Islam mean Peace

[:id]Jangan jadi pemeluk Islam senang[:]

[:id]Hari ini shalat Jum’at di Masjid Syamsul Ulum dengan penceramah (Khatib) Dr. Asep Zaenal Ausop, M.Ag. 

Selalu menarik untuk didengarkan apabila ceramah dari Pak Asep ini. Tema Khatib Jum’at ini 29 Safar 1437 berhubungan dengan hari libur nanti 24-25 Desember 2015, 1 Januari 2016.

Khatib memaparkan sejarah mulai ibu Nabi Isa AS (Maryam) hingga lahirnya kristen katholik dan protestan. Sedikit banyak saya pun bisa mengetahui lebih jelas perbedaan keduanya.

Poin yang menjadi perhatian saya lebih kepada adanya tanggal 25 Desember 2015 sebagai libur hari natal, 1 Januari perayaan tahun baru, dan 14 Februari yang oleh sebagian orang dirayakan sebagai hari valentine. Yang kesemuanya erat kaitannya dengan sejarah agama kristen. Khatib memberi penjelasan secara garis besar lahirnya tanggal 25 Desember menjadi hari natal agama kristen, yang diambil dari perayaan agama yang ada di belanda, termasuk icon pria berbaju merah. Dan 14 Februari yang diambil dari hari dibunuhnya pendeta valentine oleh pemerintahan roma karena menikahkan sepasangan muda-mudi saat perang.

Khotib memaparkan bahwa kegiatan tersebut adalah bagian dari sejarah agama kristen, termasuk acara ulang tahun meniup lilin (dulunya obor), dan sebagian masuk ritual agama. Kita sebagai umat muslim seharusnya sebatas menghormati apabila mereka merayakan kegiatan-kegiatan tersebut, dan tidak perlu ikut campur/berpartisipasi/mengikuti ritual tersebut.

Jangan sampai kita menjadi Islam yang “Senang”, yaitu beragama Islam namun senang melakukan ini itu yang tidak diajarkan oleh Islam itu sendiri.

  • Jangan jadi pemeluk Islam senang merayakan tahun baru
  • Jangan jadi pemeluk Islam senang merayakan hari valentine
  • Jangan jadi pemeluk Islam senang merayakan ulang tahun
  • Jangan jadi pemeluk Islam senang melakukan kegiatan seperti kaum diluar islam (menyerupai suatu kaum bukan Islam)

Apakah kita tidak malu? menjadi pemeluk agama Islam, namun senang melakukan ritual milik agama lain?

Bukankah sebaik-baiknya umat adalah zaman rosulullah dan para sahabat, bacalah riwayatnya, apakah mereka semua merayakan hal-hal tersebut?  Belajar Islam Sebenarnya….

[:]

Leave a Reply

%d bloggers like this: