Swt. Malaikat mengelilingi majlis-majlis tersebut.

5. Selalu menambah perbuatan baik. Sebuah perbuatan baik akan mengantarkan kepada perbuatan baik lainnya. Allah Swt. akan memudahkan jalan bagi orang yang bersedekah dan juga memudahkan jalan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan. Amal-amal kebaikan harus dilakukan secara terus-menerus.

6. Merasa takut kepada akhir hayat yang buruk. Mengingat kematian akan mengingatkan kita dari terlena terhadap kesenangan dunia.

7. Mengingat fase-fase kehidupan akhirat, fase ketika kita diletakkan dalam kubur, fase ketika kita diadili, fase ketika kita dihadapkan pada dua kemungkinan; berakhir di surga atau neraka.

8. Berdoa, menyadari bahwa kita memerlukankan Allah Swt. Doa membuat kita merasa kecil di hadapan Allah.

9. Cinta kita kepada Allah Swt. harus kita tunjukkan dengan perbuatan. Kita harus berharap semoga Allah berkenan menerima amal kita dan senantiasa merasa takut akan melakukan kesalahan. Malam hari sebelum tidur sebaiknya kita bermuhasabah, memperhitungkan perbuatan kita sepanjang hari itu.

10. Menyadari akibat perbuatan dosa dan pelanggaran. Iman seseorang akan bertambah dengan melakukan kebaikan dan menurun dengan melakukan perbuatan buruk.

Sumber: http://percikaniman.id/2016/05/27/agar-iman-stabil-lakukan-10-amalan-ini/

 

Silakan berikan komentar, pertanyaan, maupun sanggahan. InsyaAllah dibalas secepatnya.

© 2019 Just Shared on Tel-U | WordPress Theme: Annina Free by CrestaProject.
%d blogger menyukai ini: