Politik dan Kepemimpinan Islam

Islam memiliki pandangan yang khas tentang politik. Politik dimaknai sebagai pengurusan urusan umat. Karena kepemimpinan adalah amanah. Seorang pemimpin bertanggung jawab tidak hanya kepada manusia, tetapi lebih-lebih tanggung jawab kepada Allah.

Pemilihan pemimpin dalam Islam sebagai cara untuk memilih pemimpin. Pemimpin dipilih untuk menjalankan sistem Islam. Bukan sistem lainnya (kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dll). Karena amanah itu langsung dari Allah SWT. Fokus pengurusan hanya pada umat. Bukan saudara, kroni, kolega, maupun pengusaha.

Seorang pemimpin seharusnya berkepribadian kuat, bertaqwa, dan lemah lembut bergaul dengan rakyatnya. Hal seperti itu tidak ditemukan dalam sistem selain Islam. walhasil, seorang pemimpin harus selalu menyadari bahwa kekuasaan yang digenggam tidak boleh untuk hal-hal yang bertentangan dengan syariat.  Misalnya, memperkaya diri, mendzalimi, maupun untuk mengkhianati rakyat. Kekuasaan digunakan untuk mengatur urusan rakyat sesuai syariat.

Maka disinilah esensi penerapan Syariah dalam bingkai Khilafah sebagai solusi tuntas untuk menyejahterahkan rakyat. Selama demokrasi, sosialisme, dan kapitalisme-sekular bercokol. Selama itu pula rakyat akan dikibuli dan dibuat sengsara. Apa mau selamanya begitu ? Wallahua’lam bissawab.

Silakan berikan komentar, pertanyaan, maupun sanggahan. InsyaAllah dibalas secepatnya.